Fakta Menarik Rencana Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus Raksasa di Indonesia, Target 2028 Rampung

Agatha Vidya Nariswari, Gagah Radhitya Widiaseno

Rabu, 15 April 2026 | 17:26 WIB
Fakta Menarik Rencana Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus Raksasa di Indonesia, Target 2028 Rampung
Fakta Menarik Rencana Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus Raksasa di Indonesia (Gemini AI)
baca 10 detik
  • Muhammadiyah akan bangun pabrik cairan infus di Malang untuk penuhi kebutuhan ratusan rumah sakitnya. 
  • Proyek raksasa seluas 14 hektare ini ditargetkan beroperasi pada akhir 2027 atau awal 2028. 
  • Kapasitas produksi mencapai 15 juta botol per tahun, mengakhiri sistem maklon yang sering tersendat. 

Suara.com - Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengambil langkah besar dengan bersiap membangun pabrik cairan infus berskala raksasa. Gebrakan ini dilakukan untuk memasok langsung kebutuhan internal mereka tanpa harus bergantung lagi pada pihak luar.

Di balik rencana ekspansi hulu kesehatan melalui entitas bisnis PT Suryavena Farma Indonesia ini, tersimpan strategi besar yang menarik untuk dikulik.

Berikut deretan fakta di balik ambisi Muhammadiyah membangun kemandirian medisnya sendiri:

1. Punya Ratusan Rumah Sakit tapi Masih Tergantung Pihak Luar

Bukan rahasia lagi jika jaringan kesehatan Muhammadiyah menggurita di seluruh pelosok negeri dengan 130 rumah sakit dan lebih dari 300 klinik.

Anehnya, dengan captive market (pasar pasti) sebesar itu, urusan suplai hulu belum digarap sendiri.

Direktur Utama PT Suryavena Farma Indonesia, Tatat Rahmita Utami, menyadari celah bisnis dan operasional ini usai peluncuran perusahaan di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jakarta.

“Selama ini Muhammadiyah kuat di sektor kesehatan dan pendidikan. Namun, untuk suplai alat kesehatan dan obat-obatan, masih bergantung pada pihak luar,” ujar Tatat dilansir dari Antaranews.

2. Pusing karena Suplai Tersendat Sistem Maklon

baca juga

Sebelum memutuskan bikin pabrik, Muhammadiyah sebenarnya sudah memproduksi cairan infus merek 'Suryavena' selama dua tahun terakhir. Tapi, mereka menggunakan sistem maklon alias menumpang produksi di pabrik orang lain.

Skema ini ternyata kerap bikin pusing karena pasokan menjadi tidak konsisten.

“Karena masih menumpang di pabrik lain, ada keterbatasan suplai. Padahal kebutuhan di internal Muhammadiyah cukup besar,”

Ilustrasi infus (Pixabay/Stefan Schweihofer)
Ilustrasi infus (Pixabay/Stefan Schweihofer)

3. Lirik Lahan Belasan Hektare di Malang

Untuk mengakhiri masa "numpang" tersebut, sebuah pabrik mandiri tengah disiapkan di kawasan Karangploso, Malang, Jawa Timur.

Daerah ini tidak dipilih secara acak, melainkan sudah dikenal sebagai sentra industri cairan infus skala nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pabrik Melamin Pertama dan Terbesar RI Resmi Dibangun di Gresik, Nilai Investasi Rp 10,2 T

Pabrik Melamin Pertama dan Terbesar RI Resmi Dibangun di Gresik, Nilai Investasi Rp 10,2 T

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 18:18 WIB

Oknum Polisi Diduga Terlibat di Pabrik Narkoba Zenith Semarang, Apa Perannya?

Oknum Polisi Diduga Terlibat di Pabrik Narkoba Zenith Semarang, Apa Perannya?

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:52 WIB

Markas BYD Terbakar Perusahaan Pastikan Mobil Produksi Aman

Markas BYD Terbakar Perusahaan Pastikan Mobil Produksi Aman

Otomotif | Selasa, 14 April 2026 | 13:15 WIB

Terkini

Memahami Perbedaan Buku Nikah, Akta Nikah, dan Kartu Nikah

Memahami Perbedaan Buku Nikah, Akta Nikah, dan Kartu Nikah

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum

Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:04 WIB

7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis

7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:01 WIB

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:47 WIB

Bagaimana Langkah Mengurus Paspor yang Hilang atau Rusak Saat Sedang Berlibur di Luar Negeri?

Bagaimana Langkah Mengurus Paspor yang Hilang atau Rusak Saat Sedang Berlibur di Luar Negeri?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:34 WIB

Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa

Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa

Jakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:26 WIB

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:10 WIB

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Stop Scroll Medsos Seharian! Ini Terapi Paling Manjur Bebas dari Brain Fog

Stop Scroll Medsos Seharian! Ini Terapi Paling Manjur Bebas dari Brain Fog

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

×