Pendeta Dyan Sunu dan Upaya Membumikan Iman di Tanah Cadas Wonogiri

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Senin, 06 April 2026 | 10:41 WIB
Pendeta Dyan Sunu dan Upaya Membumikan Iman di Tanah Cadas Wonogiri
Pendeta Dyan Sunu Prakosa saat memimpin Ibadah Alam 2024 (Screenshot YouTube/GKJ Baturetno)

Suara.com - Langit di selatan Wonogiri sering terasa lebih keras. Tanahnya berbatu, retak saat kemarau, dan air menjadi sesuatu yang tak pernah benar-benar pasti. Di lanskap seperti ini, hidup bukan sekadar rutinitas, ia adalah perjuangan yang diulang setiap hari.

Di tengah kondisi itu, Dyan Sunu Prakosa justru melihat sesuatu yang lain, iman yang tumbuh diam-diam, menempel pada tanah cadas, dan hidup dari relasi manusia dengan alam.

Iman di Atas Tanah Cadas

Pagi itu, jemaat berkumpul bukan di bangku gereja. Mereka berdiri di ruang terbuka, di atas tanah, di bawah langit, dengan angin yang bergerak bebas dan matahari yang menyentuh kulit tanpa perantara.

Bagi Dyan, justru di situlah perjumpaan paling jujur terjadi.

Ia menyadari, kehidupan jemaatnya, yang setiap hari bergulat dengan tanah kering dan sumber air terbatas, bukan sekadar soal bertahan hidup. Ada relasi yang lebih dalam, yakni ketergantungan pada alam yang perlahan membentuk kedekatan dengan Sang Pencipta.

“Saya bersyukur bahwa kita hidup di areal pedesaan, di mana relasi dengan alam itu bagian yang sangat penting dan menjadi penopang kehidupan utama. Ya, memang alam di Wonogiri bagian Selatan itu tidak sesubur atau tidak sebagus di tempat lain, tapi sikap masyarakat menyadarkan kami bahwa mereka sangat bergantung pada alam,” ujar Dyan.

Dari kesadaran itu, lahir gagasan ibadah alam. Sebuah upaya untuk menjembatani iman dengan realitas harian jemaat—agar penghargaan terhadap alam tidak berhenti sebagai kebiasaan, tetapi menjadi pengalaman spiritual.

Ia sering kembali pada kisah-kisah lama. Tentang Abraham, Ishak, hingga Yakub, tokoh-tokoh yang justru berjumpa dengan Tuhan bukan di bangunan megah, melainkan di ruang keseharian.

“Alkitab mencatat soal kehidupan. Kita bisa melihat bagaimana Tuhan berkarya, menampilkan diri, dan menunjukkan kuasa-Nya melalui situasi-situasi di sekitar manusia. Oleh karena itu, alam menjadi bagian yang penting,” jelasnya.

Di tangan Dyan, alam bukan sekadar latar. Ia adalah altar yang terus bergerak.

Altar yang Terus Bergerak

Screenshot siaran langsung PANGIBADAH ALAM
Screenshot siaran langsung PANGIBADAH ALAM "IBU BUMI GUWA-GARBANING URIP" 6 OKTOBER 2024 (YouTube/GKJ Baturetno)

Sejak 2018, Dyan Sunu Prakosa konsisten membawa jemaat keluar dari ruang ibadah konvensional. Ia mengajak mereka belajar langsung dari alam, dari panas yang menyengat, tanah yang keras, hingga gemericik air yang semakin langka di wilayah selatan Wonogiri.

Bagi Dyan, pengalaman inderawi itu bukan sekadar pelengkap, melainkan cara paling jujur untuk memahami iman. Karena itu, ia berani meninggalkan kenyamanan bangku gereja demi menghadirkan pengalaman spiritual yang lebih dekat dengan realitas hidup jemaat.

Setiap tahun, ibadah alam disusun dalam siklus tema yang berulang: tanah, air, api, dan angin. Hingga 2026, tema tanah dan air telah diangkat dua kali. Namun, pengulangan itu tidak berarti menghadirkan pengalaman yang sama.

“Hampir semua ibadah alam itu punya kekhasannya, karena tidak akan berulang di tempat yang sama, tidak akan berulang dengan tema yang sama, tidak akan berulang dengan metode yang sama,” ujar Dyan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kebanyakan Polusi, Kupu-Kupu jadi Ogah Tinggal! Refleksi Rusaknya Alam Kita

Kebanyakan Polusi, Kupu-Kupu jadi Ogah Tinggal! Refleksi Rusaknya Alam Kita

Your Say | Senin, 06 April 2026 | 09:55 WIB

Daftarnya Gratis! Intip Keseruan Rosiade Padel Tournament di Alam Sutera

Daftarnya Gratis! Intip Keseruan Rosiade Padel Tournament di Alam Sutera

Sport | Sabtu, 04 April 2026 | 17:20 WIB

Pulang Kampung, Kiper Persib Teja Paku Alam Targetkan Kemenangan atas Semen Padang

Pulang Kampung, Kiper Persib Teja Paku Alam Targetkan Kemenangan atas Semen Padang

Bola | Sabtu, 04 April 2026 | 14:56 WIB

Terkini

Rumah yang Bagus Menghadap Mana? Ini Ciri-ciri Rumah Pembawa Rezeki Menurut Fengshui

Rumah yang Bagus Menghadap Mana? Ini Ciri-ciri Rumah Pembawa Rezeki Menurut Fengshui

Lifestyle | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:50 WIB

7 Rekomendasi Foundation Murah Coverage Bagus untuk Wajah Flawless Sepanjang Hari

7 Rekomendasi Foundation Murah Coverage Bagus untuk Wajah Flawless Sepanjang Hari

Lifestyle | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:49 WIB

Berapa Harga Tiket Konser Westlife 2027 di Jakarta? Resmi Dibuka Hari Ini

Berapa Harga Tiket Konser Westlife 2027 di Jakarta? Resmi Dibuka Hari Ini

Lifestyle | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:32 WIB

Bolehkah Menunaikan Haji Berkali-kali? Begini Hukumnya dalam Islam

Bolehkah Menunaikan Haji Berkali-kali? Begini Hukumnya dalam Islam

Lifestyle | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:30 WIB

3 Rekomendasi Bedak Mengandung Vitamin C, Samarkan Noda Hitam dan Cerahkan Wajah Seketika

3 Rekomendasi Bedak Mengandung Vitamin C, Samarkan Noda Hitam dan Cerahkan Wajah Seketika

Lifestyle | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:11 WIB

Tren Pewarnaan Rambut Kini Lebih Personal, Teknik dan Analisa Jadi Prioritas

Tren Pewarnaan Rambut Kini Lebih Personal, Teknik dan Analisa Jadi Prioritas

Lifestyle | Kamis, 21 Mei 2026 | 10:59 WIB

5 Kesalahan Parkir Mobil dan Motor di Garasi Menurut Feng Shui, Awas Kendaraan Sering Rusak

5 Kesalahan Parkir Mobil dan Motor di Garasi Menurut Feng Shui, Awas Kendaraan Sering Rusak

Lifestyle | Kamis, 21 Mei 2026 | 10:40 WIB

Pendidikan Mentan Amran Sulaiman, Sebut Pelemahan Rupiah Justru Untungkan Pertanian

Pendidikan Mentan Amran Sulaiman, Sebut Pelemahan Rupiah Justru Untungkan Pertanian

Lifestyle | Kamis, 21 Mei 2026 | 10:23 WIB

4 Sepatu Skechers yang Nyaman untuk Berdiri di KRL, Kaki Bebas Pegal-pegal

4 Sepatu Skechers yang Nyaman untuk Berdiri di KRL, Kaki Bebas Pegal-pegal

Lifestyle | Kamis, 21 Mei 2026 | 10:01 WIB

Sepatu Hoka Terbaru Seri Apa? Ini 5 Pilihan untuk Lari dan Lifestyle Lengkap Harganya

Sepatu Hoka Terbaru Seri Apa? Ini 5 Pilihan untuk Lari dan Lifestyle Lengkap Harganya

Lifestyle | Kamis, 21 Mei 2026 | 09:53 WIB