Siapa Goldman Sachs yang Penasaran dengan Ekonomi Indonesia karena Paparan Menkeu Purbaya?

Agatha Vidya Nariswari, Gagah Radhitya Widiaseno

Jum'at, 17 April 2026 | 13:52 WIB
Siapa Goldman Sachs yang Penasaran dengan Ekonomi Indonesia karena Paparan Menkeu Purbaya?
Menkeu Purbaya Temui Investor Potensial di AS, Paparkan Kekuatan Ekonomi Indonesia (Kemenkeu)
baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya memaparkan strategi ekonomi Indonesia kepada investor besar seperti Goldman Sachs.
  • Berdiri sejak 1869, Goldman Sachs bertahan melewati berbagai krisis terparah dalam sejarah ekonomi.
  • Raksasa Wall Street ini sukses bertransformasi ke era digital melalui inovasi perbankan daring.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa baru saja membedah strategi fiskal Indonesia di hadapan investor global raksasa, termasuk Goldman Sachs. Perhatian institusi keuangan paling berpengaruh di Wall Street ini tentu menjadi sinyal penting bagi perekonomian Tanah Air.

Kehadiran perwakilan negara di sela pertemuan IMF Amerika Serikat ternyata memantik rasa ingin tahu para penguasa modal. Mereka penasaran bagaimana kebijakan fiskal kita bisa selaras dengan cepatnya laju pertumbuhan ekonomi.

"Tadi pagi kita ketemu 18 investor besar, di antara yang besar adalah Goldman Sachs sama Fidelity, di samping yang lain juga besar-besar," ungkap Purbaya.

"Mereka sepertinya pengin menanyakan, ingin tahu komitmen kita terhadap pertemuan, terhadap anggaran seperti apa, dan masuk akal enggak," katanya dalam keterangan video, Kamis (16/4/2026).

Bendahara Negara ini kemudian menjelaskan strategi pengelolaan anggaran dengan sangat terperinci.

"Jadi mereka suka sekali dengan penjelasan kita bahwa kita akan menciptakan pertemuan ekonomi yang lebih cepat tanpa mengorbankan kehati-hatian kebijakan fiskal," lanjutnya.

"Sepertinya selama ini mereka masih agak bingung dengan kebijakan kita. Terutamanya mereka bingung, kenapa kita bisa tumbuh lebih cepat tapi anggarannya tetap terkendali. Kita jelaskan dengan gamblang pada pertemuan tadi pagi," jelasnya.

Sejarah Raksasa Finansial Wall Street

Goldman Sachs Veterans Symposium 2022 [Instagram/GoldmanSachs]
Goldman Sachs Veterans Symposium 2022 [Instagram/GoldmanSachs]

Ketertarikan Goldman Sachs terhadap ketahanan fiskal nasional patut dipahami lebih dalam mengingat mereka bukanlah pemain sembarangan. Goldman Sachs Group Inc. telah lama diakui sebagai simbol kekuatan absolut di dunia keuangan global.

baca juga

Institusi ini lahir pada tahun 1869 dari tangan dingin Marcus Goldman, seorang imigran asal Jerman. Pada mulanya, operasional bisnis mereka hanya berkutat pada layanan surat berharga dan perdagangan obligasi.

Roda bisnis ini berputar sangat pesat setelah Goldman menggandeng menantunya yang bernama Samuel Sachs. Kolaborasi mertua dan menantu inilah yang melahirkan nama besar Goldman Sachs yang abadi hingga kini.

Kebal terhadap Berbagai Krisis Ekonomi

Kehebatan perusahaan ini tidak hanya diukur dari besarnya nilai kapitalisasi modal semata. Kemampuan mereka dalam membaca arah pasar membuat institusi ini sangat tangguh menghadapi badai ekonomi.

Sepanjang sejarah berdirinya, Goldman Sachs sukses melewati berbagai fase krisis paling mengerikan. Mulai dari era Depresi Besar, krisis keuangan global 2008, hingga hantaman mendadak pandemi COVID-19.

Saat ini, bisnis mereka ditopang oleh beberapa pilar divisi fungsional yang sangat masif. Terdapat sektor perbankan investasi, pasar global, manajemen aset, hingga layanan manajemen kekayaan konsumen.

Penasihat Perusahaan Teknologi Raksasa

Sebagai bank investasi terkemuka, mereka sering menjadi dalang utama di balik aksi merger raksasa dunia. Layanan konsultasi keuangan mereka bahkan sangat dipercaya oleh korporasi level wahid sejagat raya.

Nama-nama besar seperti Apple dan Amazon diketahui rutin memakai jasa mereka sebagai penasihat keuangan andalan. Fakta ini membuktikan betapa vitalnya peran perbankan asal New York tersebut di kancah global.

Kehadiran mereka senantiasa menyediakan likuiditas tinggi sekaligus mengelola risiko investasi skala besar. Tak heran jika pelaku pasar modal dunia sering menganggap institusi ini sebagai pembentuk arah tren.

Manuver Adaptasi Era Digital

Meski berlabel institusi konvensional berusia ratusan tahun, entitas ini menolak untuk tertinggal zaman. Transformasi besar-besaran dilakukan guna menyambut era disrupsi teknologi digital masa kini.

Kini, raksasa finansial tersebut gencar mengintegrasikan kecerdasan buatan (AI) ke dalam sistem kerja mereka. Analitik data dan otomatisasi juga menjadi fondasi baru bagi perluasan strategi bisnis modern.

Langkah paling revolusioner terlihat dari peluncuran platform perbankan ritel daring bernama Marcus by Goldman Sachs. Inovasi cemerlang ini menawarkan layanan tabungan berbunga kompetitif hingga produk pinjaman pribadi yang praktis.

Kehadiran aplikasi Marcus menjadi bukti nyata ambisi perusahaan menjangkau konsumen dari kelas ritel. Mereka membuktikan diri mampu merajai ranah perbankan digital tanpa harus repot membangun banyak cabang fisik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:11 WIB

Insentif Mobil Listrik Dikaji Ulang, Hyundai Berharap Ada Benefit Lebih

Insentif Mobil Listrik Dikaji Ulang, Hyundai Berharap Ada Benefit Lebih

Otomotif | Kamis, 16 April 2026 | 19:25 WIB

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:58 WIB

Terkini

Valvoline Manfaatkan Momentum Piala Dunia 2026 Perkuat Dominasi Pasar Oli Nasional

Valvoline Manfaatkan Momentum Piala Dunia 2026 Perkuat Dominasi Pasar Oli Nasional

Otomotif | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:14 WIB

Jelang Persidangan, Bupati Fadia Arafiq Dipindah ke Lapas Perempuan Semarang

Jelang Persidangan, Bupati Fadia Arafiq Dipindah ke Lapas Perempuan Semarang

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:13 WIB

JPO Tendean Dibongkar, Pramono Siapkan Zebra Cross Sementara dan Jembatan Baru

JPO Tendean Dibongkar, Pramono Siapkan Zebra Cross Sementara dan Jembatan Baru

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:11 WIB

3 Rekomendasi Parfum Morris yang Paling Wangi dan Tahan Lama untuk Wanita

3 Rekomendasi Parfum Morris yang Paling Wangi dan Tahan Lama untuk Wanita

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:10 WIB

Shin Tae-yong Boyong Eks Timnas Korea Selatan ke Persija Jakarta

Shin Tae-yong Boyong Eks Timnas Korea Selatan ke Persija Jakarta

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:10 WIB

Nyicil Nmax dan PCX Bikin Tekor? Ini 4 Motor Harian Murah Bagasi Besar Mulai 5 Jutaan

Nyicil Nmax dan PCX Bikin Tekor? Ini 4 Motor Harian Murah Bagasi Besar Mulai 5 Jutaan

Otomotif | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:08 WIB

Prabowo Pimpin Panen Raya Serentak di 43 Titik, Dorong Swasembada Pangan dan Hilirisasi

Prabowo Pimpin Panen Raya Serentak di 43 Titik, Dorong Swasembada Pangan dan Hilirisasi

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:05 WIB

Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa

Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:05 WIB

Cara Menghilangkan Noda Lipstik di Baju, Praktis dan Gak Bikin Kain Rusak

Cara Menghilangkan Noda Lipstik di Baju, Praktis dan Gak Bikin Kain Rusak

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:05 WIB

Tambah Armada dan Dikawal TNI - Polri, Antrean BBM di Sumatra Diklaim Mulai Normal

Tambah Armada dan Dikawal TNI - Polri, Antrean BBM di Sumatra Diklaim Mulai Normal

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:01 WIB

×