- Penelitian membuktikan bahwa penggunaan tabir surya setiap hari tidak menyebabkan tubuh mengalami kekurangan Vitamin D.
- Sinar UVB tetap dapat menembus kulit karena tabir surya tidak mampu memblokir radiasi secara total.
- Masyarakat dianjurkan tetap memakai tabir surya demi mencegah kanker kulit serta menjaga asupan Vitamin D.
2. Konsumsi Makanan Kaya Vitamin D
Sinar matahari bukanlah satu-satunya sumber. Anda bisa melengkapi kebutuhan nutrisi ini melalui pola makan yang sehat. Beberapa sumber makanan alami yang kaya akan Vitamin D meliputi:
- Ikan berlemak seperti salmon, makarel, dan sarden.
- Kuning telur.
- Hati sapi.
- Jamur yang terpapar sinar UV.
3. Pilih Produk Makanan yang Diperkaya (Fortifikasi)
Banyak produk di supermarket yang kini telah ditambahkan Vitamin D di dalamnya.
Periksalah label nutrisi pada produk seperti susu sapi, susu kedelai, jus jeruk, atau sereal sarapan untuk memastikan Anda mendapatkan asupan tambahan dari apa yang Anda konsumsi sehari-hari.
4. Pertimbangkan Suplemen
Bagi mereka yang tinggal di daerah dengan sedikit sinar matahari atau memiliki kondisi medis tertentu, suplemen Vitamin D bisa menjadi solusi efektif.
Namun, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu guna mengetahui dosis yang tepat sesuai dengan kadar Vitamin D dalam darah.
Kesimpulannya, menjaga kesehatan kulit dengan sunscreen dan memenuhi kebutuhan Vitamin D bukanlah dua hal yang saling bertentangan.
Kamu tetap bisa menggunakan sunscreen setiap hari untuk mencegah risiko kanker kulit sambil tetap mendapatkan manfaat "vitamin sinar matahari" melalui paparan singkat yang aman serta pola makan yang bergizi. Jadi, jangan ragu untuk mengoleskan tabir surya sebelum beraktivitas hari ini!