Ajak Anak Jadi Generasi Bijak Plastik Sejak Dini, Mulai dari Kebiasaan Pilah Sampah

Vania Rossa

Kamis, 11 Juni 2026 | 20:37 WIB
Ajak Anak Jadi Generasi Bijak Plastik Sejak Dini, Mulai dari Kebiasaan Pilah Sampah
Ilustrasi mengajarkan anak memilah sampah sejak dini. (Dok. Ist)
baca 10 detik
  • Mondelez Indonesia dan Visinema menggelar edukasi pengelolaan sampah untuk anak di Jakarta Future Festival 2026, Taman Ismail Marzuki.
  • Kegiatan tersebut melibatkan karakter Nussa dan Rarra untuk mengajarkan anak cara memilah sampah secara interaktif dan menyenangkan.
  • Program ini telah mengedukasi ribuan siswa serta berhasil mengumpulkan puluhan ton sampah plastik melalui sistem bank sampah.

Suara.com - Masalah sampah plastik masih menjadi tantangan besar di berbagai kota, termasuk Jakarta. Di tengah meningkatnya volume sampah setiap hari, membangun kesadaran lingkungan sejak usia dini dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk menciptakan perubahan yang berkelanjutan.

Banyak ahli pendidikan dan lingkungan sepakat bahwa kebiasaan baik yang ditanamkan sejak kecil cenderung lebih mudah terbawa hingga dewasa. Karena itu, edukasi mengenai cara memilah dan mengelola sampah kini semakin banyak diperkenalkan kepada anak-anak melalui berbagai kegiatan yang menyenangkan dan mudah dipahami.

Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui sesi edukatif bertajuk "Membangun Generasi #BijakPlastikSejakDini: Langkah Kecil untuk Masa Depan Jakarta yang Lebih Berkelanjutan" dalam rangkaian Jakarta Future Festival (JFF) 2026 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

Kegiatan yang digelar Mondelez Indonesia bersama Visinema Studios ini menghadirkan karakter animasi Nussa dan Rarra untuk mengajak anak-anak mengenal pentingnya menjaga lingkungan melalui kebiasaan sederhana, seperti memilah sampah sejak dari rumah.

Anak-Anak Bisa Jadi Agen Perubahan

Country Head of Corporate & Government Affairs Mondelez Indonesia, Marfusita Hamburgiwati, mengatakan bahwa kesadaran lingkungan perlu dibangun sejak usia dini karena kebiasaan tersebut akan menjadi fondasi penting di masa depan.

"Membangun kesadaran lingkungan perlu dimulai sedini mungkin karena kebiasaan yang ditanamkan sejak kecil dapat menjadi pondasi yang bertahan hingga dewasa," ujarnya.

Menurut Marfusita, anak-anak memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan yang dapat memengaruhi keluarga dan lingkungan sekitarnya.

Melalui pendekatan yang interaktif dan menyenangkan, anak-anak diajak memahami bahwa tindakan sederhana seperti memisahkan sampah plastik dari sampah lainnya dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi lingkungan.

baca juga

Belajar Kelola Sampah dengan Cara Menyenangkan

Dalam kegiatan tersebut, lebih dari 100 peserta yang terdiri dari siswa, guru, dan pengunjung mengikuti berbagai aktivitas edukatif.

Mulai dari talkshow tentang pentingnya pengelolaan sampah, simulasi memilah sampah sesuai jenisnya, hingga kegiatan Do It Yourself (DIY) yang mengajak anak-anak mengubah sampah plastik menjadi barang baru yang bermanfaat.

Pendekatan semacam ini dinilai efektif karena anak-anak tidak hanya menerima teori, tetapi juga langsung mempraktikkan kebiasaan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk memperkuat pesan tersebut, hadir pula karakter Nussa dan Rarra yang selama ini dikenal dekat dengan anak-anak Indonesia.

Head of Production Visinema Studios, Novia Puspa Sari, mengatakan karakter animasi dapat menjadi sarana efektif untuk menyampaikan pesan positif kepada generasi muda.

"Kami ingin pesan kepedulian lingkungan ini bisa dirasakan langsung oleh anak-anak. Ketika nilai-nilai yang kami bangun dalam cerita hadir dalam pengalaman nyata, dampaknya akan lebih terasa," katanya.

Kebiasaan Kecil yang Bisa Dimulai dari Rumah

Membentuk generasi bijak plastik sebenarnya tidak selalu membutuhkan langkah besar. Orang tua dapat memulainya dari kebiasaan sederhana di rumah, seperti:

  • Mengajarkan anak memilah sampah organik dan anorganik.
  • Membiasakan penggunaan botol minum dan wadah makan yang dapat digunakan berulang kali.
  • Mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
  • Mengajak anak mendaur ulang barang bekas menjadi kerajinan sederhana.
  • Memberikan contoh perilaku ramah lingkungan dalam aktivitas sehari-hari.

Ketika dilakukan secara konsisten, kebiasaan-kebiasaan kecil tersebut dapat membantu membangun kesadaran bahwa setiap orang memiliki peran dalam menjaga lingkungan.

Sudah Menjangkau Ribuan Siswa

Upaya edukasi lingkungan melalui program #BijakPlastikSejakDini telah berjalan sejak 2021. Hingga 2026, program ini telah hadir di 17 sekolah binaan dan melibatkan lebih dari 5.700 siswa.

Dalam kurun waktu tersebut, sebanyak 50,2 ton sampah plastik dan 116 ton berbagai jenis sampah berhasil dikumpulkan melalui aktivitas bank sampah sekolah.

Angka tersebut menunjukkan bahwa ketika anak-anak diberi pemahaman dan ruang untuk terlibat, mereka mampu menjadi bagian dari solusi atas persoalan lingkungan.

Di tengah tantangan sampah yang terus meningkat, membangun generasi yang lebih peduli terhadap lingkungan menjadi investasi jangka panjang. Sebab, perubahan besar sering kali berawal dari langkah kecil yang dilakukan setiap hari, termasuk kebiasaan sederhana untuk menjadi lebih bijak dalam mengelola sampah plastik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengolah Sampah Organik Jadi Bernilai Ekonomi, Ini Langkah Sederhananya

Mengolah Sampah Organik Jadi Bernilai Ekonomi, Ini Langkah Sederhananya

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ketika Sampah Plastik Bisa Jadi 'Tabungan' yang Ramah Lingkungan

Ketika Sampah Plastik Bisa Jadi 'Tabungan' yang Ramah Lingkungan

Lifestyle | Selasa, 17 Februari 2026 | 10:22 WIB

Supaya Anak Peduli Lingkungan, Begini Cara Bangun Karakter Bijak Plastik Sejak Dini

Supaya Anak Peduli Lingkungan, Begini Cara Bangun Karakter Bijak Plastik Sejak Dini

Health | Rabu, 22 Oktober 2025 | 16:08 WIB

Terkini

Buku Badai dalam Tungku, Abadikan Perjuangan Menjaga Seni dan Budaya Nusantara

Buku Badai dalam Tungku, Abadikan Perjuangan Menjaga Seni dan Budaya Nusantara

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 19:36 WIB

Dewa United Bidik Hattrick Juara EPC 2026, Waspadai CLS Knights dan MVP

Dewa United Bidik Hattrick Juara EPC 2026, Waspadai CLS Knights dan MVP

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 19:30 WIB

Riset Global Ungkap 73 Persen Warga Indonesia Pangkas Pengeluaran demi Biaya Rumah

Riset Global Ungkap 73 Persen Warga Indonesia Pangkas Pengeluaran demi Biaya Rumah

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 19:28 WIB

Banjir Aceh Selatan Rendam Dua Desa, 674 Warga Terdampak dan Ratusan Mengungsi

Banjir Aceh Selatan Rendam Dua Desa, 674 Warga Terdampak dan Ratusan Mengungsi

News | Minggu, 01 November 2026 | 19:19 WIB

Tantangan Finansial Gen Z: Gaji Buat Hidup, Tagihan, Healing, dan Tabungan

Tantangan Finansial Gen Z: Gaji Buat Hidup, Tagihan, Healing, dan Tabungan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 19:10 WIB

Dark Abis! XLOV Unjuk Transformasi Terliar dalam Diri di Lagu Terbaru, Hush

Dark Abis! XLOV Unjuk Transformasi Terliar dalam Diri di Lagu Terbaru, Hush

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 19:05 WIB

Hubungan Indonesia-Singapura Memanas, 60 Tahun Persahabatan Terancam Perselisihan

Hubungan Indonesia-Singapura Memanas, 60 Tahun Persahabatan Terancam Perselisihan

News | Minggu, 01 November 2026 | 19:00 WIB

Dari Tanah Papua ke Jakarta, Jejak Perlawanan di Balik Salib Merah PMKRI

Dari Tanah Papua ke Jakarta, Jejak Perlawanan di Balik Salib Merah PMKRI

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:57 WIB

Wardah Crystal Secret Melting Milk Cleanser untuk Kulit Apa? Ini Jawaban Sesuai Klaim

Wardah Crystal Secret Melting Milk Cleanser untuk Kulit Apa? Ini Jawaban Sesuai Klaim

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 18:56 WIB

Apakah Arti Mimpi Berulang Kali dengan Orang yang Sama? Ini Tafsir Primbon dan Psikologinya

Apakah Arti Mimpi Berulang Kali dengan Orang yang Sama? Ini Tafsir Primbon dan Psikologinya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 18:55 WIB

×