Kenapa Tidak Boleh Menikah di Bulan Suro? Ini Beda Penjelasan Menurut Kepercayaan Jawa dan Islam

Farah Nabilla

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:15 WIB
Kenapa Tidak Boleh Menikah di Bulan Suro? Ini Beda Penjelasan Menurut Kepercayaan Jawa dan Islam
Ilustrasi menikah di bulan Suro pakai adat Jawa [Gemini AI]
baca 10 detik
  • Masyarakat Jawa tradisional menghindari pernikahan di bulan Suro karena dianggap sakral untuk introspeksi diri serta tirakat.
  • Kepercayaan Jawa menyebut bahwa menggelar pesta pernikahan pada bulan Suro dapat mendatangkan kesialan dalam kehidupan rumah tangga.
  • Ajaran Islam tidak melarang pernikahan di bulan Muharram karena tidak ada dalil yang menyatakan bulan tersebut sial.

Suara.com - Pertanyaan tentang kenapa tidak boleh menikah di bulan Suro masih sering muncul, terutama di kalangan masyarakat Jawa yang masih memegang teguh tradisi leluhur. Tak sedikit pasangan yang sengaja menghindari pernikahan pada bulan Suro karena khawatir akan membawa kesialan atau berbagai cobaan dalam rumah tangga.

Namun, benarkah menikah di bulan Suro dilarang? Untuk memahami hal tersebut, penting mengetahui asal-usul kepercayaan masyarakat Jawa sekaligus melihat pandangannya dari sisi Islam.

Apa Itu Bulan Suro?

Suro merupakan bulan pertama dalam penanggalan Jawa yang bertepatan dengan bulan Muharram dalam kalender Hijriah. Bagi masyarakat Jawa, bulan Suro dianggap sebagai bulan yang sakral, penuh laku spiritual, introspeksi diri, dan berbagai ritual budaya.

Karena memiliki nilai kesakralan yang tinggi, banyak masyarakat Jawa tradisional yang meyakini bahwa bulan ini kurang tepat digunakan untuk menggelar hajatan besar, termasuk pernikahan.

Kenapa Tidak Boleh Menikah di Bulan Suro Menurut Kepercayaan Jawa?

Larangan menikah di bulan Suro sebenarnya bukan aturan tertulis, melainkan kepercayaan yang diwariskan secara turun-temurun. Berikut beberapa alasan yang sering dikaitkan dengan mitos tersebut.

1. Bulan Suro Dianggap Waktu untuk Introspeksi dan Tirakat
Dalam tradisi Jawa, bulan Suro identik dengan kegiatan spiritual seperti tirakat, semedi, dan mendekatkan diri kepada Tuhan. Karena itu, mengadakan pesta besar dianggap kurang selaras dengan makna kesederhanaan dan perenungan yang melekat pada bulan tersebut.

2. Diyakini Bisa Mendatangkan Kesialan
Sebagian masyarakat Jawa percaya bahwa menggelar pernikahan pada bulan Suro dapat membawa berbagai cobaan dalam rumah tangga, mulai dari konflik keluarga, masalah ekonomi, hingga kesulitan dalam kehidupan pernikahan.

baca juga

Meski demikian, keyakinan ini bersifat mitologis dan tidak memiliki dasar ilmiah yang dapat dibuktikan.

3. Bulan Suro Dikaitkan dengan Dunia Spiritual
Dalam sejumlah tradisi Jawa, bulan Suro dipercaya sebagai waktu ketika aktivitas spiritual meningkat. Karena dianggap sebagai bulan yang sakral dan penuh energi gaib, sebagian orang memilih menghindari acara yang bersifat perayaan atau pesta.

4. Menghormati Tradisi Keraton Jawa
Pengaruh budaya Keraton Yogyakarta dan Surakarta juga turut membentuk pandangan masyarakat terhadap bulan Suro. Pada masa lalu, bulan ini lebih banyak digunakan untuk ritual budaya dan kegiatan spiritual kerajaan dibandingkan hajatan pribadi.

Tradisi tersebut kemudian diwariskan dan berkembang menjadi kepercayaan di masyarakat luas.

Secara budaya, kepercayaan tersebut masih dihormati oleh sebagian masyarakat Jawa. Namun, tidak sedikit pula pasangan yang tetap menikah pada bulan Suro dan menjalani kehidupan rumah tangga yang harmonis.

Artinya, anggapan bahwa bulan Suro pasti membawa kesialan lebih merupakan bagian dari kepercayaan budaya daripada fakta yang dapat dibuktikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mitos Mengapa Tidak Boleh Menikah di Bulan Suro: Kacamata Budaya dan Agama

Mitos Mengapa Tidak Boleh Menikah di Bulan Suro: Kacamata Budaya dan Agama

Lifestyle | Senin, 02 Juni 2025 | 18:01 WIB

Menikah di Bulan Suro Boleh atau Tidak? Waktu Pernikahan Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid Diperdebatkan

Menikah di Bulan Suro Boleh atau Tidak? Waktu Pernikahan Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid Diperdebatkan

Lifestyle | Selasa, 30 Juli 2024 | 21:01 WIB

Ustaz Maulana Komentari Thariq Halilintar yang Nikah di Bulan Suro: Kalau di Islam...

Ustaz Maulana Komentari Thariq Halilintar yang Nikah di Bulan Suro: Kalau di Islam...

Lifestyle | Senin, 29 Juli 2024 | 17:47 WIB

Beda Mahar 3 Artis yang Menikah di Bulan Suro, Aaliyah Massaid Dapat Paling Banyak?

Beda Mahar 3 Artis yang Menikah di Bulan Suro, Aaliyah Massaid Dapat Paling Banyak?

Lifestyle | Minggu, 28 Juli 2024 | 14:49 WIB

Aaliyah Massaid Nekat Menikah di Bulan Suro Walau Keturunan Ningrat Jawa, Apa Dampaknya Menurut Primbon?

Aaliyah Massaid Nekat Menikah di Bulan Suro Walau Keturunan Ningrat Jawa, Apa Dampaknya Menurut Primbon?

Lifestyle | Jum'at, 26 Juli 2024 | 15:51 WIB

Thariq dan Aaliyah Nikah di Bulan Suro, Emang Boleh Menurut Tradisi Jawa?

Thariq dan Aaliyah Nikah di Bulan Suro, Emang Boleh Menurut Tradisi Jawa?

Lifestyle | Jum'at, 26 Juli 2024 | 12:17 WIB

Terkini

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Jabar | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:39 WIB

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:37 WIB

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:35 WIB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:29 WIB

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:28 WIB

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Entertainment | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:13 WIB

×