- Cushion populer karena praktis digunakan dan mampu menghasilkan tampilan complexion natural dalam waktu singkat.
- Kesalahan penggunaan cushion dapat membuat makeup terlihat belang, cakey, atau mudah luntur meski memakai produk mahal.
- Memahami kesalahan saat mengaplikasikan cushion penting untuk mendapatkan hasil riasan yang lebih flawless, halus, dan tahan lama.
Suara.com - Cushion menjadi salah satu produk makeup favorit banyak orang karena praktis digunakan dan mampu memberikan hasil complexion yang natural dalam waktu singkat.
Meski terlihat mudah diaplikasikan, penggunaan cushion yang kurang tepat justru bisa membuat riasan tampak belang, cakey, atau cepat luntur.
Tak sedikit orang yang mengeluhkan hasil makeup sulit terlihat flawless meski sudah menggunakan cushion dengan harga mahal.
Padahal, masalah tersebut sering kali bukan disebabkan oleh produknya, melainkan karena kesalahan saat pengaplikasian.
Karena itu, penting untuk mengetahui berbagai kesalahan yang sering dilakukan saat menggunakan cushion agar hasil makeup menjadi lebih halus dan tahan lama.
Apa saja kesalahan pakai cushion yang perlu dihindari jika ingin mendapatkan riasan yang flawless dan natural? Berikut ulasannya merangkum dari laman Wardah Beauty dan sumber lain.

1. Melewatkan Skin Prep Sebelum Memakai Cushion
Salah satu kesalahan paling sering dilakukan adalah langsung mengaplikasikan cushion tanpa melakukan skin prep terlebih dahulu.
Padahal, kulit yang tidak dipersiapkan dengan baik bisa membuat cushion sulit menempel sempurna dan hasil makeup terlihat patchy atau cakey.
Sebelum menggunakan cushion, pastikan wajah sudah dibersihkan dan menggunakan pelembap sesuai jenis kulit. Jika diperlukan, tambahkan primer agar permukaan kulit lebih halus dan makeup lebih tahan lama.
2. Salah Memilih Shade Cushion
Menggunakan shade yang terlalu terang atau terlalu gelap dapat membuat complexion terlihat tidak natural. Akibatnya, wajah dan leher tampak belang sehingga hasil makeup jauh dari kesan flawless.
Untuk mendapatkan hasil terbaik, pilih shade yang paling mendekati warna kulit asli. Anda juga bisa mencoba produk langsung di toko atau melihat panduan shade dari brand sebelum membeli.
3. Mengambil Produk Terlalu Banyak
Banyak orang menekan puff terlalu keras saat mengambil produk cushion. Kebiasaan ini membuat terlalu banyak produk menempel pada aplikator sehingga makeup menjadi tebal, mudah crack, dan terlihat seperti topeng.
Padahal, cushion dirancang untuk diaplikasikan secara bertahap atau buildable. Ambil produk secukupnya terlebih dahulu, lalu tambahkan sedikit demi sedikit pada area yang membutuhkan coverage lebih tinggi.
4. Menggosok Puff ke Wajah
Kesalahan berikutnya adalah menggeser atau menggosok puff saat mengaplikasikan cushion. Cara ini dapat membuat produk tidak merata, mengangkat skincare yang sudah digunakan sebelumnya, dan menyebabkan hasil akhir terlihat belang.
Teknik yang benar adalah menepuk-nepuk atau tap-tap puff secara perlahan di permukaan kulit. Metode ini membantu cushion menyatu lebih baik sehingga hasil makeup terlihat lebih halus dan natural.

5. Tidak Memberi Waktu Cushion untuk Set
Setelah mengaplikasikan cushion, sebagian orang langsung melanjutkan ke tahap makeup berikutnya. Padahal, cushion membutuhkan waktu beberapa saat untuk menyatu dan mengunci pada kulit.
Jika terburu-buru, produk bisa lebih mudah bergeser, transfer ke masker, atau terlihat tidak rata. Memberi jeda beberapa saat dapat membantu makeup lebih awet dan tampak lebih menyatu dengan kulit.
6. Menumpuk Cushion untuk Menutupi Noda
Ketika menemukan bekas jerawat atau kemerahan yang masih terlihat, banyak orang justru terus menambahkan cushion pada area tersebut. Cara ini sering membuat makeup tampak tebal dan cakey, terutama di area yang memiliki tekstur kulit.
Sebagai gantinya, gunakan concealer untuk menutupi noda membandel sebelum atau setelah cushion sesuai kebutuhan. Teknik ini membuat coverage lebih maksimal tanpa harus menumpuk terlalu banyak produk di wajah.
7. Tidak Mengunci Makeup dengan Produk Pendukung
Cushion memang praktis digunakan, tetapi bukan berarti bisa bertahan seharian tanpa bantuan produk lain. Pada kulit berminyak, makeup lebih mudah luntur jika tidak dikunci dengan bedak atau setting spray.
Menggunakan bedak tipis pada area T-zone dan menambahkan setting spray dapat membantu mengontrol minyak sekaligus memperpanjang daya tahan makeup. Hasilnya, complexion tetap terlihat rapi, segar, dan flawless lebih lama.