Kapan Batas Pendaftaran Manajer Koperasi Merah Putih? Catat Tanggalnya!

Nur Khotimah

Rabu, 22 April 2026 | 11:08 WIB
Kapan Batas Pendaftaran Manajer Koperasi Merah Putih? Catat Tanggalnya!
Ilustrasi Koperasi Merah Putih (Gemini)

Suara.com - Minat masyarakat terhadap lowongan kerja sebagai manajer Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) dan pengelola Kampung Nelayan Merah Putih melonjak tajam sejak pendaftaran resmi dibuka.

Dalam hitungan hari, jumlah pelamar langsung membludak hingga ratusan ribu orang, menandakan tingginya kebutuhan kerja sekaligus besarnya daya tarik program ini.

Berdasarkan data per 20 April 2026, jumlah pendaftar telah mencapai 383.830 orang. Angka ini hampir menyentuh 400 ribu pelamar, sebuah jumlah yang sangat besar jika dibandingkan dengan total formasi yang tersedia.

Pemerintah sendiri hanya membuka sekitar 35.476 posisi, yang terdiri dari 30.000 formasi untuk manajer Koperasi Merah Putih dan 5.476 posisi untuk Kampung Nelayan Merah Putih.

Dengan selisih yang sangat jauh antara pelamar dan kebutuhan, persaingan dalam seleksi dipastikan berlangsung ketat. Lantas, kapan batas akhir pendaftaran manajer Koperasi Merah Putih 2026?

Pemerintah membuka pendaftaran sejak 15 April 2026 dan hanya memberikan waktu selama 10 hari. Artinya, batas akhir pendaftaran jatuh pada 24 April 2026. Hingga saat ini, belum ada pengumuman resmi terkait perpanjangan waktu pendaftaran.

Berapa Gaji Manajer Koperasi Merah Putih? Ini Kata Zulkifli Hasan
Ilustrasi Manajer Koperasi Merah Putih. (ChatGPT)

Oleh karena itu, pelamar diimbau untuk segera menyelesaikan seluruh proses pendaftaran sebelum tenggat waktu berakhir.

Durasi yang singkat ini menjadi salah satu alasan mengapa pendaftar langsung membludak sejak hari-hari awal. Banyak pencari kerja tidak ingin kehilangan kesempatan, apalagi posisi yang ditawarkan memiliki prospek yang cukup menjanjikan.

Lowongan ini tidak hanya menarik karena jumlahnya yang besar, tetapi juga karena perannya yang strategis dalam pembangunan ekonomi desa dan wilayah pesisir.

baca juga

Program Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat ekonomi berbasis komunitas.

Selain itu, pelamar yang lolos nantinya akan bekerja di bawah naungan BUMN, yakni PT Agrinas Pangan Nusantara untuk Kopdes dan PT Agrinas Jaladri Nusantara untuk sektor nelayan.

Status kepegawaian yang ditawarkan adalah Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), yang tetap dinilai menarik di tengah kondisi pasar kerja yang kompetitif.

Pada tahap awal rekrutmen 2026, pemerintah membuka total 35.476 formasi, dengan rincian:

  • Manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih: 30.000 posisi
  • Pengelola Kampung Nelayan Merah Putih: 5.476 posisi

Jumlah ini menunjukkan skala besar program yang tengah dijalankan pemerintah dalam memperkuat sektor ekonomi lokal.

Jadwal Lengkap Seleksi Kopdes Merah Putih 2026

Manajer Koperasi Merah Putih (Dokumentasi Panselnas).
Ilustrasi Manajer Koperasi Merah Putih (Dokumentasi Panselnas).

Agar tidak terlewat tahapan penting, pelamar perlu mencermati timeline seleksi berikut ini.

  • Pengumuman seleksi: 15 April 2026
  • Pendaftaran seleksi: 15-24 April 2026
  • Seleksi administrasi: 15-25 April 2026
  • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 26-27 April 2026
  • Pengumuman jadwal seleksi kompetensi: 30 April-2 Mei 2026
  • Pelaksanaan seleksi kompetensi: 3-12 Mei 2026
  • Pengumuman hasil seleksi kompetensi dan jadwal pelaksanaan seleksi kompetensi tambahan: 17-19 Mei 2026
  • Pelaksanaan seleksi kompetensi tambahan: 20-31 Mei 2026
  • Pengumuman hasil akhir (kelulusan): 5-7 Juni 2026
  • Pelatihan Dasar Kemiliteran Komponen Cadangan: 17 Juni-16 Juli 2026
  • Pelatihan Manajerial dan Kompetensi Bidang: 17 Juli- 31 Juli 2026

Setiap tahap memiliki jadwal yang cukup ketat, sehingga peserta perlu memantau informasi secara berkala agar tidak tertinggal.

Syarat Pendaftaran yang Harus Dipenuhi

Rekrutmen ini terbuka untuk lulusan D3, D4, hingga S1 dari semua jurusan. Namun, ada sejumlah persyaratan yang wajib dipenuhi, antara lain:

  • Usia maksimal 35 tahun
  • IPK minimal 2,75
  • Pas foto formal terbaru ukuran 4x6 dengan latar biru
  • KTP atau surat keterangan perekaman E-KTP yang masih berlaku
  • Ijazah atau Surat Keterangan Lulus (asli)
  • Transkrip nilai dengan informasi IPK
  • Surat keterangan sehat jasmani dan rohani dari fasilitas kesehatan pemerintah
  • Surat pernyataan bermaterai Rp10.000 sesuai format resmi

Dokumen-dokumen tersebut harus diunggah sesuai ketentuan yang berlaku agar tidak gagal pada tahap administrasi.

Pelamar yang ingin mengikuti seleksi harus melalui beberapa tahapan yang cukup panjang. Proses dimulai dari pembuatan akun hingga pengumuman kelulusan akhir. 

Seluruh proses dilakukan secara transparan dan berbasis sistem, sehingga peserta diharapkan mengikuti setiap tahapan dengan teliti.

Pemerintah menegaskan bahwa seluruh proses seleksi tidak dipungut biaya. Tidak ada jalur khusus, titipan, atau pihak yang bisa menjamin kelulusan peserta.

Jika ada oknum yang menawarkan bantuan dengan imbalan tertentu atau menjanjikan kelulusan, maka hal tersebut dipastikan merupakan penipuan.

Pelamar diminta untuk hanya mengakses informasi melalui situs resmi dan tidak mudah percaya pada pihak yang tidak bertanggung jawab.

Dengan jumlah pelamar yang sudah menembus ratusan ribu, rekrutmen manajer Koperasi Merah Putih 2026 menjadi salah satu lowongan paling kompetitif tahun ini.

Batas akhir pendaftaran yang jatuh pada 24 April 2026 menjadi momen krusial bagi para pelamar untuk segera menyelesaikan prosesnya.

Bagi yang berminat, memastikan kelengkapan dokumen dan memahami alur seleksi adalah langkah penting untuk meningkatkan peluang lolos. Di tengah ketatnya persaingan, persiapan yang matang bisa menjadi pembeda utama.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Contoh Surat Pernyataan Bermeterai untuk Daftar Manajer Kopdes Merah Putih

Contoh Surat Pernyataan Bermeterai untuk Daftar Manajer Kopdes Merah Putih

Lifestyle | Senin, 20 April 2026 | 18:52 WIB

Manajer Kopdes Merah Putih Berstatus Pegawai BUMN, 383 Ribu Orang Sudah Melamar

Manajer Kopdes Merah Putih Berstatus Pegawai BUMN, 383 Ribu Orang Sudah Melamar

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 18:40 WIB

Link Download dan Cara Pakai E-Meterai untuk Daftar Manajer Kopdes Merah Putih

Link Download dan Cara Pakai E-Meterai untuk Daftar Manajer Kopdes Merah Putih

Lifestyle | Senin, 20 April 2026 | 14:58 WIB

Terkini

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 20:18 WIB

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Riau | Sabtu, 12 September 2026 | 20:17 WIB

×