- Beberapa kebiasaan hair care yang dianggap benar justru dapat membuat rambut kering, rapuh, bercabang, dan mudah rontok.
- Menurut pakar perawatan rambut Clelia Cecilia Angelon, cara mencuci, mengeringkan, dan menata rambut turut memengaruhi kesehatan rambut serta kulit kepala.
- Ini deretan kesalahan hair care yang perlu dihindari beserta cara memperbaikinya agar rambut tetap sehat, kuat, dan berkilau.
Suara.com - Merawat rambut sudah menjadi bagian dari rutinitas banyak orang untuk menjaga rambut tetap sehat, lembut, dan berkilau.
Namun tanpa disadari, beberapa kebiasaan hair care yang dianggap baik justru bisa memberikan dampak sebaliknya pada rambut.
Kesalahan dalam merawat rambut secara terus-menerus dapat membuat rambut menjadi kering, rapuh, bercabang, hingga mudah rontok.
Menurut pakar perawatan rambut Clelia Cecilia Angelon, kerusakan rambut tidak selalu disebabkan oleh penggunaan produk yang salah.
Cara mencuci, mengeringkan, menata, hingga memperlakukan rambut setelah keramas juga dapat memengaruhi kesehatan rambut dan kulit kepala dalam jangka panjang.
Kabar baiknya, berbagai kebiasaan yang berpotensi merusak rambut tersebut dapat diperbaiki dengan langkah-langkah sederhana.
Mengubah rutinitas hair care dan memilih perawatan yang lebih lembut dapat membantu menjaga rambut tetap sehat sekaligus mengurangi risiko kerusakan.
Apa saja kebiasaan hair care yang ternyata bisa merusak rambut? Melansir The Health Site, berikut lima kesalahan yang perlu dihindari berikut beserta cara memperbaikinya agar rambut tetap sehat, kuat, dan tampak lebih berkilau.
![Ilustrsi Perawatan Rambut. [pexels.com]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/10/23/93173-ilustrsi-perawatan-rambut.jpg)
1. Menggunakan Sampo yang Tidak Sesuai
Memilih sampo yang kurang tepat dapat menjadi salah satu penyebab rambut mudah rusak.
Menurut ahli, sampo konvensional yang mengandung surfaktan kuat seperti Sodium Lauryl Sulfate (SLS) dapat mengangkat minyak alami rambut secara berlebihan sehingga kulit kepala memproduksi lebih banyak minyak sebagai efek rebound.
Sebagai alternatif, pilih pembersih rambut yang lebih lembut dan memiliki kandungan saponin alami, seperti Jua atau Reetha.
Bahan-bahan tersebut mampu membersihkan kulit kepala secara menyeluruh tanpa menyebabkan iritasi, sekaligus membantu menjaga kesehatan rambut dalam jangka panjang.
2. Mengabaikan Perawatan Minyak dan Kulit Kepala
Perawatan minyak rambut telah lama digunakan dalam Ayurveda maupun berbagai pengobatan tradisional untuk menjaga rambut tetap kuat, sehat, dan berkilau.
Jika ritual ini diabaikan, rambut berisiko menjadi lebih rapuh, kusam, dan kehilangan kelembapan alaminya.
Merawat kulit kepala sama pentingnya dengan merawat batang rambut. Kulit kepala yang sehat dapat membantu menciptakan lingkungan yang ideal bagi pertumbuhan rambut yang lebih kuat dan sehat.
3. Memakai Produk dengan Bahan Kimia Tersembunyi
Label "alami" pada suatu produk belum tentu menjamin seluruh kandungannya benar-benar ramah untuk rambut.
Beberapa produk masih mengandung silikon, EDTA, maupun pewangi buatan yang dapat menempel pada batang rambut dan menghambat masuknya kelembapan.
Sebaiknya pilih produk dengan bahan-bahan alami yang lebih bersahabat untuk rambut. Kandungan seperti amla, shikakai, guarana, dan henna dikenal sebagai bahan alami yang dapat membantu merawat kesehatan rambut tanpa meninggalkan penumpukan residu.

4. Menggosok Rambut Basah dengan Handuk Kasar
Rambut berada dalam kondisi paling rentan saat masih basah sehingga lebih mudah patah dan rontok.
Menggosok rambut terlalu keras menggunakan handuk kasar atau menyisirnya dengan alat yang tidak sesuai dapat meningkatkan risiko kerusakan.
Keringkan rambut secara perlahan menggunakan kain katun yang lembut agar gesekan berkurang. Setelah itu, gunakan sisir bergigi lebar mulai dari ujung rambut ke arah atas, serta aplikasikan kondisioner untuk membantu mengurai kusut dengan lebih aman.
5. Mengabaikan Kesehatan Kulit Kepala
Kulit kepala merupakan fondasi utama bagi pertumbuhan rambut yang sehat. Jika tidak dirawat, folikel rambut dapat tersumbat sehingga memicu ketombe dan menghambat pertumbuhan rambut.
Ahli menyarankan pentingnya melakukan "detoksifikasi" kulit kepala secara berkala agar folikel tetap bersih.
Campuran bahan alami seperti Jaborandi, Jua, dan Reetha memiliki sifat antiseptik yang dapat membantu menjaga kebersihan kulit kepala sekaligus mendukung pertumbuhan rambut yang optimal.