Di Tengah Arsitektur Modern, Komunitas Ini Berupaya Menjaga Rumah Vernakular

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 16 Juni 2026 | 10:54 WIB
Di Tengah Arsitektur Modern, Komunitas Ini Berupaya Menjaga Rumah Vernakular
Potret Kegiatan Ekpedisi Mandar Tahun 2024 (Dok.pribadi/Arsitektur Hijau)

Suara.com - Rumah-rumah tradisional yang dahulu menjadi identitas berbagai daerah di Indonesia kini semakin sulit ditemukan. Di banyak wilayah, bangunan yang lahir dari budaya, kondisi alam, hingga kebiasaan masyarakat setempat mulai tergantikan oleh rumah-rumah modern dengan desain yang seragam. Perubahan ini dinilai membuat identitas arsitektur lokal perlahan memudar.

Kondisi tersebut menjadi perhatian Komunitas Arsitektur Hijau, organisasi yang dibentuk mahasiswa arsitektur Universitas Katolik Parahyangan dan telah berdiri selama hampir empat dekade. Komunitas ini berfokus pada pelestarian arsitektur vernakular Indonesia melalui kegiatan dokumentasi dan publikasi.

Ketua Arsitektur Hijau Angkatan ke-40, Avril Silvio Brasdia, mengatakan arsitektur vernakular memiliki nilai yang tidak dimiliki bangunan modern karena lahir dari karakter dan konteks suatu daerah.

“Bangunan atau ruang yang tercipta dari arsitektur vernakular tentunya bisa memberikan nilai lokal yang dimasukkan ke dalam desainnya, sehingga ketika nanti kita melihat desain-desain vernakular kita jadi bisa mengenali. Misalnya, oh desain ini dibangun di Pulau Kalimantan,” ujar Avril.

Menurutnya, perkembangan arsitektur modern membuat banyak masyarakat memilih bangunan yang dinilai lebih praktis dan mudah dibangun dengan material industri. Akibatnya, ciri khas lokal yang selama ini membentuk identitas suatu wilayah mulai berkurang karena bentuk bangunan menjadi semakin seragam.

Perubahan tersebut, kata Avril, terlihat dalam salah satu ekspedisi yang dilakukan angkatan sebelumnya di Desa Oesosole, Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur. Saat melakukan pengamatan, tim menemukan sebagian besar rumah di desa tersebut telah menggunakan material modern. Hanya tersisa satu rumah yang masih mempertahankan bentuk vernakular secara utuh.

Meski begitu, masyarakat setempat disebut masih mempertahankan sistem pengukuran ruang tradisional yang diwariskan secara turun-temurun.

Bagi Arsitektur Hijau, kondisi tersebut menunjukkan pentingnya pendokumentasian sebelum jejak arsitektur lokal benar-benar hilang. Dokumentasi tidak hanya dilakukan untuk menyimpan data, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai kekayaan arsitektur Nusantara.

“Tujuan utama kita itu adalah untuk menjadi wadah pelestarian arsitektur vernakular, yang dimana kita itu mewujudkannya melalui pendokumentasian dan juga pempublikasian arsitektur vernakular. Itu adalah fokus kita yang dilandasi dengan semangat yaitu demi ilmu dan masyarakat,” jelas Avril.

baca juga

Hasil dokumentasi kemudian diterjemahkan dalam berbagai bentuk publikasi dan pameran agar pengetahuan tersebut dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas.

“Setelah kita mendapatkan ilmu, kita juga mempunyai kewajiban untuk menerjemahkan dan memamerkan agar dapat mengedukasi masyarakat akan pengetahuan arsitektur, terutama arsitektur Nusantara,” lanjutnya.

Melalui upaya tersebut, Arsitektur Hijau berharap nilai budaya yang terkandung dalam arsitektur vernakular tetap hidup di tengah perkembangan zaman. Sebab, pelestarian arsitektur vernakular tidak hanya soal menjaga keberadaan bangunan tradisional, tetapi juga mempertahankan identitas budaya yang melekat di dalamnya.

Avril pun mengajak masyarakat untuk lebih memperhatikan nilai lokal yang ada di sekitar.

“Peka-pekalah terhadap budaya di sekitar kita, nilai lokal di sekitar kita, karena sebenarnya budaya itu sendiri bisa menjadi identitas yang memberikan kita keunikan di tengah kemodernisasian ini,” tutupnya.

Penulis: Natasha Suhendra

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kurangi Emisi Tak Selalu Butuh Teknologi Baru: Pelajaran dari Arsitektur Vernakular di Indonesia

Kurangi Emisi Tak Selalu Butuh Teknologi Baru: Pelajaran dari Arsitektur Vernakular di Indonesia

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:05 WIB

Tren Arsitektur Hijau 2026: Material Eco-Friendly Jadi Standar Baru Bangunan

Tren Arsitektur Hijau 2026: Material Eco-Friendly Jadi Standar Baru Bangunan

Lifestyle | Sabtu, 25 April 2026 | 23:30 WIB

Kembali Digelar, ARCH:ID 2026 Angkat Arsitektur sebagai Ekosistem Kolaboratif

Kembali Digelar, ARCH:ID 2026 Angkat Arsitektur sebagai Ekosistem Kolaboratif

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 22:10 WIB

Terkini

Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak

Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak

Sumbar | Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang

Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang

Sumsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:50 WIB

Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue

Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:27 WIB

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:33 WIB

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara

Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus

Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus

Riau | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:32 WIB

BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah

BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026

Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026

Sumsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:27 WIB

×