- Penyanyi remaja Amagra merilis album terbaru berjudul Butterflies bersama label Ninenote Music untuk membangun karakter musikalnya.
- Album berisi tujuh lagu ini mengangkat tema universal tentang cinta, emosi remaja, serta proses menerima berbagai fase kehidupan.
- Proses penggarapan album melibatkan produser Aminoto Kosin, Irvnat, dan musisi internasional untuk memperluas eksplorasi musik Amagra.
Bagi Amagra, gambaran itu merepresentasikan sesuatu yang terlihat kecil dan lembut, tetapi sebenarnya memiliki kekuatan untuk menghasilkan pengaruh yang luar biasa.
Konsep tersebut kemudian dipadukan dengan gagasan “Badai Perasaan”, yang menggambarkan berbagai gejolak emosi dalam perjalanan seseorang.
Melalui album ini, Amagra menuangkan berbagai perasaan yang pernah dilaluinya, mulai dari kebahagiaan, kesedihan, kerinduan, hingga proses menerima dan berdamai dengan setiap fase kehidupan.
Visual album pun mengikuti perjalanan tersebut. Nuansa yang lebih gelap menggambarkan fase ketika seseorang berada dalam “badai” perasaan, sementara sosok kupu-kupu tetap hadir sebagai simbol harapan, gerak, dan kekuatan.
Perjalanan visual itu kemudian bergerak menuju suasana yang lebih hangat melalui rangkaian visualizer.
Pemilihan nama Butterflies juga dianggap merepresentasikan karakter Amagra. Sederhana dan indah, tetapi memiliki kekuatan di baliknya.
Seperti Amagra yang tampil dengan karakter lembut namun berani menentukan warna musiknya sendiri, album ini membawa pesan bahwa sesuatu yang indah tidak selalu berarti rapuh.
Tujuh Lagu, Beragam Cerita
Butterflies terdiri dari tujuh lagu utama, yakni “Butterflies”, “Masih Rindu”, “Big Girls Don't Cry”, “Bilang Saja”, “Jalan Buntu”, “Ribbons in the Sky”, dan “Sing”.
Ketujuh lagu tersebut membawa spektrum emosi yang beragam dan menjadi bagian dari perjalanan Amagra dalam menjadikan musik sebagai medium yang personal sekaligus dekat dengan pendengar.
Perjalanan tersebut melanjutkan capaian Amagra sejak debut profesionalnya. Hingga kini, karya-karyanya telah menghasilkan lebih dari 800 ribu streams di Spotify.
Lagu Amagra juga telah digunakan dalam lebih dari 20 ribu postingan di media sosial dengan total lebih dari 226 juta views.
Pengalamannya turut mencakup kolaborasi internasional dan proyek bersama orkestra.
Melalui Butterflies, Amagra ingin melanjutkan perjalanan tersebut dengan karya yang semakin merepresentasikan dirinya.
Album ini menjadi ruang bagi Amagra untuk menunjukkan bahwa menjadi penyanyi muda bukan berarti harus selalu mengikuti apa yang sedang ramai. Ia justru memilih membangun karakter melalui musik, cerita, dan emosi yang memang ingin disampaikannya.
Bersama Ninenote Music, Amagra pun ingin terus mengembangkan karya yang mengutamakan kualitas, karakter, dan cerita yang dapat bertahan lebih lama dari sekadar tren sesaat. Butterflies menjadi salah satu langkah dalam perjalanan tersebut.