- Dapur perlu ditata dengan baik karena dalam Feng Shui, penataannya dipercaya dapat menciptakan suasana rumah yang lebih harmonis dan nyaman.
- Posisi kulkas, kompor, dan bak cuci piring perlu diperhatikan karena masing-masing dikaitkan dengan unsur berbeda.
- Artikel ini membahas letak kulkas dan kompor yang baik menurut Feng Shui, sekaligus tips penataan dapur berdasarkan Good Housekeeping.
Suara.com - Dapur bukan hanya menjadi tempat untuk memasak, tapi juga salah satu area penting dalam rumah yang perlu ditata dengan baik.
Dalam Feng Shui, penataan dapur dipercaya dapat membantu menciptakan suasana yang lebih harmonis dan nyaman.
Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah posisi peralatan utama seperti kulkas, kompor, dan bak cuci piring.
Ketiganya sebaiknya tidak diletakkan sembarangan karena masing-masing dikaitkan dengan unsur yang berbeda dalam Feng Shui.
Lantas, di mana letak kulkas dan kompor yang baik menurut Feng Shui?
Melansir Good Housekeeping, berikut penjelasan mengenai aturan penataan keduanya sekaligus beberapa tips Feng Shui dapur yang bisa diterapkan.
Letak Kulkas dan Kompor yang Baik Menurut Feng Shui

Dalam Feng Shui, salah satu konsep yang dapat digunakan untuk menata dapur adalah aturan segitiga dapur (kitchen triangle).
Konsep ini menempatkan kulkas, bak cuci piring, dan kompor sebagai tiga titik sudut segitiga sehingga aktivitas memasak menjadi lebih nyaman dan efisien.
Menurut desainer interior sekaligus ahli Feng Shui, Jennifer A. Emmer, jarak antara masing-masing peralatan tersebut idealnya sekitar 1,8 sampai 2,4 meter atau 6-8 kaki.
"Jarak ini memberikan kenyamanan maksimal dan meminimalkan gerakan yang berulang-ulang," jelas Jennifer A. Emmer.
Sementara itu, Reiko Gomez, pakar Feng Shui dan desainer interior, menekankan pentingnya keseimbangan jarak antara kulkas, bak cuci piring, dan kompor.
Dengan penempatan yang seimbang, dapur diharapkan terasa lebih nyaman dan produktif digunakan.
Selain memperhatikan jarak, hindari menempatkan kulkas atau bak cuci piring tepat di sebelah kompor.
Dalam prinsip Feng Shui, bak cuci piring mewakili unsur air, sedangkan kompor mewakili unsur api sehingga kedua unsur tersebut dianggap kurang harmonis jika ditempatkan berdampingan.
Jadi, jika memungkinkan, buatlah jarak di antara kulkas, kompor, dan bak cuci piring.
Tidak harus membentuk segitiga yang sempurna, tetapi susunannya sebaiknya tetap memberikan ruang gerak yang nyaman sekaligus tidak menempatkan unsur air dan api terlalu berdekatan.
Tips Feng Shui Dapur

Selain mengatur posisi kulkas dan kompor, berikut tips Feng Shui untuk menciptakan dapur yang lebih seimbang:
1. Terapkan aturan segitiga dapur
Tempatkan kulkas, bak cuci piring, dan kompor sebagai tiga titik utama dalam alur kerja dapur. Berikan jarak yang cukup di antara ketiganya agar aktivitas memasak lebih nyaman dan tidak banyak melakukan gerakan berulang.
2. Jangan menempatkan bak cuci piring tepat di sebelah kompor
Dalam Feng Shui, bak cuci piring mewakili air, sedangkan kompor mewakili api. Memberikan jarak di antara keduanya dianggap dapat membantu menciptakan keseimbangan unsur di dapur.
3. Hadirkan unsur kayu hidup
Tanaman hidup atau kebun tanaman herbal dapat digunakan untuk menghadirkan unsur kayu dalam dapur. Menurut Gomez, living wood atau kayu hidup memiliki energi yang lebih kuat.
4. Perhatikan posisi kompor
Sebaiknya kompor ditempatkan pada posisi yang memungkinkan orang yang sedang memasak melihat orang atau aktivitas di dalam ruangan.
Jika posisi kompor membuat Anda harus membelakangi ruangan, cermin dapat dipasang di area yang memungkinkan Anda melihat bagian belakang.
5. Gunakan benda reflektif di belakang kompor
Jika kompor menghadap ke dinding, cermin atau benda reflektif dapat ditempatkan pada area backsplash. Dalam Feng Shui, cermin di belakang tungku juga dipercaya secara simbolis dapat menggandakan kekayaan.
6. Seimbangkan lima unsur Feng Shui
Kelima unsur tersebut dapat direpresentasikan melalui benda-benda di dapur, seperti air melalui bak cuci piring, api melalui kompor, kayu melalui kabinet atau meja kayu, logam melalui peralatan dan perangkat keras, serta tanah melalui marmer, granit, ubin dinding, dan lantai.
7. Jaga dapur tetap rapi dan bebas dari barang menumpuk
Menurut pakar Feng Shui Dana Claudat, dapur yang tertata tidak hanya terlihat lebih nyaman, tetapi juga membantu menciptakan suasana yang lebih positif. Karena itu, area seperti pantry, kulkas, laci, dan kabinet juga sebaiknya ikut dirapikan.
8. Maksimalkan pencahayaan
Cahaya alami dapat membuat dapur terasa lebih hidup, sedangkan pencahayaan pada area kerja membantu aktivitas memasak. Kombinasi lampu utama, lampu kerja, dan lampu aksen juga dapat digunakan untuk menciptakan pencahayaan yang lebih seimbang.
9. Sediakan tempat untuk meletakkan belanjaan
Area khusus untuk menaruh bahan makanan setelah berbelanja dapat membuat alur aktivitas di dapur lebih mudah dan tidak terasa penuh. Cara ini juga membantu menjaga dapur tetap terorganisasi.
10. Pilih dekorasi yang mendukung unsur Feng Shui
Tanaman hijau, permukaan marmer atau beton, material logam, hingga elemen kayu dapat digunakan untuk menghadirkan berbagai unsur ke dalam dapur.
Pada akhirnya, Feng Shui dapat dijadikan panduan penataan ruang, bukan aturan mutlak yang harus diterapkan pada setiap rumah.
Yang terpenting, posisi kulkas dan kompor tetap aman, memiliki ventilasi yang baik, tidak mengganggu sirkulasi, serta memberikan ruang yang nyaman untuk beraktivitas.