- Waktu terbaik menyemprotkan parfum ke anggota badan adalah setelah mandi .
- Sebelum memakai parfum sebaiknya menggunakan pelembap dan deodoran.
- Jarak ideal menyemprot parfum yakni sekitar 20 hingga 25 sentimeter dari badan.
Satu kali semprotan sering kali belum cukup, terutama jika menggunakan parfum dengan konsentrasi ringan seperti Eau de Toilette (EDT) atau Eau de Cologne (EDC).
Sebagai panduan, semprotkan sekitar 2–3 kali pada titik yang sama atau beberapa titik nadi. Namun, hindari penggunaan berlebihan karena aroma yang terlalu kuat justru bisa mengganggu orang lain. Sesuaikan jumlah semprotan dengan konsentrasi parfum dan aktivitas yang akan dilakukan.
5. Fokus pada Titik Nadi
Titik nadi merupakan area tubuh yang memiliki suhu lebih hangat sehingga membantu menyebarkan aroma parfum secara perlahan sepanjang hari.
Beberapa area yang direkomendasikan antara lain pergelangan tangan, leher, belakang telinga, dada bagian atas, serta belakang lutut.
Saat memakai parfum di pergelangan tangan, hindari menggosokkannya setelah disemprot karena gesekan dapat mempercepat penguapan dan mengubah karakter aroma parfum.
6. Hindari Menyemprot Langsung ke Pakaian
Sebagian orang memilih menyemprot parfum ke pakaian agar wanginya lebih awet. Padahal, cara ini kurang disarankan karena aroma parfum umumnya dirancang untuk bereaksi dengan suhu dan minyak alami kulit.
Selain itu, kandungan alkohol dan minyak pada parfum juga berpotensi meninggalkan noda atau merusak serat kain tertentu.
Agar performa parfum lebih maksimal, semprotkan langsung ke kulit pada titik-titik nadi, lalu biarkan mengering secara alami tanpa digosok.