Tak Harus Jadi Peneliti: Mengapa Karier di Bidang Lingkungan Kini Semakin Terbuka untuk Anak Muda?

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 11 Juni 2026 | 16:00 WIB
Tak Harus Jadi Peneliti: Mengapa Karier di Bidang Lingkungan Kini Semakin Terbuka untuk Anak Muda?
Potret Mutia Hanifah atau Mudi Sebagai Edukator Lingkungan (Dok.pribadi/Mutia Hanifah)

Suara.com - Isu lingkungan dan konservasi selama ini kerap dipandang sebagai bidang yang idealis dengan ruang kerja yang terbatas. Banyak yang masih membayangkan profesi lingkungan identik dengan peneliti di hutan, aktivis, atau pekerjaan yang sulit berkembang secara ekonomi.

Namun, perubahan kebutuhan industri, berkembangnya teknologi digital, dan meningkatnya perhatian terhadap isu keberlanjutan mulai membuka peluang yang lebih luas.

Laporan International Labour Organization (ILO) memperkirakan transisi menuju ekonomi hijau berpotensi menciptakan sekitar 24 juta lapangan pekerjaan secara global pada 2030. Tren ini menunjukkan bahwa pekerjaan yang berkaitan dengan lingkungan diperkirakan akan semakin dibutuhkan di berbagai sektor.

Meski demikian, tantangan di lapangan masih dirasakan oleh pelaku yang bekerja langsung di bidang tersebut.

Mutia Hanifah atau yang akrab disapa Mudi, edukator konservasi sekaligus kreator konten lingkungan, menilai profesi di sektor lingkungan di Indonesia masih menghadapi persoalan pengakuan dan apresiasi.

“Sebenarnya masih sulit kalau kerja di bidang lingkungan, khususnya di Indonesia, karena tidak terlalu dihargai sebenarnya,” ujarnya.

Peluang karier semakin beragam

Di tengah tantangan tersebut, Mudi melihat peluang bekerja di bidang konservasi kini jauh lebih luas dibanding beberapa tahun lalu.

Menurutnya, kontribusi terhadap pelestarian alam tidak lagi terbatas pada jalur akademik atau penelitian.

Salah satu profesi yang berkembang adalah konten kreator dan science communicator yang menggunakan media digital untuk menyampaikan isu lingkungan kepada publik.

“Konten kreator ini bisa membuka banyak jalan, entah menjadi pembicara atau diundang ke berbagai acara untuk ikut menyuarakan isu lingkungan,” kata Mudi.

Selain itu, peluang lain juga terbuka sebagai peneliti lapangan, pekerja organisasi lingkungan, pendiri komunitas, edukator konservasi, hingga naturalis atau pemandu wisata berbasis edukasi alam.

Menurut Mudi, keberagaman peran tersebut menunjukkan bahwa isu lingkungan kini semakin terhubung dengan dunia komunikasi, pendidikan, teknologi, dan industri kreatif.

Namun, ia mengingatkan bahwa meningkatnya minat terhadap isu keberlanjutan juga perlu dibarengi sikap kritis.

Mudi mendorong anak muda untuk selektif dalam membangun kolaborasi dengan lembaga maupun merek yang mengangkat isu lingkungan agar tidak terjebak pada praktik greenwashing—ketika narasi keberlanjutan digunakan sebagai strategi pemasaran tanpa komitmen nyata terhadap pelestarian.

Kontribusi tidak selalu dimulai dari lapangan

Mudi juga menilai keterlibatan dalam konservasi tidak harus dimulai dengan menjadi pekerja penuh waktu di sektor lingkungan.

Menurutnya, langkah sederhana tetap dapat menjadi bagian dari upaya pelestarian.

“Mulai dulu apa yang dari kamu bisa. Jadi nggak harus langsung terjun ke hutan. Kalau misalnya suka sama outdoor atau alam, coba imbangin dengan ilmu-ilmu,” tuturnya.

Ia menyebut bentuk dukungan dapat dilakukan melalui berbagai cara, mulai dari menjadi relawan, mendukung organisasi konservasi, hingga membantu memperluas jangkauan konten edukasi di media sosial.

“Kalau ada konten-konten yang lewat, coba mulai repost, like, komen, biar lebih naik engagement-nya. Terus juga jangan takut berkolaborasi dan jangan takut memulai,” katanya.

Bagi Mudi, keterlibatan dalam konservasi tidak selalu ditentukan oleh besar kecilnya peran, tetapi oleh konsistensi.

Di tengah meningkatnya kebutuhan terhadap ekonomi hijau, ia melihat semakin banyak ruang bagi generasi muda untuk berkontribusi, baik dari lapangan, ruang kelas, maupun layar ponsel mereka sendiri.

Penulis: Natasha Suhendra

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gen Z Tak Lagi Mengejar Jabatan Tinggi: Kurang Ambisi atau Lebih Realistis?

Gen Z Tak Lagi Mengejar Jabatan Tinggi: Kurang Ambisi atau Lebih Realistis?

Your Say | Kamis, 11 Juni 2026 | 08:25 WIB

Memaknai Peran Ganda: Bagaimana Perempuan Karier Bisa Menginspirasi Generasi Muda

Memaknai Peran Ganda: Bagaimana Perempuan Karier Bisa Menginspirasi Generasi Muda

Lifestyle | Selasa, 09 Juni 2026 | 19:00 WIB

Kunjungan Menteri P2MI ke BTP Perkuat Jalur Karier Internasional bagi SDM Hospitality

Kunjungan Menteri P2MI ke BTP Perkuat Jalur Karier Internasional bagi SDM Hospitality

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:58 WIB

Terkini

5 Lip Cream Wardah yang Tahan Lama Sesuai Review Pengguna, Hasil Akhir Matte dan Transferproof

5 Lip Cream Wardah yang Tahan Lama Sesuai Review Pengguna, Hasil Akhir Matte dan Transferproof

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:29 WIB

PT Blueray Cargo Perusahaan Apa? Jasa Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Dugaan Suap

PT Blueray Cargo Perusahaan Apa? Jasa Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Dugaan Suap

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:18 WIB

3 Cushion Wardah Terlaris di Shopee untuk Makeup Flawless, Lengkap Harga dan Review Pengguna

3 Cushion Wardah Terlaris di Shopee untuk Makeup Flawless, Lengkap Harga dan Review Pengguna

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:15 WIB

Ini Daftar Weton Tulang Wangi yang Harus Waspada di Malam 1 Suro, Punya Aura Kuat!

Ini Daftar Weton Tulang Wangi yang Harus Waspada di Malam 1 Suro, Punya Aura Kuat!

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:08 WIB

Cari Lip Gloss Bagus? Ini 5 Pilihan Under Rp100 Ribu yang Bikin Bibir Cantik dan Lembap

Cari Lip Gloss Bagus? Ini 5 Pilihan Under Rp100 Ribu yang Bikin Bibir Cantik dan Lembap

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:05 WIB

Beda Cushion Skintific Biru dan Pink, Ini Perbandingan Coverage dan Finish-nya

Beda Cushion Skintific Biru dan Pink, Ini Perbandingan Coverage dan Finish-nya

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:04 WIB

Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 3 Pilihan Terbaik sesuai Review Pengguna

Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 3 Pilihan Terbaik sesuai Review Pengguna

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:40 WIB

Kronologi Nama dan Foto Raffi Ahmad Dicatut Oknum Pegawai PT Blueray Cargo

Kronologi Nama dan Foto Raffi Ahmad Dicatut Oknum Pegawai PT Blueray Cargo

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:37 WIB

3 Zodiak Paling Cepat Ilfeel, Tapi Juga Paling Cepat Jatuh Hati Saat PDKT

3 Zodiak Paling Cepat Ilfeel, Tapi Juga Paling Cepat Jatuh Hati Saat PDKT

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:36 WIB

Kasur Dilarang Menghadap ke Mana? Ini Posisi yang Sebaiknya Dihindari Menurut Feng Shui

Kasur Dilarang Menghadap ke Mana? Ini Posisi yang Sebaiknya Dihindari Menurut Feng Shui

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:15 WIB