- Laporan Brand Footprint 2026 menempatkan Indomie sebagai merek FMCG paling sering dipilih konsumen Indonesia sepanjang tahun ini.
- Persaingan pasar semakin sengit karena jumlah merek meningkat, sehingga hanya 44 persen merek yang berhasil mencatatkan pertumbuhan.
- Strategi menarik pembeli baru serta inovasi produk menjadi kunci utama bagi merek untuk bertahan di pasar Indonesia.
Kini, mereka mencakup 41 persen dari seluruh merek yang dipantau, naik dari 39 persen pada tahun sebelumnya. Bahkan, lebih dari separuh brand kecil tersebut berhasil mencatatkan pertumbuhan.
Hal ini menunjukkan konsumen Indonesia semakin terbuka mencoba produk baru, terutama yang menawarkan inovasi, harga terjangkau, dan solusi yang sesuai dengan kebutuhan sehari-hari.

Beberapa brand menjadi contoh bagaimana strategi tersebut berhasil diterapkan. Desaku, misalnya, melanjutkan tren pertumbuhan selama tiga tahun berturut-turut berkat ragam bumbu dan rempah yang lengkap, kemasan sachet yang terjangkau, serta distribusi yang kuat di pasar tradisional. Strategi itu berhasil menarik lebih dari enam juta pembeli baru.
Sementara Baby Happy memperkuat posisinya lewat inovasi kemasan sachet, promosi buy more save more, serta perluasan distribusi di toko tradisional, e-commerce, hingga toko perlengkapan bayi. Dalam setahun terakhir, brand ini berhasil menggaet sekitar 1,7 juta pembeli baru.
Marketing Lead Worldpanel Indonesia Corina Fajriyani menjelaskan, Brand Footprint terus menunjukkan bahwa pertumbuhan yang berkelanjutan datang dari kemampuan memahami kebutuhan konsumen dan tetap relevan dalam kehidupan sehari-hari.
"Brand yang berkinerja terbaik adalah mereka yang terus menarik pembeli baru sekaligus memberikan lebih banyak alasan bagi konsumen untuk memilih produknya," tutup Corina.