Penuaan Tak Bisa Dihindari, Tapi Bisa Diperlambat: Intip Tren Perawatan Kulit yang Kian Diminati

Dinda Rachmawati

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:22 WIB
Penuaan Tak Bisa Dihindari, Tapi Bisa Diperlambat: Intip Tren Perawatan Kulit yang Kian Diminati
Ilustrasi tanda-tanda penuaan
baca 10 detik
  • Masyarakat Indonesia kini lebih peduli terhadap kesehatan kulit akibat pengaruh lingkungan tropis, polusi, serta gaya hidup modern.
  • PT Regenesis Indonesia memperkenalkan teknologi Sofwave untuk membantu perawatan kulit non-invasif melalui stimulasi produksi kolagen yang aman.
  • Teknologi global ini meraih berbagai penghargaan internasional karena mendukung prosedur estetika yang presisi, nyaman, dan memberikan hasil natural.

Suara.com - Kesadaran masyarakat Indonesia terhadap kesehatan kulit terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Selain didorong oleh kemudahan akses informasi melalui media sosial, kondisi lingkungan dan gaya hidup modern juga membuat banyak orang mulai lebih memperhatikan tanda-tanda penuaan kulit sejak dini.

Sebagai negara tropis, Indonesia memiliki tingkat paparan sinar ultraviolet (UV) yang tinggi sepanjang tahun. Ditambah polusi udara, stres, kurang tidur, dan aktivitas padat di perkotaan, berbagai faktor tersebut dapat mempercepat munculnya tanda penuaan seperti garis halus, kerutan, kulit kendur, dan berkurangnya elastisitas kulit.

Menurut dr. Farrah Erman, Head of Clinical Division PT Regenesis Indonesia, meningkatnya perhatian terhadap penuaan kulit bukan sekadar tren kecantikan.

"Perhatian masyarakat terhadap penuaan kulit saat ini semakin meningkat. Ini bukan sekadar tren kecantikan, tetapi respons yang sangat logis terhadap kombinasi iklim tropis, paparan UV, polusi, dan gaya hidup modern yang dapat mempercepat penurunan kualitas kulit," ujarnya.

Kondisi tersebut mendorong berkembangnya berbagai inovasi di dunia estetika, khususnya perawatan non-invasif yang tidak memerlukan tindakan bedah. Tren ini muncul karena banyak pasien kini menginginkan hasil yang natural dengan prosedur yang lebih nyaman dan minim waktu pemulihan.

Teknologi Perawatan Wajah Berbasis Sains dan Kenyamanan Pasien (Dok. Istimewa)
Teknologi Perawatan Wajah Berbasis Sains dan Kenyamanan Pasien (Dok. Istimewa)

Salah satu teknologi yang mendapat perhatian secara global adalah Sofwave, perangkat estetika berbasis ultrasound yang dirancang untuk mendukung prosedur skin lifting dan skin tightening. Teknologi ini bekerja menggunakan Superb Ultrasound yang membantu menstimulasi produksi kolagen pada lapisan kulit tertentu.

Kolagen merupakan protein penting yang berfungsi menjaga kekencangan dan elastisitas kulit. Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen alami tubuh akan menurun sehingga berbagai tanda penuaan mulai terlihat. Teknologi berbasis ultrasound dikembangkan untuk membantu mendukung regenerasi kolagen tanpa mengubah karakter alami wajah.

Menurut dr. Farrah, kebutuhan pasien saat ini tidak lagi hanya berfokus pada hasil yang terlihat, tetapi juga pengalaman perawatan yang aman dan nyaman.

"Pasien modern tidak hanya mencari perubahan yang terlihat, tetapi juga pengalaman perawatan yang aman, nyaman, dan tetap natural. Teknologi seperti Sofwave menjadi relevan karena mendukung dokter dalam memberikan perawatan berbasis sains dengan pendekatan yang lebih presisi," jelasnya.

baca juga

Secara global, teknologi ini telah digunakan di lebih dari 50 negara dengan lebih dari 2.700 sistem terpasang. Pada 2026, Sofwave juga meraih penghargaan Best Energy-Based Device Innovation di AMWC Monaco serta Best Non-Invasive Device for Cellulite dari NewBeauty Awards.

President Director PT Regenesis Indonesia, Emmy Noviawati, mengatakan penghargaan tersebut menunjukkan arah perkembangan industri estetika yang semakin mengutamakan keamanan dan kenyamanan pasien.

"Teknologi estetika terus bergerak menuju pendekatan yang lebih aman, lebih nyaman, dan lebih terukur. Kami berharap dokter dan klinik di Indonesia dapat memiliki akses terhadap inovasi berstandar internasional untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang," katanya.

Meski teknologi estetika terus berkembang, para ahli mengingatkan bahwa menjaga kesehatan kulit tetap memerlukan pendekatan menyeluruh, mulai dari penggunaan tabir surya, pola hidup sehat, istirahat yang cukup, hingga konsultasi dengan tenaga medis yang kompeten. 

Dengan kombinasi gaya hidup sehat dan teknologi yang tepat, masyarakat kini memiliki lebih banyak pilihan untuk merawat kesehatan kulit dan memperlambat tanda-tanda penuaan secara aman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Handbody Apa yang Mengandung Kolagen? Ini 5 Pilihan Murah yang Dapat Review Bagus

Handbody Apa yang Mengandung Kolagen? Ini 5 Pilihan Murah yang Dapat Review Bagus

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:35 WIB

Skincare Berbasis Exosome Kian Populer, Apa Bedanya dengan Formula Biasa?

Skincare Berbasis Exosome Kian Populer, Apa Bedanya dengan Formula Biasa?

Lifestyle | Senin, 08 Juni 2026 | 22:42 WIB

Sering Gonta-ganti Skincare, Apakah Aman? Simak Penjelasan Dokter

Sering Gonta-ganti Skincare, Apakah Aman? Simak Penjelasan Dokter

Lifestyle | Minggu, 07 Juni 2026 | 21:05 WIB

Terkini

17 September 2026 Weton Kamis Pahing, Apa Keistimewaannya?

17 September 2026 Weton Kamis Pahing, Apa Keistimewaannya?

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 07:07 WIB

Ulasan Film Khadam: Sajian Horor Lintas Negara dengan Sensasi Atmosferik!

Ulasan Film Khadam: Sajian Horor Lintas Negara dengan Sensasi Atmosferik!

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 07:00 WIB

1.276 SPPG Di-Suspend, 654 Lainnya Terancam Tutup Permanen: Ada Apa dengan Dapur MBG?

1.276 SPPG Di-Suspend, 654 Lainnya Terancam Tutup Permanen: Ada Apa dengan Dapur MBG?

News | Kamis, 17 September 2026 | 07:00 WIB

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

×