Patakbanteng Buktikan Bahwa Pariwisata Berkelanjutan Tidak Harus Korbankan Desa: Bagaimana Caranya?

Bimo Aria Fundrika

Senin, 15 Juni 2026 | 10:46 WIB
Patakbanteng Buktikan Bahwa Pariwisata Berkelanjutan Tidak Harus Korbankan Desa: Bagaimana Caranya?
Patakbanteng Buktikan Bahwa Pariwisata Berkelanjutan Tidak Harus Korbankan Desa: Bagaimana Caranya? (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • Desa Patakbanteng di Wonosobo mencatat 122 ribu kunjungan wisatawan sepanjang tahun 2025 untuk mendaki Gunung Prau.
  • Pemerintah desa menerapkan strategi ketahanan lingkungan untuk menjaga kelestarian alam dan budaya dari lonjakan kunjungan wisatawan.
  • Pemerintah dan pihak swasta memberikan pendampingan berkelanjutan untuk mengoptimalkan potensi ekonomi lokal serta memperkuat kapasitas masyarakat setempat.

Suara.com - Pagi di Desa Patakbanteng biasanya dimulai dengan udara dingin yang menggantung di lereng Dieng. Di kejauhan, jalur menuju Gunung Prau mulai ramai oleh langkah pendaki yang datang mengejar satu hal yang sama: matahari terbit.

Dalam beberapa tahun terakhir, desa di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, itu semakin dikenal sebagai salah satu pintu masuk favorit menuju puncak. Saat musim liburan tiba, ribuan orang datang, memenuhi homestay, warung, dan jalur pendakian.

Bagi banyak desa wisata, lonjakan pengunjung sering dianggap kabar baik. Tetapi bagi Patakbanteng, pertanyaan yang muncul tidak berhenti pada bagaimana mendatangkan lebih banyak wisatawan.

Pertanyaannya menjadi: bagaimana desa tetap hidup tanpa kehilangan alam yang membuat orang datang?

Ketika Wisata yang Ramai Mulai Menguji Daya Dukung Desa

Patakbanteng Buktikan Bahwa Pariwisata Berkelanjutan Tidak Harus Korbankan Desa: Bagaimana Caranya? (Dok. Istimewa)
Patakbanteng Buktikan Bahwa Pariwisata Berkelanjutan Tidak Harus Korbankan Desa: Bagaimana Caranya? (Dok. Istimewa)

Pertanyaan itu menjadi semakin relevan ketika jumlah kunjungan terus meningkat. Sepanjang 2025, Patakbanteng mencatat lebih dari 122 ribu wisatawan lokal dan mancanegara.

Di banyak kawasan wisata alam, pertumbuhan seperti ini sering datang bersama konsekuensi: tekanan pada lingkungan, meningkatnya produksi sampah, perubahan fungsi ruang, hingga berkurangnya kapasitas alam untuk pulih.

Desa wisata di berbagai daerah juga mulai menghadapi tantangan yang sama—bagaimana menjaga agar ekonomi tumbuh tanpa membuat lanskap dan budaya lokal kehilangan ruang.

Namun Patakbanteng mencoba mengambil jalan berbeda. Desa ini mulai menempatkan ketahanan lingkungan dan pengelolaan wisata sebagai bagian dari strategi pembangunan, bukan sekadar pelengkap promosi destinasi.

baca juga

Pendekatan tersebut membawa Patakbanteng masuk dalam 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024 dan meraih Juara 1 kategori Resiliensi.

Menjaga Alam Sekaligus Menjaga Ekonomi Lokal

Selepas penghargaan itu, pengembangan desa dilanjutkan melalui pendampingan bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui program Bakti BCA.

Meski demikian, arah pengembangan yang dibangun tidak hanya berfokus pada menambah jumlah kunjungan.

EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn mengatakan pendampingan dilakukan untuk membantu desa mengembangkan potensinya secara berkelanjutan melalui penguatan kapasitas masyarakat, pengelolaan destinasi, dan perluasan akses pasar.

Pendekatan ini berangkat dari gagasan sederhana: desa wisata tidak cukup hanya indah untuk dikunjungi, tetapi juga perlu tetap layak dihuni.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gunung Kembang: Pendakian Singkat dengan Pemandangan Memikat

Gunung Kembang: Pendakian Singkat dengan Pemandangan Memikat

Your Say | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:25 WIB

Pengalaman Trekking Gunung Sindoro Via Kledung Wonosobo

Pengalaman Trekking Gunung Sindoro Via Kledung Wonosobo

Your Say | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:00 WIB

12 Sekolah Rakyat Masuk Zona Hijau, Ditargetkan Rampung Juni 2026

12 Sekolah Rakyat Masuk Zona Hijau, Ditargetkan Rampung Juni 2026

Foto | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:10 WIB

Terkini

Purbaya Abaikan Saran Suahasil Sebelum Dicopot dari Jabatan Menteri Keuangan

Purbaya Abaikan Saran Suahasil Sebelum Dicopot dari Jabatan Menteri Keuangan

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 12:17 WIB

Cara Menghitung Neptu Weton Sendiri Berdasarkan Hari dan Pasaran

Cara Menghitung Neptu Weton Sendiri Berdasarkan Hari dan Pasaran

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 12:15 WIB

Komisi II DPR Jadikan Ambang Batas Parlemen 5 Persen Acuan Pembahasan RUU Pemilu

Komisi II DPR Jadikan Ambang Batas Parlemen 5 Persen Acuan Pembahasan RUU Pemilu

News | Kamis, 17 September 2026 | 12:11 WIB

Gerindra Sebut Pertemuan Ketum Parpol Koalisi Bahas RUU Pemilu Baru Sekadar Brainstorming

Gerindra Sebut Pertemuan Ketum Parpol Koalisi Bahas RUU Pemilu Baru Sekadar Brainstorming

News | Kamis, 17 September 2026 | 12:11 WIB

Komdigi Ultimatum 25 PSE: Segera Daftar atau Terancam Diblokir

Komdigi Ultimatum 25 PSE: Segera Daftar atau Terancam Diblokir

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 12:10 WIB

Amerika Serikat Jual 40 Ribu Bom Raksasa Rp 49,6 Triliun ke Israel

Amerika Serikat Jual 40 Ribu Bom Raksasa Rp 49,6 Triliun ke Israel

News | Kamis, 17 September 2026 | 12:01 WIB

Anime BEYBLADE X Resmi Masuki Bey Kingdom Arc, Tayang 9 Oktober

Anime BEYBLADE X Resmi Masuki Bey Kingdom Arc, Tayang 9 Oktober

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 12:00 WIB

Anak Purbaya Sebut Ada 'Mafia Ancam Presiden' Di Balik Pemecatan Menkeu

Anak Purbaya Sebut Ada 'Mafia Ancam Presiden' Di Balik Pemecatan Menkeu

Video | Kamis, 17 September 2026 | 12:00 WIB

Proyek PSEL Bogor Raya 1 Resmi Dimulai, Target Olah 500 Ribu Ton Sampah per Tahun

Proyek PSEL Bogor Raya 1 Resmi Dimulai, Target Olah 500 Ribu Ton Sampah per Tahun

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 11:59 WIB

Bosan dengan Malioboro? Ini 5 Tempat Healing Murah di Jogja

Bosan dengan Malioboro? Ini 5 Tempat Healing Murah di Jogja

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 11:59 WIB

×