- Irine Yandri Sandrika wanita asal Gresik sukses membangun bisnis kuliner viral.
- Hal itu berkat pemanfaatan media sosial secara konsisten sejak 2018.
- Bisnis Sop Buah Irine kini menjual ribuan gelas setiap hari dengan omzet mencapai satu miliar rupiah per bulan.
Suara.com - Kombinasi kerja keras yang konsisten dan kecerdasan dalam memanfaatkan teknologi digital terbukti mampu mengubah nasib seseorang menjadi pengusaha sukses.
Langkah strategis ini berhasil diterapkan oleh Irine Yandri Sandrika, seorang perempuan asal Gresik, Jawa Timur, yang sukses membangun bisnis kuliner viral berkat optimalisasi media sosial.
Meskipun hanya memiliki latar belakang pendidikan lulusan sekolah menengah pertama, kini bisa dibilang ia menjadi pengusaha sukses di bidang kuliner.
Pasalnya, merek usahanya yang bernama Sop Buah Irine saat ini menjadi perbincangan hangat di kalangan pencinta kuliner.
Melalui strategi promosi yang kreatif di platform TikTok, Irine berhasil menarik minat pelanggan dalam skala besar. Tidak main-main, bisnis kuliner miliknya mampu menjual lebih dari 4.000 gelas sop buah setiap harinya.
Selain menu utama tersebut, gerai miliknya juga menyediakan variasi produk lain seperti salad buah segar dan aneka bakaran makanan beku. Berkat inovasi yang konsisten, bisnis kuliner lokal ini sekarang sukses meraup omzet hingga satu miliar rupiah per bulan.
Pencapaian besar ini tentu tidak didapatkan secara instan, melainkan melalui perjuangan panjang yang penuh tantangan. Sebelum sukses menjadi pemilik akun TikTok @sopbuahirine, ia sempat menjalani profesi sebagai pedagang kopi keliling di kawasan lampu merah.

"Saya dulu sempat jualan kopi bungkus di dekat lampu merah. Kemudian juga jualan es dengan mengirim ke rumah pelanggan atau pemesan," ungkap Irine.
Perjalanan bisnisnya mulai bertransformasi ketika ia memberanikan diri untuk merintis usaha penjualan sop buah segar.
"Saya memulai bermain media sosial di Facebook untuk mempromosikan dagangan saya yaitu sop buah. Berjalannya waktu semakin dikenal orang dan saya memutuskan buka lapak sop buah di pinggir jalan dengan tempat seadanya," kenang Irine.
Di tengah kesibukannya melayani pembeli di lapak sederhana, ibu tiga anak ini tetap meluangkan waktu untuk memproduksi konten digital. Ia secara konsisten mendokumentasikan aktivitas kesehariannya dalam berbisnis untuk diunggah ke dunia maya.
"Sekitar tahun 2018 mencoba bikin konten keseharian berjualan di sosial media yaitu tiktok dan Instagram, tidak disangka konten - konten saya FYP dan banyak dikenal orang karena setiap kegiatan pekerjaan saya post di konten," ujarnya.
Sejak saat itu, popularitas konten digitalnya berdampak signifikan pada peningkatan jumlah pelanggan yang datang ke gerai fisiknya. Usaha yang dibangun dari bawah ini pun mulai menunjukkan perkembangan yang sangat pesat.

Kendati demikian, operasional bisnisnya sempat mengalami penurunan omzet yang drastis akibat dampak pandemi Covid-19 beberapa tahun lalu. Namun, dengan mentalitas pantang menyerah, Irine justru memperluas lini bisnisnya hingga membuka warung nasi Padang.
Langkah berani tersebut membuahkan hasil positif pada tahun 2023, di mana usahanya berkembang hingga mampu mempekerjakan lebih dari 90 karyawan. Saat ini, jangkauan pasar produknya telah meluas ke berbagai kota besar.