Viral Aksi Penumpang Masak Mie Pakai Kompor Listrik di Kereta, Begini Tanggapan KAI

Nur Khotimah, Gagah Radhitya Widiaseno

Kamis, 23 April 2026 | 15:05 WIB
Viral Aksi Penumpang Masak Mie Pakai Kompor Listrik di Kereta, Begini Tanggapan KAI
Viral aksi penumpang masak mie pakai kompor listrik di kereta api (Threads)
baca 10 detik
  • Viral di Threads, penumpang terekam memasak mi instan menggunakan kompor listrik dalam gerbong kereta.
  • Netizen mengecam aksi tersebut karena melanggar aturan dan membahayakan keselamatan sistem kelistrikan kereta.
  • PT KAI menegaskan colokan listrik kereta hanya untuk mengisi daya gadget, bukan elektronik berat.

Suara.com - Aksi nekat seorang penumpang masak mie instan menggunakan kompor listrik di dalam kereta api sukses memicu kegeraman publik.

Alih-alih untuk mengisi daya gawai, colokan atau stop kontak justru dipakai untuk membuat mie rebus yang membahayakan nyawa.

Kereta api sejatinya adalah sistem kelistrikan berjalan yang sangat sensitif terhadap lonjakan daya secara mendadak.

Pemakaian alat rumah tangga bertenaga besar bisa memicu korsleting hingga potensi kebakaran di dalam gerbong yang melaju.

Insiden yang diunggah akun Threads @purbamurhaniini membuka mata kita soal minimnya literasi keselamatan bertransportasi.

Demi sebuah konten dan seporsi makanan ringan, keselamatan ratusan nyawa mendadak dipertaruhkan tanpa rasa bersalah.

Dalih Perjalanan Masih Panjang

Kejadian bermula saat kereta jarak jauh tersebut sedang berhenti transit di Stasiun Tegal. Sang penumpang beralasan nekat memasak sendiri karena rute perjalanannya ke depan masih sangat jauh.

Ia dengan santai merekam aksinya menggunakan perangkat kompor listrik mini yang diletakkan tepat di atas kursi.

Unggahan tersebut juga disertai takarir yang terkesan meremehkan imbauan tertulis di dinding gerbong.

baca juga

"Masih di Stasiun Tegal Guys masih panjang perjalanan, nikmati aja perjalanan dengan rebus soto medan," tulis caption dari unggahan tersebut.

Kalimat tersebut seolah membenarkan pelanggaran yang ia lakukan di fasilitas umum. "...sederhana tapi nikmat," tambahnya mengakhiri keterangan video.

Panen Hujatan dari Warganet

Video viral tersebut tak pelak memancing reaksi keras dan kemarahan dari para pengguna media sosial. Mayoritas warganet menyayangkan aksi tersebut karena dianggap sangat egois dan menantang bahaya.

"Duuuuhhh ibuuuuu.. kurang jelas apa sih itu stiker disituuuuuu??? Udh dikasih tau cuma boleh buat apaan aja," tulis salah seorang warganet.

Warganet tersebut juga menyoroti kebanggaan pelaku saat melanggar aturan di ranah publik.

"Malah buat masak mie. Pluss dengan PDnya pamer di Thread. Kena blacklist dari KAI baru tau rasa anda," tambahnya.

Ia bahkan meminta pihak manajemen kereta api segera bertindak tegas atas kelalaian ini.

"Coba @kai121_ ditelusur donggg ituuuu.. kasih sanksi kalau perlu.. jangan sampai krna kebodohan satu orang, merugikan penumpang lainnya," lanjutnya.

Pengguna lain menyoroti status kereta dari Stasiun Gambir yang sejatinya memiliki fasilitas mewah. Rasa lapar seharusnya tidak menjadi pembenaran untuk bertindak sembrono di dalam angkutan umum.

"Mohon maaf ibu, naik kereta dari Gambir itu berarti keretanya bagus-bagus loh menurut saya," celetuk warganet lainnya.

Ia menyarankan penumpang tersebut memanfaatkan fasilitas resmi yang lebih aman.

"Tapi mbok ya taati aturan yang sudah jelas banget tertulis di rangkaian soal pemakaian listrik didalam kereta, sekiranya ibu lapar bisa ke gerbong restorasi bu," tulis warganet lain.

"Saya rasa ibu masih mampu buat jajan sekedar popmie atau ciomy sebagai pengganti mie instan," sambungnya.

Tindakan satu orang nyatanya bisa memicu kepanikan bagi penumpang lain.

"Jujur saya sebagai pengguna kereta api jarak jauh, ngeri kalo ada penumpang bertingkah seperti ini, karna membahayakan nyawa serangkaian kereta," tulis lainnya.

Teguran Langsung dari PT KAI

Pihak PT Kereta Api Indonesia (Persero) tentu tidak tinggal diam melihat kelakuan penumpangnya yang melanggar prosedur.

Melalui akun resmi X @kai121_, mereka langsung memberikan teguran sekaligus edukasi di kolom balasan.

"Selamat sore Kak Murhani. Mohon maaf Kak. Dalam perjalanan naik KA antarkota, penumpang tidak diperkenankan menggunakan outlet listrik di rangkaian KA untuk memasak," tulis tim @kai121_.

Pihak KAI meminta kesadaran komunal demi kelancaran operasional transportasi.

"Mohon kerja samanya untuk turut menjaga keselamatan dan keamanan bersama. Tks. -CR9," timpal akun tersebut.

Aturan Ketat Kelistrikan Kereta Api

Isu penyalahgunaan fasilitas listrik ini sejatinya kerap berulang di dunia perkeretaapian Tanah Air. Sebelumnya, masyarakat sempat dihebohkan dengan kasus penumpang membawa catokan rambut hingga penanak nasi.

Menanggapi fenomena ini, Manager Humas KAI DAop 8 Surabaya, Luqman Arif, kembali mempertegas batasan aturannya.

Fasilitas colokan listrik di setiap kursi hanya dirancang khusus untuk mengisi daya perangkat komunikasi ringan.

Perangkat yang diizinkan meliputi ponsel pintar, komputer tablet, hingga laptop. Penggunaan daya berlebih akan langsung membebani trafo gerbong.

"Selain gadget, penumpang tidak diperbolehkan menggunakan stop kontak di kereta api untuk keperluan lainnya seperti alat elektronik rumah tangga," kata Luqman Arif menanggapi isu operasional secara umum seperti dikutip dari situs resmi Kominfo Provinsi Jawa Timur.

Pelanggaran sekecil apa pun memiliki efek domino yang besar terhadap rangkaian gerbong.

"Hal ini dikarenakan dapat mengganggu penumpang lainnya dan berpotensi membahayakan keselamatan serta kenyamanan perjalanan kereta api," tegasnya.

Jika penumpang membutuhkan sesuatu atau mengalami kendala, KAI sudah menyediakan jalur resmi antigerbong. Petugas kondektur selalu bersiaga dan nomor telepon mereka selalu terpampang di setiap dinding kereta.

"KAI mengimbau kepada pelanggan untuk saling menghormati dan menghargai di antara sesama pelanggan agar perjalanan kereta api tetap aman dan nyaman," pungkas Luqman.

Sikap tenggang rasa menjadi kunci utama dalam bertransportasi publik.

"Kami juga berpesan kepada pelanggan untuk selalu mematuhi aturan, menjaga ketertiban, menjaga fasilitas kereta api dan stasiun karena layanan kereta api merupakan fasilitas umum," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Butuh Rp1.200 Triliun, Pemerintah Berencana Garap 14.000 Km Jalur Kereta Api

Butuh Rp1.200 Triliun, Pemerintah Berencana Garap 14.000 Km Jalur Kereta Api

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 07:16 WIB

Papua Segera Punya Kereta Api, Proyek KAI Dimulai dari Jayapura

Papua Segera Punya Kereta Api, Proyek KAI Dimulai dari Jayapura

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:05 WIB

Stasiun Mampang Riwayatmu Kini

Stasiun Mampang Riwayatmu Kini

Foto | Rabu, 15 April 2026 | 18:18 WIB

Terkini

Jateng Rawan Bencana, Wakil Ketua DPRD Usulkan Pelajaran Mitigasi Masuk Kurikulum Sekolah dari PAUD

Jateng Rawan Bencana, Wakil Ketua DPRD Usulkan Pelajaran Mitigasi Masuk Kurikulum Sekolah dari PAUD

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 08:22 WIB

Ada Menkeu Baru, Rencana Dividen BUMN Rp120 Triliun ke APBN Dinego Lagi

Ada Menkeu Baru, Rencana Dividen BUMN Rp120 Triliun ke APBN Dinego Lagi

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:21 WIB

10 Hal yang Sebaiknya Tidak Disampaikan lewat Telepon

10 Hal yang Sebaiknya Tidak Disampaikan lewat Telepon

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 08:20 WIB

QRIS Tembus 68 Juta Pengguna, Keamanan Transaksi Jadi Sorotan

QRIS Tembus 68 Juta Pengguna, Keamanan Transaksi Jadi Sorotan

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 08:09 WIB

Parliamentary Threshold Naik 5 Persen, Pengamat Sebut Kalkulasi Partai Menuju 2029 Berubah

Parliamentary Threshold Naik 5 Persen, Pengamat Sebut Kalkulasi Partai Menuju 2029 Berubah

News | Kamis, 17 September 2026 | 08:08 WIB

Review Cherophobia: Takut Bahagia Justru Menjauhkan Kita dari Kebahagiaan

Review Cherophobia: Takut Bahagia Justru Menjauhkan Kita dari Kebahagiaan

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 08:00 WIB

Tembus Pelosok! 90 Dapur Makan Bergizi Gratis Resmi Berdiri di Wilayah 3T Lampung

Tembus Pelosok! 90 Dapur Makan Bergizi Gratis Resmi Berdiri di Wilayah 3T Lampung

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 07:58 WIB

Aturan Saham Gocap Berakhir! BEI Hapus Batas Bawah Harga Menjadi Rp1

Aturan Saham Gocap Berakhir! BEI Hapus Batas Bawah Harga Menjadi Rp1

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 07:51 WIB

Influencer Promosikan Investasi Ilegal Dipanggil OJK, Kode Referral Berhadiah Jadi Sorotan

Influencer Promosikan Investasi Ilegal Dipanggil OJK, Kode Referral Berhadiah Jadi Sorotan

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 07:51 WIB

Berujung Maut! Tertangkap Basah Curi Jeruk, Pria di Banyuwangi Tewas Dihajar Warga

Berujung Maut! Tertangkap Basah Curi Jeruk, Pria di Banyuwangi Tewas Dihajar Warga

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 07:50 WIB

×