Menghidupkan Kembali Taman Kota: Upaya Ayo ke Taman Ubah Cara Warga Memanfaatkan Ruang Publik

Bimo Aria Fundrika

Senin, 22 Juni 2026 | 10:29 WIB
Menghidupkan Kembali Taman Kota: Upaya Ayo ke Taman Ubah Cara Warga Memanfaatkan Ruang Publik
Ayo ke Taman melakukan aktivasi ke Taman Cattleya berkolaborasi dengan Jakarta Future Festival pada Minggu, (7/6/26) (Dok. Pribadi/Vicka Rumanti)

Suara.com - Menggerakkan aksi kepedulian terhadap ruang publik di tengah ritme masyarakat metropolitan bukan perkara mudah. Di kota yang serba cepat, taman kerap dipandang sekadar pelengkap, bukan ruang yang benar-benar digunakan dan dirawat bersama.

Keresahan itulah yang melatarbelakangi lahirnya komunitas Ayo ke Taman pada 2013. Gerakan ini bermula ketika para pendirinya melihat potensi besar Taman Cattleya di Jakarta Barat, tetapi minim aktivitas dan pengunjung.

“Sayang banget ada taman yang sebenarnya bagus, tapi belum banyak orang yang tahu dan memanfaatkannya. Akhirnya kami bikin gerakan yang bisa mendorong orang lebih sering menggunakan taman,” ujar Koordinator Ayo ke Taman, Akhsan Inantama.

Pandemi Jadi Titik Balik Gerakan

Meski sudah berjalan bertahun-tahun, momentum yang memperluas jangkauan Ayo ke Taman justru datang saat pandemi Covid-19 membatasi aktivitas warga pada 2020.

Sebelum pandemi, komunitas yang digerakkan sekitar 10 relawan inti ini lebih banyak menjalankan aktivasi langsung di ruang publik. Ketika pembatasan sosial diberlakukan, aktivitas mereka sempat terhenti dan tim harus mencari cara baru agar gerakan tetap berjalan.

“Pas pandemi kita sempat mati gaya karena nggak bikin aktivitas. Tapi ternyata justru banyak orang yang kenal dari situ. Waktu itu kita mulai bikin webinar dan akhirnya aktivasi dilakukan secara online,” kenang Akhsan.

Perpindahan ke ruang digital yang awalnya dilakukan sebagai respons darurat ternyata membuka ruang baru. Diskusi dan edukasi daring yang mereka lakukan mulai menarik perhatian warga kota yang saat itu lebih banyak menghabiskan waktu di rumah.

Dari sana, muncul kesadaran bahwa taman tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetika kota, tetapi juga menjadi ruang sosial yang mendukung kualitas hidup dan kesehatan mental.

baca juga

Mengembalikan Taman sebagai Ruang Bersama

Bagi Ayo ke Taman, tantangan terbesar bukan sekadar mengajak orang datang ke taman, tetapi membangun kebiasaan untuk melihat ruang hijau sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Lewat berbagai aktivasi dan edukasi, komunitas ini mencoba menunjukkan bahwa ruang publik yang hidup bukan tercipta dari pembangunan semata, melainkan dari keterlibatan warga yang terus menggunakannya dan merawatnya bersama.

Ayo ke Taman melakukan aktivasi ke Taman Cattleya berkolaborasi dengan Jakarta Future Festival pada Minggu, (7/6/26) (Dok. Pribadi/Vicka Rumanti)
Ayo ke Taman melakukan aktivasi ke Taman Cattleya berkolaborasi dengan Jakarta Future Festival pada Minggu, (7/6/26) (Dok. Pribadi/Vicka Rumanti)

Modal sosial digital yang terbangun sejak tahun 2020 itu kini bertransformasi menjadi penggerak aksi nyata di lapangan.

Salah satunya terlihat dalam aksi park mapping di Taman Cattleya baru-baru ini. Dalam aksi turun ke lapangan, komunitas ini kebanjiran wajah-wajah baru yang sangat antusias. Mereka berdiskusi akrab, bahkan sempat melakukan hal random seperti memberi makan tutut di tepi danau taman bersama-sama dengan anak-anak yang sedang berkunjung.

Saat sesi pemaparan kelompok, kolaborasi multiperspektif dari para relawan baru ini melahirkan evaluasi yang kaya. Kelompok Fasilitas yang diwakili oleh Maya, misalnya, memberikan kritik tajam mengenai identitas taman yang tidak jelas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengapa Taman Kota Masih Dianggap Pelengkap? Komunitas Ini Ingin Ubah Cara Pandang Itu

Mengapa Taman Kota Masih Dianggap Pelengkap? Komunitas Ini Ingin Ubah Cara Pandang Itu

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:35 WIB

Jakarta Baru Punya 5,31 Persen Ruang Terbuka Hijau: Mengapa Warga Turun Tangan Kawal Taman Kota?

Jakarta Baru Punya 5,31 Persen Ruang Terbuka Hijau: Mengapa Warga Turun Tangan Kawal Taman Kota?

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:00 WIB

Membaca Jakarta dari Ruang Hijau: Catatan Sehari Bersama Ayo ke Taman

Membaca Jakarta dari Ruang Hijau: Catatan Sehari Bersama Ayo ke Taman

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2026 | 14:05 WIB

Terkini

Sunscreen atau Primer Dulu? Ini Panduan Skincare dan Makeup Tahan Lama

Sunscreen atau Primer Dulu? Ini Panduan Skincare dan Makeup Tahan Lama

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 17:35 WIB

Sabun Cuci Muka Apa yang Cocok untuk Kulit Berminyak? Ini 5 Pilihan dengan Klaim Kontrol Minyak

Sabun Cuci Muka Apa yang Cocok untuk Kulit Berminyak? Ini 5 Pilihan dengan Klaim Kontrol Minyak

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 17:05 WIB

4 Rekomendasi Loose Powder untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat sesuai Review

4 Rekomendasi Loose Powder untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat sesuai Review

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 16:25 WIB

4 Sabun Cuci Muka Wardah untuk Pori-Pori Besar Sesuai Klaim Produknya

4 Sabun Cuci Muka Wardah untuk Pori-Pori Besar Sesuai Klaim Produknya

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 15:58 WIB

Cerita Korban Little Aresha: Pernah Diikat, Dikurung di Ruang Gelap hingga Dipaksa Tidur di Lantai

Cerita Korban Little Aresha: Pernah Diikat, Dikurung di Ruang Gelap hingga Dipaksa Tidur di Lantai

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 15:51 WIB

4 Tips Mengatasi Sepatu Putih yang Menguning, Cukup Pakai Bahan Ini Bisa Kinclong Lagi

4 Tips Mengatasi Sepatu Putih yang Menguning, Cukup Pakai Bahan Ini Bisa Kinclong Lagi

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 15:40 WIB

Energi Bersih Tak Cukup Ramah Lingkungan, Tetapi Juga Harus Bisa Dipercaya

Energi Bersih Tak Cukup Ramah Lingkungan, Tetapi Juga Harus Bisa Dipercaya

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 15:22 WIB

Siapa Owner Parfum Scarlett? Ini Profil Pemilik Parfum Terlaris di Indonesia

Siapa Owner Parfum Scarlett? Ini Profil Pemilik Parfum Terlaris di Indonesia

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 15:15 WIB

4 Bedak Tabur Lokal Terbaik untuk Kulit Berjerawat, Ringan di Wajah dan Harga Terjangkau

4 Bedak Tabur Lokal Terbaik untuk Kulit Berjerawat, Ringan di Wajah dan Harga Terjangkau

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 14:13 WIB

Apakah Ukuran Sepatu Lari Harus Pas? Ini Penjelasan yang Benar

Apakah Ukuran Sepatu Lari Harus Pas? Ini Penjelasan yang Benar

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 14:12 WIB

×