Krisis Lingkungan Mengintai, Bagaimana Melibatkan Generasi Muda Agar Mau Bergerak?

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 16 April 2026 | 11:15 WIB
Krisis Lingkungan Mengintai, Bagaimana Melibatkan Generasi Muda Agar Mau Bergerak?
River Ranger Jakarta belajar di Kebun Kumara (Instagram/@riverrangerjakarta)

Suara.com - Perubahan kondisi lingkungan kian terasa dalam beberapa tahun terakhir. Suhu udara meningkat, kualitas air menurun, dan ruang terbuka hijau semakin terdesak oleh pembangunan. Situasi ini menandai tekanan serius terhadap keberlanjutan lingkungan, terutama di wilayah perkotaan.

Di tengah kondisi tersebut, River Ranger Jakarta melihat krisis ini bukan sekadar ancaman, tetapi panggilan untuk bertindak, terutama bagi generasi muda.

Founder dan Ketua River Ranger Jakarta, Syahiq Harpi, menilai anak muda memiliki peran penting sebagai agen perubahan. Menurutnya, potensi itu lahir dari inisiatif, energi, dan cara pandang yang masih terbuka.

Namun, ia menekankan bahwa dorongan untuk berubah harus berangkat dari satu hal mendasar: rasa memiliki dan kepedulian terhadap lingkungan tempat mereka hidup.

Surga Turun di Tanah Papua

Ada satu kenangan yang selalu membekas di ingatan Syahiq ketika ia berada di Papua. Saat itu, ia sedang berdiskusi dengan beberapa orang mengenai keindahan alam Indonesia.

Mereka menganggap bahwa "surga kecil yang turun ke bumi" itu ada di Papua. Namun, di sinilah Syahiq membantahnya: “Aku bilang ke mereka gini, ‘saya tra percaya bahwa surga itu ada di sini kaka'.

“Baru, kenapa kau tra percaya begitu?” balas seseorang.

“Mana ada surga itu sampah, mana ada itu plastik?” timpal Syahiq.

baca juga

Ketika mendengar itu, lawan bicaranya tiba-tiba terdiam. Air mata menetes di pipi mereka. Sebenarnya mereka merasa aware, merasa peduli bahwa benar di surga itu tidak ada plastik. Mereka baru saja menyadari betapa rapuhnya keindahan tersebut jika tidak dijaga oleh tangan-tangan yang peduli.

Di sana River Ranger menunjukkan, betapa mirisnya sungai-sungai di Jawa Barat saat ini. Sungai Cisadane, Sungai Ciliwung, Sungai Cimahi yang sangat kotor, hingga Sungai Citarum yang baru saja dibersihkan oleh Pandawara, tetapi kembali lagi seperti semula.

“Kita ngeliatin ke orang-orang Papua, mereka bilang, ‘kotor banget sungai ini’. Nah nih ya, andaikan, ibaratnya kalian bayangkan, kita adalah orang yang datang dari masa depan. Nih loh sungai kalian nanti, kalau misalnya, kalian masih melakukan yang seperti ini, karena dulu sungai kita tuh kayak kalian. Nah sebelum kayak gini, kamu mau nggak sungai kalian kayak gini? Enggak kan? Please change,” ujar Koordinator Kurikulim River Ranger Jakarta, Andriana (Nana).

Kisah inilah yang menjadi fondasi perjuangan River Ranger Jakarta. Syahiq ingin anak muda Indonesia memiliki "mata" yang sama dengan orang-orang yang menangis peduli. Iya menegaskan bahwa kerusakan lingkungan tidak berasal dari sampahnya, tapi dari empati manusianya yang sudah hilang.

Pesan untuk Generasi Muda

River Ranger Jakarta belajar di Kebun Kumara (Instagram/@riverrangerjakarta)
River Ranger Jakarta belajar di Kebun Kumara (Instagram/@riverrangerjakarta)

Bagi generasi Z dan milenial, tantangannya adalah membangun sistem kemandirian. Kita tidak bisa lagi terus-menerus bergantung pada kebijakan pemerintah yang sering kali berjalan lambat. Anak muda harus mandiri dari lingkup paling kecil, rumah. Mulai dari mengolah sampah organik hingga mengurangi jejak karbon pribadi.

Menjadi agen perubahan di bumi yang rapuh ini memang tidak mudah. Banyak yang merasa bahwa aksi satu orang tidak akan berarti apa-apa. Namun, bagi Nana, kita harus jadi contoh untuk orang lain. Dari situ kita akan merasakan semua orang akan berubah karena pengaruh kita.

Pada akhirnya, menjaga bumi bukanlah tentang menyelamatkan sesuatu yang jauh di luar sana. Ini adalah tentang menyelamatkan masa depan kita sendiri, di tempat kita berdiri saat ini. Seperti halnya hutan Papua yang menyimpan surga, masa depan bumi pun menyimpan harapan ketika kita cukup berani untuk mencintai dan menjaganya sebelum semuanya terlambat.

Penulis: Vicka Rumanti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pulihkan Sungai, River Ranger Jakarta Ajak Warga Mulai dari Diri Sendiri

Pulihkan Sungai, River Ranger Jakarta Ajak Warga Mulai dari Diri Sendiri

Lifestyle | Kamis, 16 April 2026 | 10:13 WIB

Membentuk Diplomat Muda Sejak Dini, Ruang Belajar Global Jadi Kunci Pengembangan Generasi Masa Depan

Membentuk Diplomat Muda Sejak Dini, Ruang Belajar Global Jadi Kunci Pengembangan Generasi Masa Depan

Lifestyle | Kamis, 16 April 2026 | 08:00 WIB

Papua Segera Punya Kereta Api, Proyek KAI Dimulai dari Jayapura

Papua Segera Punya Kereta Api, Proyek KAI Dimulai dari Jayapura

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:05 WIB

Terkini

Kupas Tuntas RANS Milik Raffi Ahmad, Seberapa Menarik Prospek Sahamnya?

Kupas Tuntas RANS Milik Raffi Ahmad, Seberapa Menarik Prospek Sahamnya?

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:00 WIB

Banyak yang Tak Tahu: Begini Kunci Mengatur Posisi Duduk yang Oke untuk Sopir Mobil

Banyak yang Tak Tahu: Begini Kunci Mengatur Posisi Duduk yang Oke untuk Sopir Mobil

Otomotif | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:00 WIB

Hyundai Creta, SUV Keluarga dengan Kabin dan Bagasi Luas yang Paten Jadi Pengantar Liburan

Hyundai Creta, SUV Keluarga dengan Kabin dan Bagasi Luas yang Paten Jadi Pengantar Liburan

Jatim | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:00 WIB

Bukan Terapis Keluarga: Ketika Guru Juga Diminta Memperbaiki Luka di Rumah

Bukan Terapis Keluarga: Ketika Guru Juga Diminta Memperbaiki Luka di Rumah

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:00 WIB

Nasabah Berkesempatan Nikmati Cashback dan Promo Serba 70 melalui QRIS D-Bank PRO

Nasabah Berkesempatan Nikmati Cashback dan Promo Serba 70 melalui QRIS D-Bank PRO

Sumsel | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:58 WIB

Blak-blakan Menkeu Purbaya Akui Utang Negara Bertambah

Blak-blakan Menkeu Purbaya Akui Utang Negara Bertambah

Video | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:57 WIB

Komjen Rudi Setiawan Resmi Dilantik Jadi Irjen Kemenimipas, Ini Rekam Jejaknya

Komjen Rudi Setiawan Resmi Dilantik Jadi Irjen Kemenimipas, Ini Rekam Jejaknya

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:56 WIB

Mari Rayakan HUT ke-70 Danamon di Pontianak dengan Hidangan Serba Rp70 Pakai QRIS D-Bank PRO

Mari Rayakan HUT ke-70 Danamon di Pontianak dengan Hidangan Serba Rp70 Pakai QRIS D-Bank PRO

Kalbar | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:55 WIB

Thomas Tuchel: Inggris Siap Bertarung Hadapi Argentina yang Sarat Emosi

Thomas Tuchel: Inggris Siap Bertarung Hadapi Argentina yang Sarat Emosi

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:54 WIB

PSI Klaim Jokowi Effect Mulai Terasa, 6.000 Warga Lampung Daftar Jadi Anggota

PSI Klaim Jokowi Effect Mulai Terasa, 6.000 Warga Lampung Daftar Jadi Anggota

Surakarta | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:53 WIB

×