- 1 Muharram 1448 H jatuh pada 16 Juni 2026 dan menjadi momen memperbanyak ibadah serta amalan sunah.
- Puasa Asyura merupakan amalan yang dianjurkan karena memiliki keutamaan besar dalam Islam.
- Banyak Muslim mencari informasi jadwal, jumlah hari pelaksanaan, dan bacaan niat puasa Asyura yang benar.
Anjuran berpuasa pada tanggal 9 Muharram didasarkan pada hadis dari Ibnu Abbas RA. Rasulullah SAW bersabda, "Jika aku masih hidup sampai tahun depan, sungguh aku akan berpuasa pada hari kesembilan." (HR Muslim No. 1134).
Hadis ini menjadi dasar disunahkannya puasa Tasua sebagai pendamping puasa Asyura.
Dengan demikian, ketika ditanya puasa Asyura berapa hari, jawaban yang paling umum adalah dua hari, yakni 9 dan 10 Muharram.
Namun yang paling sempurna adalah melaksanakannya selama tiga hari pada 9, 10, dan 11 Muharram, sedangkan berpuasa hanya pada 10 Muharram tetap diperbolehkan dan sah menurut para ulama.
Lalu, kapan tanggal 9, 10, dan 11 Muharram 1448 Hijriah? Menurut kalender yang diterbitkan oleh Bimas Islam Kemenag RI, tanggal 9, 10, dan 11 Muharram 1448 Hijriah akan jatuh pada 24, 25, dan 26 Juni 2026.
Bacaan Niat Puasa Asyura
Arab:
نَوَيْتُ صَوْمَ عَاشُوْرَاءَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu shauma 'Asyuraa'a sunnatan lillaahi ta'aalaa.
Artinya:
"Saya niat puasa sunah Asyura karena Allah Ta'ala."
Niat tersebut dapat dibaca pada malam hari sebelum puasa atau di dalam hati saat hendak menjalankan puasa sunah Asyura. Yang terpenting, niat dilakukan dengan ikhlas untuk mengharap ridha Allah SWT.