Target Revitalisasi Tambak Pantura 20.000 Hektare, Pemerintah Baru Siapkan 6.000 Hektare

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 15 September 2026 | 17:05 WIB
Target Revitalisasi Tambak Pantura 20.000 Hektare, Pemerintah Baru Siapkan 6.000 Hektare
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) dalam rapat koordinasi di Kementerian Kelautuan dan Perikanan, Jakarta pada Selasa (15/9/2026). [Suara.com/Yaumal]
baca 10 detik
  • Pemerintah merevitalisasi 6.000 hektare tambak terbengkalai di Pantura Jawa untuk meningkatkan produktivitas sektor perikanan.
  • Menko Pangan Zulkifli Hasan mengumumkan pembangunan 5.000 Kampung Nelayan Merah Putih di Jakarta pada Selasa (15/9/2026).
  • Program pembangunan fasilitas nelayan dan budidaya ikan di 40.000 desa bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin.

Suara.com - Pemerintah akan melaksanakan program revitalisasi tambak di kawasan pantau utara (Pantura) Jawa. Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), mengungkapkan bahwa target awal program ini mencapai 20.000 hektare, namun lahan yang baru tersedia baru mencakup 6.000 hektare.

"Tadinya 20.000, tetapi yang siap yang siap baru 6.000. Yang lain masalah tanah sedang kita selesaikan," kata Zulhas usai menggelar rapat koordinasi di Kementerian Kelautuan dan Perikanan, Jakarta pada Selasa (15/9/2026).

Zulhas menjelaskan, program revitalisasi tersebut menyasar tambak-tambak yang tidak lagi produktif dan terbengkalai.

"Tambak-tambak yang sudah ada tidak produktif lagi. Terbengkalai ini akan direvitalisasi," jelasnya.

Bersamaan dengan itu, pemerintah pemerintah juga akan membangun 5000 Kampung Nelayan Merah Putih hingga 2026. Adapun tujuan pembangunannya guna meningkatkan kesejahteraan para nelayan.

Zulhas menyebut bahwa nelayan saat ini masuk dalam kategori desil I dengan nilai tukar nelayan sebesar 103.

Ilustrasi nelayan (unsplash.com/Matan Levanon)
Ilustrasi nelayan (unsplash.com/Matan Levanon)

"Oleh karena itu, nelayan yang tadi yang paling miskin, yang nilai tukarnya 103, ini mendapat perhatian khusus program-program-program yang prioritas dan dipercepat," jelasnya.

Adapun Kampung Nelayan Merah Putih akan dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti balai lelang, akses kapal, cold storage, bengkel, pabrik es, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN), hingga koperasi guna memperluas akses pasar.

Selain kampung nelayan, dan revitalisasi tambak, pemerintah juga menyiapkan program budidaya ikan tematik. Sesuai target, budidaya ikan tematik akan dibangun di 40.000 desa.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Kebut MBG di Daerah 3T, Target Papua hingga Maluku Tuntas Pekan Ini

Pemerintah Kebut MBG di Daerah 3T, Target Papua hingga Maluku Tuntas Pekan Ini

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:10 WIB

Kopdes Merah Putih Siap Pasok Lele ke MBG, Siapkan 250 Kg untuk Masing-masing SPPG

Kopdes Merah Putih Siap Pasok Lele ke MBG, Siapkan 250 Kg untuk Masing-masing SPPG

Video | Selasa, 04 Agustus 2026 | 14:53 WIB

Perintah Prabowo: Orang Tua Siswa Kaya Raya Boleh Tolak MBG

Perintah Prabowo: Orang Tua Siswa Kaya Raya Boleh Tolak MBG

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 14:39 WIB

Putus Peran Tengkulak, Kopdes Bakal Jadi Penampung Tangkapan Nelayan

Putus Peran Tengkulak, Kopdes Bakal Jadi Penampung Tangkapan Nelayan

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 07:05 WIB

Beda dari Bos Agrinas, Menteri Zulhas Akui Pengadaan Kipas Angin Rp1,8 Triliun Akan Dicek BPK

Beda dari Bos Agrinas, Menteri Zulhas Akui Pengadaan Kipas Angin Rp1,8 Triliun Akan Dicek BPK

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:23 WIB

Bukan Koperasi Biasa, Kopdes Infrastruktur Pemerintah untuk Salurkan Bantuan

Bukan Koperasi Biasa, Kopdes Infrastruktur Pemerintah untuk Salurkan Bantuan

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:47 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×