- Memilih sunscreen untuk kulit kering tidak cukup hanya memperhatikan angka SPF dan PA, tetapi juga jenis serta formulanya agar kulit tetap nyaman.
- Secara umum, sunscreen terbagi menjadi physical/mineral sunscreen dan chemical sunscreen, dengan karakteristik yang berbeda.
- Artikel ini membahas perbedaan keduanya serta panduan memilih sunscreen yang sesuai untuk kulit kering agar tetap terlindungi dari sinar UV.
Menurut dr. Annisa, lapisan yang dibentuk physical sunscreen berisiko menyumbat pori-pori pada kulit yang rentan berjerawat sehingga chemical sunscreen lebih sesuai untuk kondisi tersebut.
Jika kulit kering juga terlihat kusam atau memiliki bruntusan maupun jerawat yang tidak meradang, dr. Annisa menyarankan mempertimbangkan chemical sunscreen dengan kandungan niacinamide.
Kandungan tersebut dapat membantu mencerahkan kulit, menyamarkan flek hitam, meredakan peradangan, sekaligus membantu mengontrol minyak berlebih.
Namun, ada pengecualian untuk jerawat yang sedang meradang. Dr. Annisa menyarankan pemilik kondisi tersebut memilih sunscreen seperti untuk kulit sensitif, yaitu physical sunscreen, karena peradangan dapat mengurangi fungsi skin barrier dan membuat kulit lebih rentan mengalami iritasi.

Tips Memilih Sunscreen untuk Kulit Kering Menurut Dokter
Merangkum keterangan di atas dan penjelasan lebih lanjut dari dr. Annisa Anjani, berikut tips memilih sunscreen untuk kulit kering:
1. Pilih Minimal SPF 30 dan PA+++
Sunscreen untuk kulit kering sebaiknya memiliki minimal SPF 30 dan PA+++. SPF menunjukkan perlindungan terhadap UVB, sedangkan PA menunjukkan tingkat perlindungan terhadap UVA.
Menurut dr. Annisa, SPF 30 sudah dapat menjadi pilihan untuk penggunaan di Indonesia, tetapi SPF 50 lebih disarankan bagi orang yang sering beraktivitas di luar ruangan atau memiliki masalah pigmentasi.
2. Cari Kandungan Humektan dan Ceramide
Kulit kering membutuhkan perhatian lebih terhadap kelembapan. Dr. Annisa menyarankan sunscreen yang mengombinasikan humektan dan ceramide karena humektan membantu menghidrasi kulit, sedangkan ceramide merupakan komponen yang membantu menjaga kelembapan dan skin barrier.
Beberapa contoh humektan yang disebutkan dalam panduan tersebut adalah hyaluronic acid dan glycerin. Jika tidak menemukan kombinasi humektan dan ceramide, sunscreen dengan emolien lain juga dapat dipertimbangkan.
3. Utamakan Tekstur Krim
Tekstur juga penting bagi pemilik kulit kering. Dr. Annisa menyarankan memilih sunscreen bertekstur krim karena umumnya memiliki kadar pelembap yang lebih tinggi dibandingkan beberapa jenis tekstur lainnya.
Dengan demikian, selain melihat angka SPF dan jenis sunscreen, perhatikan pula apakah teksturnya terasa nyaman dan tidak membuat kulit semakin kering setelah digunakan.
4. Pilih Physical Sunscreen untuk Kulit Kering dan Sensitif
Jika kulit kering juga sensitif dan mudah mengalami kemerahan atau rasa perih, physical sunscreen dapat menjadi pilihan. Dr. Annisa menyarankan mempertimbangkan produk yang juga memiliki soothing agent, seperti CICA atau colloidal oatmeal.
Meski begitu, keberadaan soothing agent bukan syarat mutlak. Menurut dr. Annisa, fungsi utama sunscreen tetap memberikan perlindungan terhadap paparan sinar UV.
5. Pilih Chemical Sunscreen Jika Kulit Kering Disertai Jerawat
Untuk kulit kering yang juga rentan berjerawat, chemical sunscreen dapat menjadi pilihan. Jenis ini tidak membentuk lapisan fisik seperti physical sunscreen sehingga menurut dr. Annisa lebih sesuai untuk kulit kering yang berjerawat.
Jika kondisi kulit juga kusam atau mengalami bruntusan, pertimbangkan chemical sunscreen yang mengandung niacinamide. Dr. Annisa menyarankan memperhatikan posisi niacinamide dalam daftar kandungan, terutama jika ingin mendapatkan manfaat tambahannya.
6. Gunakan Sunscreen 30 Menit Sebelum Beraktivitas di Luar
Bukan hanya jenis dan kandungan, waktu pemakaian juga perlu diperhatikan. Dr. Annisa menyarankan pemilik kulit kering menggunakan sunscreen 30 menit sebelum keluar rumah agar produk memiliki waktu untuk meresap sebelum terpapar sinar matahari.
Sunscreen juga tetap perlu digunakan setiap hari, termasuk ketika memiliki kulit kering. Penggunaan yang konsisten menjadi bagian penting dari perlindungan kulit terhadap dampak paparan sinar UV.
Jadi, kulit kering tidak harus selalu menggunakan physical maupun chemical sunscreen. Pilihannya perlu disesuaikan dengan kondisi kulit: physical sunscreen lebih direkomendasikan untuk kulit kering yang sensitif, sedangkan chemical sunscreen dapat dipertimbangkan untuk kulit kering yang disertai bruntusan atau jerawat yang tidak meradang.
Selain menentukan jenisnya, jangan lupa memperhatikan SPF, PA, kandungan pelembap, tekstur, serta kondisi kulit. Dengan begitu, sunscreen tidak hanya membantu melindungi kulit dari sinar UV, tetapi juga tetap nyaman digunakan pada kulit yang cenderung kering.