- Umat Islam disunnahkan mengumandangkan takbir Idul Adha selama lima hari, mulai Subuh 9 Dzulhijjah hingga Asar 13 Dzulhijjah.
- Pelaksanaan takbir Idul Adha 1447 H berlangsung pada 26 hingga 30 Mei 2026 setelah setiap menunaikan salat fardu.
- Takbir Idul Adha memiliki durasi lebih panjang dibanding Idul Fitri sebagai bentuk syiar serta pengagungan kebesaran Allah SWT.
Takbir muqayyad menjadi ciri khas pada Idul Adha karena dilakukan secara rutin usai salat fardu selama Hari Arafah hingga akhir Tasyrik. Tradisi ini juga menjadi syiar Islam yang banyak dilakukan di masjid maupun musala.
Keutamaan Bertakbir
Bertakbir pada Idul Adha memiliki banyak keutamaan bagi umat Islam. Selain sebagai bentuk ibadah, takbir menjadi cara untuk mengagungkan kebesaran Allah SWT pada hari-hari yang mulia.
Melalui lantunan takbir, seorang muslim diingatkan bahwa seluruh nikmat, kekuatan, dan rezeki berasal dari Allah SWT. Karena itu, takbir juga menjadi sarana menumbuhkan rasa syukur dan kerendahan hati dalam kehidupan sehari-hari.
Takbir turut menjadi syiar Islam yang mencerminkan semangat kebersamaan umat muslim. Suara takbir yang dikumandangkan bersama-sama di masjid maupun lingkungan sekitar menciptakan suasana religius menjelang dan selama Idul Adha.
Selain itu, memperbanyak zikir dan takbir pada hari-hari Dzulhijjah termasuk amalan yang sangat dianjurkan. Hari Arafah dan hari Tasyrik merupakan waktu yang penuh keberkahan sehingga umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah dan amal saleh.