11 Weton Tulang Wangi yang Konon Tidak Boleh Keluar Rumah saat Malam 1 Suro

Farah Nabilla

Minggu, 14 Juni 2026 | 18:15 WIB
11 Weton Tulang Wangi yang Konon Tidak Boleh Keluar Rumah saat Malam 1 Suro
Ilustrasi Weton Tulang Wangi (Freepik)
baca 10 detik
  • Budayawan Om Hao menjelaskan weton tulang wangi sebagai simbol individu dengan kepekaan spiritual serta aura kuat dalam tradisi Jawa.
  • Sebanyak sebelas weton tertentu dipercaya memiliki kemampuan intuisi tinggi sehingga dianjurkan melakukan introspeksi diri pada malam 1 Suro.
  • Konsep weton tulang wangi merupakan kearifan lokal untuk mendorong masyarakat melakukan refleksi dan menjaga hubungan dengan Sang Pencipta.

Suara.com - Menjelang malam 1 Suro, berbagai mitos dan kepercayaan masyarakat Jawa kembali menjadi perbincangan. Salah satu yang paling populer adalah kepercayaan mengenai weton tulang wangi, yaitu weton yang dipercaya memiliki kepekaan spiritual lebih tinggi dibandingkan weton lainnya.

Belakangan, pembahasan ini juga sering diulas oleh Hari Kurniawan, yang dikenal sebagai sejarawan sekaligus pegiat budaya Jawa. Menurut Om Hao, konsep weton tulang wangi sebenarnya merupakan bagian dari tradisi dan cara pandang masyarakat Jawa dalam membaca karakter serta sensitivitas seseorang terhadap lingkungan di sekitarnya.

Ia menjelaskan bahwa masyarakat Jawa sejak dahulu mengenal konsep titen, yakni kebiasaan mengamati dan mencatat berbagai peristiwa yang kemudian diwariskan menjadi pengetahuan budaya.

Karena itu, pembahasan weton lebih tepat dipahami sebagai bagian dari kearifan lokal daripada sesuatu yang bersifat mutlak.

Apa Itu Weton Tulang Wangi?

Dalam tradisi primbon Jawa, weton tulang wangi sering digambarkan sebagai weton yang memiliki daya peka tinggi. Pemilik weton ini dipercaya lebih mudah merasakan perubahan suasana, firasat, maupun energi di lingkungan sekitar.

Budayawan Jawa menjelaskan bahwa istilah "tulang wangi" bukan berarti seseorang benar-benar memiliki aroma tertentu, melainkan simbol yang menggambarkan pribadi yang memiliki aura kuat dan mudah menarik perhatian orang lain. Mereka juga sering dikaitkan dengan kemampuan intuisi yang lebih tajam.

Karena itulah, ketika memasuki malam 1 Suro yang dianggap sakral dalam budaya Jawa, pemilik weton tulang wangi kerap dianjurkan untuk lebih banyak melakukan introspeksi, berdoa, dan mengurangi aktivitas yang tidak perlu di luar rumah.

Daftar Weton Tulang Wangi

baca juga

Merujuk pada penjelasan para budayawan Jawa dan pakem primbon yang banyak beredar di masyarakat, terdapat 11 weton yang sering masuk kategori tulang wangi, yaitu:

Senin Kliwon
Senin Wage
Senin Pahing
Selasa Legi
Rabu Kliwon
Rabu Pahing
Kamis Wage
Sabtu Wage
Sabtu Legi
Minggu Pon
Minggu Kliwon

Mengapa Konon Tidak Boleh Keluar pada Malam 1 Suro?

Menurut penjelasan Om Hao dalam berbagai kajian budaya Jawa, malam 1 Suro sejatinya merupakan malam refleksi dan pensucian diri. Pada masa lalu, masyarakat Jawa memilih mengurangi aktivitas di luar rumah bukan karena takut, melainkan untuk fokus pada doa, tirakat, dan perenungan diri.

Namun dalam perkembangannya, muncul berbagai mitos yang mengaitkan malam 1 Suro dengan aktivitas gaib. Dari sinilah lahir kepercayaan bahwa pemilik weton tulang wangi lebih baik tidak bepergian jauh atau keluar rumah tanpa keperluan penting.

Pandangan serupa juga disampaikan sejumlah budayawan yang menyebut pemilik weton tulang wangi dipercaya lebih peka terhadap lingkungan yang kasat mata maupun tidak kasat mata. Karena itu mereka dianjurkan memperbanyak doa dan mendekatkan diri kepada Tuhan saat malam 1 Suro.

Terlepas dari berbagai mitos yang berkembang, Om Hao menekankan bahwa malam 1 Suro sebaiknya dimaknai sebagai momentum evaluasi diri. Tradisi Jawa pada dasarnya mengajarkan manusia untuk lebih mawas diri, menjaga perilaku, dan memperkuat hubungan dengan Sang Pencipta.

Karena itu, kepercayaan mengenai weton tulang wangi dan larangan keluar rumah saat malam 1 Suro lebih tepat dipandang sebagai bagian dari warisan budaya Jawa yang kaya akan simbol dan filosofi, bukan sebagai aturan yang wajib diikuti oleh semua orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

1 Muharram dan 1 Suro Apakah Sama? Begini Asal-usul dan Perbedaannya

1 Muharram dan 1 Suro Apakah Sama? Begini Asal-usul dan Perbedaannya

Lifestyle | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:17 WIB

Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Hijriah 1448 H: Arab, Latin, hingga Waktu Terbaik Membacanya

Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Hijriah 1448 H: Arab, Latin, hingga Waktu Terbaik Membacanya

Lifestyle | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:42 WIB

Kapan 1 Muharram 1448 H? Ini Tanggal Pastinya Versi Kemenag, Muhammadiyah, dan NU

Kapan 1 Muharram 1448 H? Ini Tanggal Pastinya Versi Kemenag, Muhammadiyah, dan NU

Lifestyle | Minggu, 14 Juni 2026 | 13:12 WIB

Jumat Kliwon Weton Tulang Wangi atau Bukan? Simak Penjelasan Om Hao Jelang Malam 1 Suro

Jumat Kliwon Weton Tulang Wangi atau Bukan? Simak Penjelasan Om Hao Jelang Malam 1 Suro

Lifestyle | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:10 WIB

Asal-usul Malam 1 Suro Dianggap Sakral, Simak Sejarah dan Alasannya

Asal-usul Malam 1 Suro Dianggap Sakral, Simak Sejarah dan Alasannya

Lifestyle | Minggu, 14 Juni 2026 | 09:10 WIB

Terkini

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 20:18 WIB

×