Energi Bersih Tak Cukup Ramah Lingkungan, Tetapi Juga Harus Bisa Dipercaya

Vania Rossa

Senin, 13 Juli 2026 | 15:22 WIB
Energi Bersih Tak Cukup Ramah Lingkungan, Tetapi Juga Harus Bisa Dipercaya
Ilustrasi energi bersih (Freepik)
baca 10 detik
  • PT Surveyor Indonesia berperan penting melakukan pengujian, inspeksi, dan sertifikasi untuk memastikan keamanan serta kualitas energi di Indonesia.
  • Layanan TICC mencakup verifikasi mutu bahan bakar, biodiesel B40, hingga pemantauan kondisi mesin industri guna mencegah kegagalan operasional.
  • Penerapan standar dan verifikasi ini menjamin keandalan pasokan energi serta mendukung keberhasilan transisi menuju energi yang lebih bersih.

Sebab ketika kerusakan sudah terjadi, kerugiannya sering kali bukan lagi jutaan rupiah, melainkan miliaran, bahkan triliunan.

Bayangkan jika sebuah pembangkit listrik harus berhenti beroperasi karena kerusakan yang sebenarnya dapat dideteksi sejak awal. Atau alat berat di lokasi tambang mengalami kegagalan mesin ketika proses produksi sedang berlangsung. Belum lagi jika kapal pengangkut bahan bakar mengalami gangguan akibat kualitas pelumas yang tidak sesuai.

Risikonya bukan hanya kerugian finansial, tetapi juga terganggunya pasokan energi yang dibutuhkan masyarakat.

Hal serupa juga berlaku pada bahan bakar.

Masyarakat mungkin mengenal Pertamina, SPBU, atau terminal BBM. Namun, tidak banyak yang mengetahui bahwa sebelum bahan bakar sampai ke tangan konsumen, ada proses panjang untuk memastikan kualitas dan kuantitasnya sesuai standar.

Di sinilah peran Testing, Inspection, Certification, and Consultancy (TICC) menjadi sangat penting.

Melalui pengujian laboratorium, inspeksi lapangan, sertifikasi, hingga konsultasi teknis, sistem TICC memastikan bahwa setiap mata rantai dalam industri energi bekerja sesuai regulasi dan memenuhi standar keselamatan.

Di Indonesia, salah satu perusahaan yang menjalankan fungsi tersebut adalah PT Surveyor Indonesia.

Perusahaan ini bekerja di balik layar, melakukan berbagai layanan assurance mulai dari pengujian mutu bahan bakar dan pelumas, verifikasi kualitas biodiesel B40, inspeksi aset industri, pemantauan kondisi transformator, hingga sertifikasi produk agar memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI).

baca juga

Pekerjaan tersebut mungkin tidak pernah terlihat oleh masyarakat. Namun, hasilnya dapat dirasakan setiap hari.

Kendaraan dapat beroperasi lebih andal, pembangkit listrik bekerja lebih stabil, sementara berbagai industri mampu menekan risiko kerusakan yang berpotensi menimbulkan kerugian besar.

Peran seperti ini juga semakin penting seiring berkembangnya teknologi energi.

Menurut Vice President Divisi Bisnis Strategis Oil, Gas, and Renewable Energy PT Surveyor Indonesia, Mahfud Arifin, ketahanan energi tidak lagi hanya ditentukan oleh ketersediaan pasokan. Yang tidak kalah penting adalah memastikan kualitas, keselamatan, serta kepatuhan terhadap standar pada setiap tahapan proses.

Ke depan, kebutuhan tersebut diperkirakan akan semakin meningkat. Bukan hanya karena penggunaan biodiesel yang terus berkembang, tetapi juga karena hadirnya kendaraan listrik, pembangkit energi terbarukan, hingga perdagangan karbon yang seluruhnya membutuhkan sistem verifikasi yang transparan dan dapat dipercaya.

Perubahan itu juga sedang terjadi di tingkat global.

Industri TICC kini tidak lagi sekadar identik dengan inspeksi manual. Berbagai perusahaan mulai memanfaatkan analisis data, predictive maintenance, sertifikasi digital, hingga verifikasi aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) untuk membantu industri mengambil keputusan yang lebih cepat dan akurat.

Artinya, pengujian bukan lagi sekadar memastikan suatu produk memenuhi standar hari ini. Pengujian juga membantu memprediksi risiko yang mungkin muncul di masa depan.

Pada akhirnya, keberhasilan transisi energi tidak hanya bergantung pada teknologi yang semakin canggih. Kepercayaan adalah fondasi yang sama pentingnya.

Kepercayaan bahwa biodiesel yang digunakan masyarakat memiliki kualitas yang konsisten. Kepercayaan bahwa pembangkit listrik bekerja dalam kondisi aman. Kepercayaan bahwa setiap produk energi yang sampai ke tangan masyarakat telah melalui proses pengujian dan verifikasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Selama ini, proses-proses tersebut berlangsung jauh dari sorotan publik. Tidak terlihat seperti panel surya yang berdiri megah atau mobil listrik yang melaju tanpa suara. Namun justru di balik pekerjaan yang senyap itulah keberlanjutan dibangun.

Sebab, energi yang baik bukan hanya energi yang berhasil diproduksi. Energi yang benar-benar berkelanjutan adalah energi yang dapat dipercaya—aman digunakan, berkualitas, dan tetap andal setiap kali masyarakat membutuhkannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Distribusi BBM Kini Gunakan AI, Begini Caranya

Distribusi BBM Kini Gunakan AI, Begini Caranya

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:20 WIB

Riset ITS Kembangkan Bensin Sawit: Seberapa Besar Peluangnya Menggantikan BBM Fosil?

Riset ITS Kembangkan Bensin Sawit: Seberapa Besar Peluangnya Menggantikan BBM Fosil?

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:38 WIB

Dibalik Megaproyek B50: Siapkah Indonesia Mengatur Ulang Ekosistem Energinya?

Dibalik Megaproyek B50: Siapkah Indonesia Mengatur Ulang Ekosistem Energinya?

Your Say | Senin, 13 Juli 2026 | 10:37 WIB

Terkini

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna

3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain

Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain

Bola | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'

Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi

Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:51 WIB

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke

Bri | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:43 WIB

Polri Gandeng Garda Satya NKRI Jaga Kamtibmas dan Ketahanan Masyarakat

Polri Gandeng Garda Satya NKRI Jaga Kamtibmas dan Ketahanan Masyarakat

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Menunggu Desember: Apa yang Masih Mengganjal dari RUU Perampasan Aset?

Menunggu Desember: Apa yang Masih Mengganjal dari RUU Perampasan Aset?

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Karhutla Makin Membara di Kalteng, Hotspot Bertambah 876 Jadi 5.391 Titik

Karhutla Makin Membara di Kalteng, Hotspot Bertambah 876 Jadi 5.391 Titik

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:42 WIB

5 Sifat dan Karakter Utama Zodiak Cancer Pria, Hangat di Balik Kesan yang Misterius

5 Sifat dan Karakter Utama Zodiak Cancer Pria, Hangat di Balik Kesan yang Misterius

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:35 WIB

×