Kontribusi tidak selalu dimulai dari lapangan
Mudi juga menilai keterlibatan dalam konservasi tidak harus dimulai dengan menjadi pekerja penuh waktu di sektor lingkungan.
Menurutnya, langkah sederhana tetap dapat menjadi bagian dari upaya pelestarian.
“Mulai dulu apa yang dari kamu bisa. Jadi nggak harus langsung terjun ke hutan. Kalau misalnya suka sama outdoor atau alam, coba imbangin dengan ilmu-ilmu,” tuturnya.
Ia menyebut bentuk dukungan dapat dilakukan melalui berbagai cara, mulai dari menjadi relawan, mendukung organisasi konservasi, hingga membantu memperluas jangkauan konten edukasi di media sosial.
“Kalau ada konten-konten yang lewat, coba mulai repost, like, komen, biar lebih naik engagement-nya. Terus juga jangan takut berkolaborasi dan jangan takut memulai,” katanya.
Bagi Mudi, keterlibatan dalam konservasi tidak selalu ditentukan oleh besar kecilnya peran, tetapi oleh konsistensi.
Di tengah meningkatnya kebutuhan terhadap ekonomi hijau, ia melihat semakin banyak ruang bagi generasi muda untuk berkontribusi, baik dari lapangan, ruang kelas, maupun layar ponsel mereka sendiri.
Penulis: Natasha Suhendra