- Indri Wahyuni, pejabat Sekretariat Jenderal MPR RI, menuai kontroversi akibat pernyataannya saat final LCC Kalimantan Barat berlangsung.
- Peserta SMAN 1 Pontianak memprotes ketidakadilan penilaian juri terkait jawaban materi hukum ketatanegaraan yang dianggap tidak konsisten.
- Wakil Ketua MPR RI menyampaikan permintaan maaf resmi dan berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem perlombaan tersebut.
Posisi tersebut membuatnya aktif dalam berbagai kegiatan sosialisasi Empat Pilar MPR RI di berbagai daerah, termasuk agenda lomba cerdas cermat tingkat pelajar.
Nama Indri sendiri kini menjadi perbincangan luas di media sosial sejak video polemik final LCC Empat Pilar Kalbar menyebar dan menuai jutaan tayangan.
MPR RI Minta Maaf
Menanggapi polemik tersebut, Wakil Ketua MPR RI Abcandra Muhammad Akbar Supratman telah menyampaikan permintaan maaf kepada publik.
Pihak MPR RI juga menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem perlombaan, termasuk mekanisme penilaian dan kinerja dewan juri agar kejadian serupa tidak kembali terulang.