Bukan Sekadar Nutrisi: Rahasia Sukses MPASI Tanpa Drama dengan Metode 'Mindful Feeding'

Dinda Rachmawati

Selasa, 09 Juni 2026 | 14:50 WIB
Bukan Sekadar Nutrisi: Rahasia Sukses MPASI Tanpa Drama dengan Metode 'Mindful Feeding'
Bukan Sekadar Nutrisi: Rahasia Sukses MPASI Tanpa Drama dengan Metode 'Mindful Feeding' (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • Orang tua mulai menerapkan mindful feeding untuk membangun hubungan positif dan kemandirian anak selama fase makan berlangsung.
  • PT Multitrend Indo Tbk menyelenggarakan edukasi MPASI dan mindful feeding di Pondok Indah Mall pada 25-31 Mei 2026.
  • Penggunaan kursi makan dengan posisi duduk tegak yang tepat membantu anak belajar makan lebih aman dan nyaman.

Suara.com - Bagi banyak orang tua, fase Makanan Pendamping ASI (MPASI) sering kali identik dengan mencari resep terbaik, memastikan kecukupan nutrisi, atau mengatasi anak yang sulit makan. 

Namun, seiring berkembangnya pemahaman tentang tumbuh kembang anak, perhatian para orang tua muda kini mulai bergeser ke aspek yang lebih luas: bagaimana menciptakan pengalaman makan yang sehat dan menyenangkan sejak dini.

Konsep mindful feeding atau pola makan yang lebih sadar menjadi salah satu pendekatan yang semakin banyak diterapkan keluarga modern. 

Dalam konsep ini, waktu makan tidak hanya dipandang sebagai momen memenuhi kebutuhan gizi anak, tetapi juga kesempatan membangun hubungan positif antara anak dan makanan, melatih kemandirian, serta menciptakan kebiasaan makan yang baik untuk jangka panjang.

Kesadaran tersebut terlihat dari meningkatnya perhatian orang tua terhadap berbagai faktor yang mendukung proses makan anak, mulai dari suasana makan, interaksi dengan orang tua, hingga posisi duduk yang tepat saat makan.

"Saat ini orang tua semakin aware bahwa fase MPASI bukan hanya tentang makanan, tetapi juga bagaimana menciptakan pengalaman makan yang nyaman dan mendukung perkembangan anak secara jangka panjang," ujar General Manager Marketing PT Multitrend Indo Tbk, Kartika Tirta Putri.

Menurut Kartika, perubahan pola pikir tersebut menjadi salah satu alasan dihadirkannya Yamatoya Sukusuku Pop-Up Experience yang berlangsung pada 25-31 Mei 2026 di South Atrium Pondok Indah Mall 2, Jakarta. 

Kegiatan ini tidak hanya menampilkan produk kebutuhan anak, tetapi juga menghadirkan edukasi seputar MPASI dan mindful feeding bagi para orang tua.

"Melalui Yamatoya Sukusuku Pop-Up Experience, Mothercare ingin menghadirkan solusi sekaligus edukasi yang dapat membantu parents menjalani fase MPASI dengan lebih percaya diri," katanya.

baca juga

Dalam praktik mindful feeding, salah satu aspek yang sering luput dari perhatian adalah feeding posture atau posisi duduk anak saat makan. Padahal, posisi tubuh yang tepat berperan penting dalam mendukung kenyamanan dan keamanan selama proses makan berlangsung.

Anak yang sudah memasuki fase MPASI idealnya duduk dalam posisi tegak dengan dukungan punggung yang baik. Posisi ini membantu mereka lebih fokus mengenali makanan, melatih kemampuan mengunyah dan menelan, sekaligus mendukung proses belajar makan mandiri.

Sebaliknya, posisi duduk yang kurang stabil dapat membuat anak mudah terdistraksi, tidak nyaman, bahkan meningkatkan risiko tersedak. Karena itu, para orang tua kini semakin memperhatikan penggunaan kursi makan yang dirancang sesuai kebutuhan tumbuh kembang anak.

Kesadaran inilah yang juga diangkat dalam rangkaian workshop edukasi selama acara berlangsung. Pada 30 dan 31 Mei 2026, orang tua mendapatkan kesempatan berdiskusi langsung mengenai fase MPASI, pentingnya feeding posture, hingga cara menciptakan pengalaman makan yang lebih nyaman bersama dokter spesialis anak RSPI Pondok Indah, dr. William Jayadi Iskandar, Sp.A, CIMI, IBCLC, AIFO-K dan dr. Radhian Amandito, Sp.A.

Selain sesi edukasi, pengunjung juga dapat melihat berbagai solusi yang dirancang untuk mendukung proses makan anak, salah satunya melalui pengenalan lebih dekat terhadap Sukusuku High Chair dari Yamatoya, brand furnitur anak asal Jepang yang telah lama dikenal melalui produk-produk yang berfokus pada keamanan dan penggunaan jangka panjang.

Kursi makan ini dirancang untuk digunakan sejak bayi mulai mampu duduk tegak pada usia sekitar enam bulan. Menariknya, desainnya dibuat agar dapat terus digunakan mengikuti pertumbuhan anak melalui pengaturan posisi duduk dan pijakan kaki yang dapat disesuaikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:23 WIB

Bukan Sekadar Hiburan, Ada Pelajaran Parenting di Balik Film Na Willa

Bukan Sekadar Hiburan, Ada Pelajaran Parenting di Balik Film Na Willa

Lifestyle | Selasa, 10 Maret 2026 | 08:38 WIB

Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini

Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini

Health | Senin, 02 Februari 2026 | 12:07 WIB

Terkini

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 22:38 WIB

Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik

Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:31 WIB

Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh

Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:19 WIB

Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI

Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:12 WIB

WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali

WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali

Video | Kamis, 10 September 2026 | 22:05 WIB

Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"

Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"

Entertainment | Kamis, 10 September 2026 | 22:00 WIB

KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi

KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi

News | Kamis, 10 September 2026 | 21:56 WIB

Kabut Asap Makin Pekat, ISPA di Palembang Tembus 113 Ribu Kasus

Kabut Asap Makin Pekat, ISPA di Palembang Tembus 113 Ribu Kasus

Sumsel | Kamis, 10 September 2026 | 21:46 WIB

Tim SAR Temukan Pelampung saat Cari Jurnalis Hilang, TNI AL: Jangan Berspekulasi

Tim SAR Temukan Pelampung saat Cari Jurnalis Hilang, TNI AL: Jangan Berspekulasi

News | Kamis, 10 September 2026 | 21:43 WIB

Promo BRI Ini Bikin Nongkrong di SKOLA Malah Bikin Untung

Promo BRI Ini Bikin Nongkrong di SKOLA Malah Bikin Untung

Bri | Kamis, 10 September 2026 | 21:29 WIB

×