- Bakteri menyebar cepat menjadi alasan tidak boleh mencuci daging kurban.
- Hindari kontaminasi silang merupakan alasan tidak boleh mencuci daging kurban.
- Pahami alasan tidak boleh mencuci daging kurban demi kesehatan keluarga.
Suara.com - Setelah menerima kantong kresek berisi daging kurban, hal pertama yang biasanya dilakukan ibu-ibu adalah membawanya ke wastafel untuk dicuci.
Namun dilansir dari laman resmi Baznas dan UGM, mencuci daging mentah, termasuk daging kurban, justru sangat tidak dianjurkan oleh para ahli kesehatan.
Bukannya bersih, mencuci daging kurban dengan air mengalir malah bisa menjadi bumerang bagi kesehatan keluarga.
Alasan Tidak Boleh Mencuci Daging Kurban
Secara ilmiah, mencuci daging mentah dianggap berbahaya karena beberapa alasan utama:

1. Penyebaran Bakteri
Saat Anda mencuci daging di bawah air mengalir, bakteri patogen seperti Salmonella, E. coli, dan Campylobacter tidak hilang begitu saja.
Sebaliknya, bakteri tersebut akan ikut "terbang" bersama percikan air ke permukaan dapur, peralatan masak, hingga makanan siap saji di sekitarnya.
2. Risiko Kontaminasi Silang
Kontaminasi silang terjadi ketika bakteri dari daging mentah berpindah ke benda lain.
Air cucian daging yang menciprat ke piring, sendok, atau talenan bisa menyebabkan bakteri berpindah secara tidak langsung.
Jika peralatan tersebut digunakan tanpa dicuci bersih dengan sabun, risiko infeksi saluran pencernaan pun mengintai.
3. Suhu Masak Adalah Kuncinya
Anda tidak perlu khawatir soal kuman pada daging yang tidak dicuci.
Bakteri pada daging akan mati dengan sendirinya saat proses memasak dengan suhu tinggi.