- Video polemik juri LCC Empat Pilar MPR RI viral di media sosial.
- Seleksi lomba dilakukan mulai tingkat kota, provinsi, hingga final nasional.
- MPR RI berjanji mengevaluasi sistem penilaian dan pelaksanaan lomba.
Suara.com - Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tengah ramai menjadi perbincangan publik setelah video cuplikan perlombaannya viral di media sosial.
Polemik muncul saat dewan juri memberikan penilaian berbeda terhadap jawaban yang dianggap serupa antara regu C dari SMAN 1 Pontianak dan regu B dari SMAN 1 Sambas.
Dalam video yang beredar, jawaban regu C dinyatakan salah, sementara jawaban serupa dari regu lain justru dinilai benar.
Situasi tersebut memicu kritik dari warganet terhadap profesionalitas juri dan sistem perlombaan.
Di tengah kontroversi itu, banyak masyarakat mulai penasaran dengan tahapan seleksi Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI dari tingkat daerah hingga nasional.
![Dua juri cerdas cermat yang tengah viral di media sosial bikin geram netizen. [Twitter]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/11/84221-dua-juri-cerdas-cermat.jpg)
Tahapan Seleksi Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI
Berdasarkan informasi dari PPID MPR RI, seleksi LCC Empat Pilar MPR RI dilakukan secara bertahap mulai dari tingkat kota hingga final nasional di Jakarta.
Sistem ini dibuat untuk mencari perwakilan terbaik dari setiap daerah sebelum melaju ke tingkat nasional.
1. Seleksi Perwakilan Kota atau Kabupaten
Tahap pertama dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan di masing-masing provinsi.
Setiap kota atau kabupaten akan mengadakan seleksi untuk menentukan satu sekolah terbaik yang menjadi wakil daerah di tingkat provinsi.
Soal yang digunakan mencakup materi Empat Pilar MPR RI seperti Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Selain itu, peserta juga diuji melalui materi pengetahuan umum serta isu nasional dan internasional.
Dalam kondisi tertentu, Dinas Pendidikan provinsi dapat melakukan penunjukan langsung apabila terdapat kendala anggaran untuk pelaksanaan seleksi daerah.
2. Seleksi Tingkat Provinsi
Sekolah yang lolos dari tingkat kota atau kabupaten akan mengikuti seleksi tingkat provinsi.
Tahapan ini diselenggarakan melalui kerja sama antara Sekretariat Badan Sosialisasi MPR RI dan Dinas Pendidikan provinsi.
Seleksi dilakukan menggunakan sistem gugur. Soal perlombaan disiapkan oleh tim Sekretariat Badan Sosialisasi MPR RI.
Sementara itu, dewan juri terdiri dari pimpinan dan anggota Badan Sosialisasi MPR, pejabat terkait, serta juri yang ditunjuk oleh Dinas Pendidikan di masing-masing provinsi.
Sekolah yang berhasil menjadi juara provinsi nantinya berhak melaju ke babak final nasional.
3. Babak Final Nasional di Jakarta
Tahap terakhir adalah babak final nasional yang digelar di Jakarta.
Seluruh sekolah juara provinsi akan bertanding untuk memperebutkan gelar juara nasional Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI.
Pada tahap ini, soal perlombaan kembali disiapkan oleh tim dari Sekretariat Badan Sosialisasi MPR RI.
Sementara itu, juri berasal dari pimpinan dan anggota Badan Sosialisasi serta pihak yang telah mendapat persetujuan resmi.
Monitoring dan Evaluasi Perlombaan
Setiap tahapan seleksi akan dipantau oleh panitia untuk memastikan perlombaan berjalan sesuai aturan.
Panitia juga melakukan evaluasi setelah setiap tahap selesai. Evaluasi tersebut bertujuan melihat kekurangan pelaksanaan dan menjadi bahan perbaikan untuk kegiatan berikutnya.
MPR RI Minta Maaf dan Janji Evaluasi Menyeluruh
Menanggapi kontroversi tersebut, Wakil Ketua MPR RI, Abcandra Muhammad Akbar Supratman, menyampaikan permintaan maaf kepada publik atas polemik yang terjadi dalam perlombaan.
MPR RI juga berjanji melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem lomba, mulai dari mekanisme penilaian, tata suara, hingga kinerja dewan juri.
Menurut Akbar, evaluasi diperlukan agar kejadian serupa tidak kembali terulang pada pelaksanaan LCC berikutnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah, menyebut pihaknya sedang melakukan penelusuran internal terkait proses penilaian dalam final tingkat Kalimantan Barat.
Evaluasi nantinya juga mencakup kejelasan artikulasi jawaban peserta, sistem verifikasi jawaban, serta tata kelola penyampaian keberatan selama perlombaan berlangsung.
MPR RI berharap perbaikan tersebut dapat membuat pelaksanaan LCC Empat Pilar menjadi lebih transparan, adil, dan akuntabel pada masa mendatang.