Dari Bibimbap hingga Jollof Rice, Ini 5 Makanan Tradisional yang Jadi Rahasia Nutrisi Atlet Elite

Dinda Rachmawati

Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:33 WIB
Dari Bibimbap hingga Jollof Rice, Ini 5 Makanan Tradisional yang Jadi Rahasia Nutrisi Atlet Elite
Bibimbap (Pixabay/changupn)
baca 10 detik
  • Dr. Luigi Gratton menyatakan bahwa makanan tradisional warisan leluhur sebenarnya telah menerapkan prinsip nutrisi atlet elite.
  • Berbagai hidangan tradisional dunia seperti bibimbap dan paella terbukti menyediakan kombinasi nutrisi seimbang untuk mendukung energi tubuh.
  • Komposisi bahan pangan utuh pada resep rumahan dapat menjadi fondasi gaya hidup sehat bagi siapa saja.

Suara.com - Banyak orang mengira pola makan atlet profesional identik dengan suplemen, makanan berteknologi tinggi, atau menu khusus yang dirancang di laboratorium. 

Padahal, menurut Dr. Luigi Gratton, Vice President of Health and Wellness Herbalife, rahasia nutrisi atlet justru sudah lama hadir dalam berbagai makanan tradisional yang diwariskan turun-temurun.

"Makanan yang dahulu dimasak oleh nenek kita, di dapurnya, dengan resep dan bahan-bahan yang diwariskan secara turun-temurun sesungguhnya jauh lebih dekat dengan prinsip nutrisi atlet elite daripada yang kita bayangkan," ujar Dr. Luigi Gratton.

Menurutnya, berbagai kuliner tradisional memiliki konsep yang kini dikenal sebagai Performance Plate, yaitu kombinasi karbohidrat, protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral yang membantu menjaga energi sekaligus mempercepat pemulihan tubuh.

Berikut lima hidangan tradisional dari berbagai belahan dunia yang ternyata sejalan dengan pola makan atlet profesional.

1. Bibimbap Korea, Semangkuk Nutrisi Lengkap

Bibimbap menjadi contoh sempurna menu seimbang. Dalam satu mangkuk terdapat nasi sebagai sumber karbohidrat, aneka sayuran kaya serat dan vitamin, daging sapi tanpa lemak sebagai protein, serta telur yang melengkapi kebutuhan gizi.

Di kawasan Asia, konsumsi sup miso dan penggunaan kunyit juga menjadi pelengkap yang bermanfaat bagi kesehatan pencernaan serta membantu mengurangi peradangan setelah berolahraga.

2. Huevos Rancheros, Menu Sederhana yang Kaya Protein

baca juga

Dari Meksiko hadir huevos rancheros, yaitu telur yang disajikan bersama nasi dan kacang-kacangan. Kombinasi tersebut menghasilkan protein berkualitas sekaligus karbohidrat yang mudah dicerna.

Menu ini cocok dikonsumsi sebelum berolahraga sebagai sumber energi maupun setelah latihan untuk membantu pemulihan otot.

3. Paella Mediterania, Rahasia Pola Makan Paling Sehat

Pola makan Mediterania telah lama dikenal sebagai salah satu yang paling menyehatkan. Salah satu contohnya adalah paella khas Spanyol yang memadukan nasi, makanan laut atau ayam, serta sayuran dalam satu sajian.

Ditambah penggunaan minyak zaitun yang kaya lemak tak jenuh dan omega-3, hidangan ini menjadi pilihan ideal untuk menjaga kesehatan sekaligus mendukung performa fisik.

4. Hummus dan Kurma, Energi Alami dari Timur Tengah

Timur Tengah memiliki banyak makanan yang kaya gizi, seperti hummus berbahan kacang arab dan tahini yang menjadi sumber protein nabati serta lemak sehat.

Sementara itu, kurma menjadi camilan favorit karena mengandung gula alami yang cepat diserap tubuh serta kalium yang membantu menjaga keseimbangan cairan, sehingga cocok dikonsumsi sebelum beraktivitas.

5. Jollof Rice Afrika, Menu Harian yang Bernutrisi

Afrika juga memiliki hidangan lengkap berupa jollof rice, yaitu nasi berbumbu tomat yang disajikan bersama ayam atau ikan panggang.

Ada pula shakshuka, telur yang dimasak dalam saus tomat berbumbu. Kedua menu ini menyediakan karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan tubuh untuk tetap bertenaga sepanjang hari.

Menurut Dr. Luigi Gratton, pelajaran terpenting bukanlah mengikuti menu atlet secara persis, melainkan memahami prinsip di baliknya.

"Ketika Anda menyaksikan para pemain terbaik dunia berlaga, ingatlah bahwa makanan yang mereka konsumsi untuk mendukung performa sebenarnya tidak jauh berbeda dengan hidangan yang ada di dapur kita sendiri. Fondasinya sudah ada sejak dulu, dunia olahraga hanya memberikan nama baru bagi prinsip tersebut," tambah dia.

Artinya, resep rumahan yang diwariskan nenek bukan sekadar makanan tradisional. Selama disusun dengan komposisi yang seimbang dan menggunakan bahan pangan utuh, hidangan tersebut dapat menjadi fondasi gaya hidup sehat bagi siapa saja, baik atlet maupun masyarakat yang ingin tetap aktif setiap hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Pajeon Biasa! Ini 5 Fakta Menarik Padakjeon, Pancake Korea Tinggi Protein yang Lagi Viral

Bukan Pajeon Biasa! Ini 5 Fakta Menarik Padakjeon, Pancake Korea Tinggi Protein yang Lagi Viral

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:29 WIB

Polisi Tutup Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya

Polisi Tutup Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 09:55 WIB

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Terkini

Perjalanan Hidup 'Si Leher Beton' Dibongkar dalam Serial Dokumenter TYSON

Perjalanan Hidup 'Si Leher Beton' Dibongkar dalam Serial Dokumenter TYSON

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 18:25 WIB

3 Rekomendasi Jam Tangan Garmin untuk Pelari Pemula, Harga di Bawah Rp5 Juta

3 Rekomendasi Jam Tangan Garmin untuk Pelari Pemula, Harga di Bawah Rp5 Juta

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 18:21 WIB

Ketika Dengue Menggerus Dompet Keluarga: Ada Biaya yang Tak Masuk Tanggungan BPJS

Ketika Dengue Menggerus Dompet Keluarga: Ada Biaya yang Tak Masuk Tanggungan BPJS

Health | Sabtu, 19 September 2026 | 18:20 WIB

3 Zodiak yang Paling Rentan Kena Manipulasi saat Pacaran dengan Cancer

3 Zodiak yang Paling Rentan Kena Manipulasi saat Pacaran dengan Cancer

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 18:15 WIB

Ulasan Drama Dinner Mate: Menemukan Ruang Pulih setelah Patah Hati

Ulasan Drama Dinner Mate: Menemukan Ruang Pulih setelah Patah Hati

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 18:10 WIB

Hadir 15 Oktober, Kate Wyler Hadapi Krisis Politik di The Diplomat Season 4

Hadir 15 Oktober, Kate Wyler Hadapi Krisis Politik di The Diplomat Season 4

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 18:05 WIB

Apa Itu Vape Etomidate yang Bikin Jule Ditangkap Polisi? Kenali Bahaya dan Efeknya

Apa Itu Vape Etomidate yang Bikin Jule Ditangkap Polisi? Kenali Bahaya dan Efeknya

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 17:56 WIB

Lubang Bekas Tambang Jadi Sumber Air Warga, Dicari Skema Aman

Lubang Bekas Tambang Jadi Sumber Air Warga, Dicari Skema Aman

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 17:50 WIB

KEHATI Dorong Kebijakan Iklim Integrasikan Perlindungan Keanekaragaman Hayati

KEHATI Dorong Kebijakan Iklim Integrasikan Perlindungan Keanekaragaman Hayati

Jabar | Sabtu, 19 September 2026 | 17:48 WIB

Rebutan Lahan Lap Kaca Berujung Berdarah: Pengamen Kemoceng di Lamongan Tikam Rekan Sendiri

Rebutan Lahan Lap Kaca Berujung Berdarah: Pengamen Kemoceng di Lamongan Tikam Rekan Sendiri

Jatim | Sabtu, 19 September 2026 | 17:48 WIB

×