- Kadar kolesterol jahat sering melonjak akibat menu bersantan dan berlemak Lebaran.
- Hindari sembilan makanan pantangan seperti jeroan, gorengan, hingga daging olahan sekarang.
- Terapkan pola hidup aktif minimal 30 menit sehari untuk turunkan kolesterol.
Suara.com - Perayaan Lebaran identik dengan hidangan lezat seperti opor ayam, rendang, hingga sambal goreng ati.
Namun di balik kelezatannya, menu khas Lebaran ini menyimpan risiko kesehatan, salah satunya lonjakan kadar kolesterol jahat (LDL).
Perubahan pola makan yang drastis dan gaya hidup yang kurang aktif selama liburan menjadi pemicu utama.
Padahal, kadar kolesterol normal dalam darah harus berada di bawah 200 mg/dL.
Jika angka ini terlampaui, risiko penyakit mematikan seperti jantung dan stroke siap mengintai akibat penyumbatan pembuluh darah.
Lantas, makanan apa saja yang harus segera dihindari saat kolesterol mulai naik pasca Lebaran? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.
Daftar Makanan Pantangan Kolesterol Tinggi
1. Gorengan
![Aneka gorengan hangat tersaji di meja makan saat waktu berbuka puasa. [Gemini Ai]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/02/23/61471-gorengan.jpg)
Gorengan mengandung kalori dan lemak trans yang sangat tinggi.
Lemak trans tidak hanya menaikkan kolesterol jahat, tapi juga memicu obesitas dan diabetes.
Hindari juga sayuran yang digoreng seperti kol goreng, karena proses penggorengan merusak nutrisi dan menambah lemak jenuh.
2. Jeroan

Hati, paru, usus, hingga jantung memang kaya zat besi, namun sangat tinggi kolesterol dan purin.
Bagi Anda yang memiliki riwayat kolesterol tinggi atau asam urat, sebaiknya coret menu ini dari piring Anda.
3. Daging Olahan (Sosis, Burger, Nugget)