Industri Konstruksi Tak Lagi Kaku, Wajah Baru ASLI yang Lebih Modern dan Inovatif di 2026

Vania Rossa

Selasa, 28 April 2026 | 13:30 WIB
Industri Konstruksi Tak Lagi Kaku, Wajah Baru ASLI yang Lebih Modern dan Inovatif di 2026
Public Exposure 2026 ASLI. (dok.ist)
baca 10 detik
  • Dunia konstruksi tak lagi sekadar soal bangun-membangun.

  • Di tengah perubahan gaya kerja dan tuntutan efisiensi, PT Asri Karya Lestari Tbk (ASLI) justru memilih berbenah total—bukan hanya dari sisi bisnis, tapi juga identitas.

  • Lewat Public Expose 2026 di Jakarta, ASLI memperkenalkan arah baru perusahaan yang lebih modern, adaptif, dan berorientasi jangka panjang.

Suara.com - Dunia konstruksi tak lagi sekadar soal bangun-membangun. Di tengah perubahan gaya kerja dan tuntutan efisiensi, PT Asri Karya Lestari Tbk (ASLI) justru memilih berbenah total—bukan hanya dari sisi bisnis, tapi juga identitas.

Lewat Public Expose 2026 di Jakarta, ASLI memperkenalkan arah baru perusahaan yang lebih modern, adaptif, dan berorientasi jangka panjang. Targetnya pun tak main-main: membidik kontrak proyek senilai Rp710 miliar sepanjang tahun ini.

Transformasi ini bukan sekadar strategi korporasi, tapi mencerminkan pergeseran gaya industri konstruksi yang kini semakin dekat dengan teknologi, efisiensi, dan sustainability. Direktur Utama ASLI, Agus Karianto, menyebut langkah ini sebagai upaya memperkuat fondasi sekaligus meningkatkan daya saing di tengah industri yang terus berubah.

“Transformasi ini kami jalankan secara disiplin, dengan fokus pada penguatan fundamental bisnis dan penciptaan nilai jangka panjang,” ujarnya.

Lebih dari itu, ASLI juga membawa semangat baru lewat rebranding perusahaan. Mulai dari pembaruan logo, visi-misi, hingga nilai inti yang kini dirangkum dalam empat kata kunci: Amanah, Sensitif, Loyal, dan Inovatif. Identitas ini diharapkan jadi refleksi cara kerja baru yang lebih responsif dan relevan dengan zaman.

Di sisi operasional, pendekatan modern jadi kunci. ASLI mulai mendorong digitalisasi proses konstruksi, penggunaan teknologi untuk efisiensi biaya, hingga modernisasi alat kerja. Semua ini jadi bagian dari “lifestyle baru” di industri konstruksi—lebih cepat, presisi, dan berbasis data.

Ekspansi proyek juga jadi fokus utama. Tak hanya di Pulau Jawa, ASLI mulai memperluas jangkauan ke berbagai wilayah strategis seperti Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua. Komposisi proyeknya pun didominasi sektor BUMN dan pemerintah, yang dinilai masih jadi tulang punggung pembangunan infrastruktur nasional.

Di balik semua itu, ada satu benang merah: konstruksi kini bukan lagi industri yang kaku. Ia bergerak dinamis, mengikuti ritme zaman, dan menuntut pemainnya untuk terus berinovasi.

Lewat transformasi ini, ASLI mencoba membuktikan bahwa perubahan bukan sekadar pilihan—melainkan kebutuhan untuk tetap relevan di masa depan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Telkom Luncurkan Agentic AI by BigBox, Lompatan Baru AI Otonom untuk Percepat Transformasi

Telkom Luncurkan Agentic AI by BigBox, Lompatan Baru AI Otonom untuk Percepat Transformasi

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 16:46 WIB

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:14 WIB

Tarik Ulur Larangan Vape, Industri dan Pekerja Was-was

Tarik Ulur Larangan Vape, Industri dan Pekerja Was-was

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 16:35 WIB

Terkini

Purbaya Klaim Belanja Pemerintah Pusat ke Daerah Naik Rp 85 T di 2027 Meski TKD Dipotong

Purbaya Klaim Belanja Pemerintah Pusat ke Daerah Naik Rp 85 T di 2027 Meski TKD Dipotong

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:41 WIB

Razia Moral Selamatkan Keluarga, Puluhan Kaum LGBT Ditangkap di Turki

Razia Moral Selamatkan Keluarga, Puluhan Kaum LGBT Ditangkap di Turki

News | Senin, 14 September 2026 | 14:41 WIB

Terapi Gratis Anti-Stres: Keajaiban Memeluk Pohon yang Jarang Disadari

Terapi Gratis Anti-Stres: Keajaiban Memeluk Pohon yang Jarang Disadari

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 14:40 WIB

Wajah Kusam Cocok Pakai Sunscreen Apa? Begini Cara Memilih dan Rekomendasinya

Wajah Kusam Cocok Pakai Sunscreen Apa? Begini Cara Memilih dan Rekomendasinya

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 14:35 WIB

Bukan Overload, PenyebabTenggelamnya KMP Virgo 8 Transport Tunggu KNKT

Bukan Overload, PenyebabTenggelamnya KMP Virgo 8 Transport Tunggu KNKT

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:35 WIB

BI Kembalikan Rp440 Triliun GWM Bank, Dorong Kredit ke Sektor Strategis

BI Kembalikan Rp440 Triliun GWM Bank, Dorong Kredit ke Sektor Strategis

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:35 WIB

Lokasi Pasar Murah di Lima Titik Wilayah Kampar dan Pekanbaru

Lokasi Pasar Murah di Lima Titik Wilayah Kampar dan Pekanbaru

Riau | Senin, 14 September 2026 | 14:34 WIB

Kenalan Lewat Aplikasi Kencan, Wanita 18 Tahun Tewas Usai Bertemu Pria di Bekasi

Kenalan Lewat Aplikasi Kencan, Wanita 18 Tahun Tewas Usai Bertemu Pria di Bekasi

News | Senin, 14 September 2026 | 14:33 WIB

Perbedaan Cushion Skintific vs Barenbliss, Bagus Mana untuk Hasil Dewy Glow?

Perbedaan Cushion Skintific vs Barenbliss, Bagus Mana untuk Hasil Dewy Glow?

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 14:29 WIB

Suzuki Karimun Wagon R Terbaru Tertangkap Kamera: Mesin 1200 cc, Harga Baru 90 Jutaan?

Suzuki Karimun Wagon R Terbaru Tertangkap Kamera: Mesin 1200 cc, Harga Baru 90 Jutaan?

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 14:29 WIB

×