- Umat Muslim melaksanakan salat sunnah Idul Adha dua rakaat secara berjamaah pada pagi hari 10 Dzulhijjah.
- Salat Idul Adha memiliki tata cara khusus berupa tambahan takbir tujuh kali pada rakaat pertama dan lima kali pada rakaat kedua.
- Niat salat Idul Adha untuk imam dan makmum berbeda, agar ibadah sah perlu mengetahuinya.
Artinya: “Aku berniat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat menghadap kiblat karena Allah ta’ala.”
Tata Cara Salat Idul Adha Rakaat demi Rakaat
Secara umum, gerakan dan bacaan salat Idul Adha mirip dengan salat biasa, namun terdapat tambahan takbir di rakaat pertama dan kedua.
Rakaat Pertama
- Takbiratul Ihram disertai dengan niat di dalam hati.
- Membaca Doa Iftitah.
- Takbir Tambahan sebanyak 7 Kali. Di antara setiap takbir, disunnahkan membaca tasbih:
“Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar.”
- Membaca Surah Al-Fatihah dan surat pendek Al-Qur'an (dianjurkan Al-A'la).
- Rukuk, iktidal, sujud dua kali, seperti salat biasa, lalu bangkit untuk rakaat kedua.
Rakaat Kedua
- Bangkit dari sujud sambil bertakbir (takbir intiqal).
- Takbir Tambahan sebanyak 5 Kali. Di sela-sela takbir, kembali membaca kalimat tasbih yang sama seperti rakaat pertama.
- Membaca Surah Al-Fatihah dan surat pendek (dianjurkan Al-Ghasyiyah).
- Rukuk, iktidal, sujud dua kali, Tahiyat Akhir, dan diakhiri dengan Salam.
Mendengarkan Khutbah
Setelah salam, jamaah dianjurkan untuk tidak terburu-buru beranjak pulang. Dengarkanlah khutbah Idul Adha yang disampaikan oleh khatib hingga selesai. Mendengarkan khutbah ini bersifat sunnah yang menyempurnakan pahala ibadah salat Id kita.
Amalan Sunnah Sebelum dan Sesudah Salat Idul Adha
- Sebelum melangkah ke masjid atau lapangan untuk salat Idul Adha, ada beberapa amalan sunnah yang diajarkan oleh Rasulullah SAW untuk menambah keberkahan hari raya:
- Mandi dan Memakai Wangi-wangian: Membersihkan diri dan memakai pakaian terbaik (dianjurkan berwarna putih bagi laki-laki).
- Tidak Makan Sebelum Salat: Berbeda dengan Idul Fitri, disunnahkan untuk tidak makan terlebih dahulu sebelum selesai menunaikan salat Idul Adha.
- Berjalan Kaki dan Berbeda Rute: Berjalan kaki menuju tempat salat, serta mengambil rute berangkat dan pulang yang berbeda untuk menyebarkan syiar Islam.
- Mengumandangkan Takbir: Mengagungkan nama Allah sepanjang perjalanan menuju tempat salat.