Suara.com - Simak urutan merawat kulit wajah sebelum tidur di bawah ini untuk mendapatkan kulit wajah yang glowing dan cantik.
Banyak wanita memoles wajah sedemikian rupa agar mendapatkan kulit yang cerah dan glowing.
Padahal, salah satu aktivitas yang cukup mempengaruhi kesehatan kulit wajah adalah bagaimana Anda merawatnya saat malam hari, menjelang tidur.
Perawatan kulit sebaiknya disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan yang berubah sepanjang hari, serupa dengan pemilihan produk skincare berdasarkan musim.
Pada siang hari, kulit berperan sebagai pelindung utama dari berbagai paparan eksternal seperti sinar ultraviolet dan polusi.
Sebaliknya, pada malam hari, kulit memasuki fase regenerasi, di mana sel-sel bekerja untuk memperbaiki kerusakan yang terjadi sepanjang hari.
Oleh karena itu, rutinitas perawatan malam memiliki peran penting dalam mendukung proses pemulihan alami kulit.
Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, usahakan melakukan perawatan wajah dengan urutan yang benar.
Urutan Merawat Kulit Wajah Sebelum Tidur
1. Membersihkan riasan dan kotoran secara menyeluruh

Langkah awal yang penting sebelum tidur adalah memastikan wajah benar-benar bersih dari sisa riasan dan kotoran.
Kebiasaan hanya mencuci wajah tanpa menghapus make up terlebih dahulu tidaklah cukup efektif.
Produk kosmetik umumnya berbahan dasar minyak dan bersifat tahan air, sehingga memerlukan pembersihan khusus.
Oleh karena itu, disarankan untuk menggunakan make up remover atau pembersih berbasis minyak sebelum mencuci wajah.
Jika tahap ini diabaikan, sisa kotoran dapat menyumbat pori-pori dan memicu berbagai masalah kulit, seperti jerawat dan kulit tampak kusam.
2. Menggunakan sabun pembersih sesuai jenis kulit

Setelah tahap awal selesai, Anda perlu mencuci wajah menggunakan sabun yang lembut dan sesuai dengan tipe kulit. Pemilihan produk yang tepat sangat penting untuk menjaga keseimbangan kondisi kulit.
Bagi Anda yang memiliki kulit berminyak, sebaiknya menghindari pembersih berbasis minyak untuk seluruh wajah, kecuali pada area tertentu seperti mata.
Sementara itu, pemilik kulit kering dianjurkan memilih sabun wajah yang bebas alkohol dan pewangi agar tidak memperparah kekeringan maupun iritasi.
3. Memberikan perawatan dan nutrisi pada kulit

Setelah wajah bersih, tahap berikutnya adalah memberikan nutrisi melalui produk perawatan kulit.
Anda dapat memulai dengan penggunaan toner untuk membantu mengangkat sisa kotoran yang mungkin masih tertinggal serta mengembalikan keseimbangan pH kulit.
Selanjutnya, aplikasikan serum yang sesuai dengan kebutuhan kulit Anda. Misalnya, serum dengan kandungan vitamin A bermanfaat untuk membantu regenerasi sel, membersihkan pori-pori, serta menyamarkan garis halus.
Alternatif lainnya adalah serum vitamin C yang berperan dalam melindungi kulit dari paparan lingkungan sekaligus membantu mencerahkan tampilan wajah.
Setelah serum terserap dengan baik, lengkapi dengan pelembap atau krim malam, terutama yang mengandung hyaluronic acid untuk menjaga kelembapan dan elastisitas kulit.
4. Menutup rutinitas dengan istirahat yang cukup

Tahap akhir yang tidak kalah penting adalah memastikan Anda mendapatkan waktu tidur yang cukup, yaitu sekitar 7 hingga 8 jam setiap malam.
Kualitas tidur yang baik berpengaruh besar terhadap kondisi kulit. Kurang istirahat dapat menyebabkan wajah tampak lelah, muncul lingkaran hitam, serta memperjelas tanda-tanda penuaan.
Selain itu, posisi tidur juga perlu diperhatikan. Disarankan untuk tidur dalam posisi telentang guna meminimalkan tekanan pada wajah yang dapat memicu terbentuknya garis halus.
Beberapa Perawatan Wajah yang Tidak Kalah Penting
1. Perawatan Kulit Mata

Rutinitas malam untuk perawatan wajah yang tak kalah penting adalah penggunaan krim mata.
Area di sekitar mata memiliki struktur kulit yang lebih tipis dibandingkan bagian wajah lainnya, sehingga memerlukan perhatian khusus.
Selain itu, area ini lebih mudah mengalami dehidrasi. Dengan menggunakan krim mata secara rutin pada malam hari, Anda dapat membantu menjaga kelembapan kulit, sehingga tampilan garis halus dan kerutan terlihat lebih tersamarkan saat bangun di pagi hari.
Pilihlah produk yang mengandung bahan seperti peptida dan asam hialuronat untuk hasil yang optimal.
2. Gunakan Eksfoliator (Seminggu 2 atau 3 kali)

Tahap berikutnya adalah penggunaan serum atau eksfoliator. Serum umumnya memiliki konsentrasi bahan aktif yang tinggi sehingga efektif untuk mengatasi berbagai kebutuhan kulit.
Jika Anda menginginkan kulit yang lebih kencang dan elastis, serum dengan kandungan peptida dapat membantu merangsang produksi kolagen.
Sementara itu, untuk menjaga kelembapan, serum dengan asam hialuronat dapat diaplikasikan pada kulit yang masih sedikit lembap setelah pembersihan wajah.
Kandungan lain yang juga penting adalah vitamin A atau retinoid, yang dikenal mampu memperbaiki tekstur kulit, membersihkan pori-pori, serta membantu meratakan warna kulit.
Perlu diperhatikan bahwa penggunaan bahan aktif seperti retinoid dan eksfoliator dapat meningkatkan sensitivitas kulit terhadap sinar matahari.
Oleh karena itu, penggunaan tabir surya pada siang hari menjadi sangat penting untuk melindungi kulit secara optimal.
Untuk menjaga keseimbangan penggunaan bahan aktif, Anda juga dapat menerapkan metode skin cycling, yaitu pengaturan penggunaan produk secara bergantian antara malam eksfoliasi, malam retinoid, dan malam pemulihan.
3. Gunakan Pelembab

Saat tidur, kulit cenderung kehilangan cairan melalui proses alami, sehingga berisiko menjadi kering dan terasa tidak nyaman.
Mengaplikasikan pelembap sebagai langkah akhir dapat membantu mengunci kelembapan sekaligus mendukung efektivitas produk yang telah digunakan sebelumnya.
Pilihlah pelembap yang mengandung ceramide dan asam hialuronat untuk menjaga kulit tetap terhidrasi sepanjang malam, hingga kulit tampak lebih sehat dan segar di pagi hari.
Itulah beberapa urutan perawatan kulit wajah pada malam hari yang bisa Anda cermati.
Kontributor : Damai Lestari