Di sisi lain, ada juga kekhawatiran terkait implementasi kebijakan ini. Beberapa pihak menilai pengawasan akan menjadi tantangan besar, terutama karena anak-anak saat ini sangat mudah mengakses teknologi dari berbagai perangkat.
Namun, pemerintah mencoba mengatasi hal ini melalui program edukasi seperti “Tunggu Anak Siap” dan kegiatan literasi digital. Dalam program tersebut, pelajar diajak menjadi agen perubahan atau “Duta Tunas” untuk menyebarkan penggunaan teknologi yang bijak di lingkungan sekolah dan keluarga.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri