- Kacamata anti radiasi berfungsi memfilter sinar biru dari perangkat digital untuk mengurangi kelelahan mata akibat paparan layar.
- Lensa photocromic otomatis berubah gelap saat terkena sinar matahari guna melindungi mata dari bahaya radiasi sinar UV.
- Teknologi lensa bluecromic hadir sebagai inovasi yang menggabungkan fitur anti radiasi dan photocromic dalam satu produk kacamata.
Mengutip dari Healthline, lensa photocromic sangat bermanfaat bagi mereka yang sering beraktivitas di luar ruangan (outdoor) namun tidak ingin repot berganti-ganti antara kacamata baca dan kacamata hitam (sunglasses).
3. Apakah Bisa Menggabungkan Keduanya? (Lensa Bluecromic)
Jika Anda adalah seorang pekerja kantoran yang sering menatap layar namun juga sering melakukan aktivitas di luar ruangan, Anda mungkin bertanya: "Apakah saya harus punya dua kacamata?"
Jawabannya adalah Lensa Bluecromic. Ini adalah inovasi terbaru di dunia optik yang menggabungkan fitur anti radiasi (sinar biru) dan fitur photocromic (berubah warna) dalam satu lensa.
Dengan lensa bluecromic, mata Anda terlindungi dari radiasi gadget sekaligus terlindungi dari teriknya sinar matahari.
4. Mana yang Harus Anda Pilih?
Pemilihan lensa kacamata sangat bergantung pada rutinitas harian Anda.
Pilih anti-radiasi jika Anda menghabiskan lebih dari 5 jam sehari di depan komputer atau smartphone, sering mengalami mata kering, dan jarang beraktivitas di bawah terik matahari.
Pilih Photocromic jika Anda memiliki mata yang sensitif terhadap cahaya matahari (photophobia), sering bepergian keluar masuk gedung, dan ingin kepraktisan tanpa harus membawa kacamata hitam tambahan.
Menjaga kesehatan mata adalah investasi jangka panjang. Sekarang setelah mengetahui perbedaannya, mana yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda? Kacamata anti radiasi atau photocromic?