Bye Baju Menumpuk! Ini Solusi Laundry Cerdas dan Estetik ala Urban Lifestyle Masa Kini

Vania Rossa

Rabu, 17 Juni 2026 | 21:41 WIB
Bye Baju Menumpuk! Ini Solusi Laundry Cerdas dan Estetik ala Urban Lifestyle Masa Kini
Ilustrasi laundry. (Shutterstock)
baca 10 detik
  • Alliance Laundry Systems meresmikan fasilitas pabrik dan pusat inovasi baru di Chonburi, Thailand, untuk meningkatkan standar teknologi pencucian.
  • Mesin Stax-X hadir dengan desain vertikal yang ringkas, berkapasitas besar, serta tahan lama untuk mendukung efisiensi bisnis laundry modern.
  • Perusahaan menyediakan dukungan ekosistem bisnis lengkap dan teknologi ramah lingkungan guna menghemat penggunaan air serta energi bagi pelanggan.

Suara.com - Pernah merasa akhir pekan habis cuma buat urusan mencuci dan menyetrika pakaian? Di tengah padatnya aktivitas warga kota besar, waktu luang rasanya jadi barang mewah. Makanya tak heran kalau layanan laundry—mulai dari laundromat self-service sampai aplikasi laundry on-demand—sekarang jadi bagian dari gaya hidup urban yang tak terpisahkan.

Melihat kebutuhan masyarakat yang ingin serba cepat tapi tetap peduli lingkungan, Alliance Laundry Systems (ALS) baru saja meningkatkan standar pengalaman mencuci lewat fasilitas pabrik dan pusat inovasi (STAR Lab) terbaru mereka di Chonburi, Thailand.

Lalu, apa hubungannya pabrik di Thailand dengan tumpukan baju kotor kamu di rumah? 

Efisiensi Waktu Tanpa Merusak Estetika Ruang

Bagi kamu yang hobi ke laundromat akhir pekan atau para pemilik usaha laundry kiloan dan waralaba, ada kabar baik. ALS menghadirkan Stax-X, inovasi mesin cuci dan pengering bertumpuk (stacked) yang super ringkas.

Desain vertikalnya pas banget buat konsep laundromat modern yang minimalis atau bisnis laundry dengan ruang terbatas. Tetap estetik tanpa bikin ruangan terasa sumpek!

Kemudian, dengan kapasitas besar dan cepat, yaitu kapasitas 14 kg dan 23 kg, membuat urusan mencuci bed cover tebal atau baju seminggu penuh bisa selesai dalam sekali proses tanpa drama.

Mesin-mesin ini (yang ada di bawah merek beken seperti Speed Queen, Huebsch, IPSO, dan Primus) juga dirancang di laboratorium riset canggih agar minim waktu mogok. Jadi, tak ada lagi cerita kamu kecewa karena mesin di laundry langganan lagi rusak.

Gaya Hidup Hijau: Bersih Pakaiannya, Sayang Buminya

baca juga

Gaya hidup sustainable alias ramah lingkungan sekarang bukan cuma tren, tapi sudah jadi kesadaran bersama. Menjawab hal itu, mesin-mesin generasi terbaru ini dibuat dengan teknologi presisi Jerman yang ramah lingkungan.

Tiap siklus pencucian dirancang untuk meminimalkan penggunaan air dan hemat energi. Jadi, selain pakaian bersih dan awet, kita juga ikut berkontribusi mengurangi jejak emisi lingkungan. Clean clothes, cleaner planet!

Dukungan Penuh Buat Mompreneur dan Pengusaha Muda

Tren beralih profesi jadi owner bisnis laundry juga lagi menjamur di kalangan milenial dan gen-Z. Nah, ALS tak cuma sekadar jual mesin yang awet sampai puluhan tahun, tapi juga menyediakan ekosistem purna jual yang lengkap di Indonesia.

Mulai dari bantuan memilih lokasi, desain tata letak laundromat yang nyaman, perawatan rutin, sampai garansi suku cadang, semuanya disiapkan. Jadi, buat kamu yang baru mau memulai bisnis sampingan (side hustle), prosesnya jadi minim stres dan bisa dijalankan dengan tenang.

Gaya Hidup Serba Praktis Bikin Layanan Laundry Makin Diminati. (Dok. ALS)
Gaya Hidup Serba Praktis Bikin Layanan Laundry Makin Diminati. (Dok. ALS)

"Selama lebih dari 118 tahun, Alliance Laundry Systems membangun reputasi berdasarkan kualitas, keandalan, dan inovasi berkelanjutan dalam industri laundry komersial. Pabrik kami di Thailand merupakan jawaban tentang bagaimana kami menerjemahkan kekuatan tersebut menjadi solusi cerdas dan efisien yang menjawab tantangan operasional sekaligus memberikan nilai tambah jangka panjang bagi investor dan pelaku usaha," ujar Managing Director Asia-Pacific, Alliance Laundry (Thailand) Co., Ltd., Ben Dobbs.

Menurutnya, pemanfaatan rekayasa canggih, manufaktur presisi tinggi, serta STAR Lab pertama di kawasan Asia Pasifik memungkinkan perusahaan menghadirkan produk yang mampu meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mendukung kebutuhan bisnis dalam jangka panjang.

Dan dengan teknologi canggih yang dirancang oleh raksasa laundry global yang sudah berpengalaman lebih dari 118 tahun dan melayani 150 negara, membuat kualitas pakaian kesayangan jelas berada di tangan yang aman!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RE3 For-E PNM Ubah Limbah Pakaian Menjadi Rantai Manfaat bagi Nasabah Laundry

RE3 For-E PNM Ubah Limbah Pakaian Menjadi Rantai Manfaat bagi Nasabah Laundry

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 21:00 WIB

Kurangi Limbah Deterjen, Binatu di Tangsel Gunakan Ekoenzim Buatan Sendiri

Kurangi Limbah Deterjen, Binatu di Tangsel Gunakan Ekoenzim Buatan Sendiri

Foto | Senin, 25 Mei 2026 | 18:26 WIB

Biaya Laundry 1 Pakaian Dalam Rudy Mas'ud Rp40 ribu, Warganet Kaget: Sempaknya Titan Kah?

Biaya Laundry 1 Pakaian Dalam Rudy Mas'ud Rp40 ribu, Warganet Kaget: Sempaknya Titan Kah?

Entertainment | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:46 WIB

Terkini

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:57 WIB

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:38 WIB

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:06 WIB

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:54 WIB

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:40 WIB

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:32 WIB

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:24 WIB

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:10 WIB

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:48 WIB

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:42 WIB

×