Profil Dino Patti Djalal yang Kritik Prabowo Soal Kunker ke Luar Negeri

Ruth Meliana

Selasa, 02 Juni 2026 | 12:05 WIB
Profil Dino Patti Djalal yang Kritik Prabowo Soal Kunker ke Luar Negeri
Dino Patti Djalal (dok. Universitas Katolik Parahyangan)
baca 10 detik
  • Diplomat senior Dino Patti Djalal mengkritik frekuensi kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke luar negeri.
  • Dino menyoroti tingginya biaya operasional perjalanan dinas di tengah kondisi ekonomi domestik.
  • Kritik tersebut memicu tanggapan pemerintah mengenai efisiensi jumlah rombongan.
Mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal bersama tokoh diplomasi rapat dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (4/2/2026). [Dok. Biro Pers Istana]
Mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal bersama tokoh diplomasi rapat dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (4/2/2026). [Dok. Biro Pers Istana]

Nama Dino Patti Djalal kembali mencuat ke publik pada akhir Mei 2026. Sebagai pengamat independen, ia mengkritik intensitas kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke luar negeri.

Menurut perhitungannya, sejak dilantik sebagai Presiden, Prabowo menghabiskan satu dari enam hari di luar negeri — menjadikannya salah satu pemimpin dunia dengan frekuensi perjalanan paling tinggi.

Dino menyampaikan kritiknya melalui media sosial dan video analisis. Ia menyoroti bahwa kunjungan kepala negara memakan biaya sangat besar, termasuk pesawat, rombongan, pengamanan, akomodasi, dan logistik.

Satu perjalanan bisa mencapai puluhan hingga ratusan miliar rupiah. Di tengah kondisi ekonomi domestik seperti pelemahan rupiah, Dino menilai frekuensi tersebut "tidak lazim dan di luar batas kewajaran".

Ia juga memberikan lima saran konstruktif untuk efisiensi diplomasi:

  1. Kurangi secara signifikan perjalanan ke luar negeri.
  2. Manfaatkan lebih banyak diplomasi virtual atau pertemuan di Indonesia.
  3. Beri peran lebih besar kepada Menteri Luar Negeri untuk kunjungan tingkat menteri.
  4. Tingkatkan transparansi anggaran perjalanan presiden.
  5. Fokus pada hasil konkret daripada kuantitas kunjungan.

Kritik ini menuai respons dari pemerintah. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah M. Qodari menanggapi bahwa rombongan Prabowo lebih ramping (50-60 orang) dibandingkan era sebelumnya yang bisa mencapai 120 orang.

Pemerintah juga menekankan capaian diplomasi Prabowo, seperti keanggotaan BRICS dan berbagai kesepakatan strategis.

Meski kritis, Dino selalu menegaskan ia berbicara sebagai patriot dan pendukung diplomasi yang efektif. Ia pernah menerima penghargaan Bintang Mahaputra dari Presiden Prabowo sendiri, yang menunjukkan kredibilitasnya di mata pemerintah.

Sebagai pendiri FPCI, Dino Patti Djalal konsisten mendorong "nasionalisme unggul" dan partisipasi publik dalam politik luar negeri Indonesia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Balas Kritik Dino Patti Djalal, Seskab Teddy: Diplomat Hebat Walau Hanya Menjabat 3 Bulan

Balas Kritik Dino Patti Djalal, Seskab Teddy: Diplomat Hebat Walau Hanya Menjabat 3 Bulan

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 09:12 WIB

Seskab Teddy Ungkap Biaya Tambahan Kunjungan Prabowo ke Luar Negeri Ditanggung Pribadi, Publik Heboh

Seskab Teddy Ungkap Biaya Tambahan Kunjungan Prabowo ke Luar Negeri Ditanggung Pribadi, Publik Heboh

Entertainment | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:30 WIB

Prabowo Beri Perlakuan Khusus Buat Donald Trump di Aturan Devisa Hasil Ekspor

Prabowo Beri Perlakuan Khusus Buat Donald Trump di Aturan Devisa Hasil Ekspor

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:19 WIB

Terkini

Gunung Anak Krakatau Apakah Berbahaya? Ini 6 Ancaman yang Patut Diwaspadai

Gunung Anak Krakatau Apakah Berbahaya? Ini 6 Ancaman yang Patut Diwaspadai

Tekno | Senin, 07 September 2026 | 17:27 WIB

KPK Dalami Pemesanan Mobil oleh Tersangka EBS dalam Kasus Suap Bengkulu

KPK Dalami Pemesanan Mobil oleh Tersangka EBS dalam Kasus Suap Bengkulu

News | Senin, 07 September 2026 | 17:25 WIB

Harga Suzuki Baleno Baru 2026 Rp115 Jutaan, 1 Liter Jalan 24 Kilometer

Harga Suzuki Baleno Baru 2026 Rp115 Jutaan, 1 Liter Jalan 24 Kilometer

Otomotif | Senin, 07 September 2026 | 17:21 WIB

Kondisi Terkini Andrie Yunus: Mata Kanan Masih Belum Berfungsi

Kondisi Terkini Andrie Yunus: Mata Kanan Masih Belum Berfungsi

News | Senin, 07 September 2026 | 17:19 WIB

Mantra Jawa di Munafik: Melawan Iblis: Cuma Tempelan Atau Bikin Teror Makin Nyata?

Mantra Jawa di Munafik: Melawan Iblis: Cuma Tempelan Atau Bikin Teror Makin Nyata?

Your Say | Senin, 07 September 2026 | 17:16 WIB

IHSG Ditutup Tergelincir Tapi Tetap di Level 6.600, Saham Sektor Kesehatan Meroket

IHSG Ditutup Tergelincir Tapi Tetap di Level 6.600, Saham Sektor Kesehatan Meroket

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 17:15 WIB

Kualitas Udara Jadi Perhatian, Sharp Hadirkan Air Purifier Berbasis AIoT

Kualitas Udara Jadi Perhatian, Sharp Hadirkan Air Purifier Berbasis AIoT

Tekno | Senin, 07 September 2026 | 17:10 WIB

Presenter TV Sarah Khalifa Jadi Bos Narkoba Divonis Mati

Presenter TV Sarah Khalifa Jadi Bos Narkoba Divonis Mati

Entertainment | Senin, 07 September 2026 | 17:06 WIB

Puluhan Siswa Keracunan di Turi, Orang Tua Desak Stop MBG Kalau Bikin Anak Jadi Korban

Puluhan Siswa Keracunan di Turi, Orang Tua Desak Stop MBG Kalau Bikin Anak Jadi Korban

Jogja | Senin, 07 September 2026 | 17:02 WIB

Masih Diselimuti Abu Krakatau! PJJ Sekolah di Jakarta Diperpanjang hingga Besok

Masih Diselimuti Abu Krakatau! PJJ Sekolah di Jakarta Diperpanjang hingga Besok

News | Senin, 07 September 2026 | 17:01 WIB

×