- Merek Melissa memperkenalkan koleksi sepatu dan aksesori berbahan vegan Melflex pada pameran di Jakarta.
- GM Marketing Melissa Indonesia, Sara Calista, menyatakan koleksi ini memperkuat sejarah dengan inovasi siluet modern.
- Koleksi terbaru yang dibanderol mulai harga Rp950.000 ini menawarkan berbagai pilihan desain transparan dan berwarna berani.
Suara.com - Tren fashion terus berputar. Sesuatu yang pernah populer puluhan tahun lalu bisa kembali hadir dengan wajah baru dan terasa relevan dengan gaya masa kini. Salah satunya adalah jelly shoes, alas kaki berbahan plastik yang kini semakin berkembang, baik dari sisi desain maupun penggunaannya.
Jelly shoes memiliki perjalanan panjang dalam industri fashion. Melissa menjadi salah satu nama yang lekat dengan perkembangan kategori tersebut sejak memperkenalkan Melissa Aranha pada 1979. Berawal dari interpretasi sandal bergaya fisherman, material PVC kemudian diolah menjadi bagian dari fashion statement.
Kini, karakter khas jelly shoes kembali diterjemahkan dalam berbagai siluet. Transparansi, warna-warna bold, tekstur, serta desain yang playful membuatnya tidak lagi terbatas pada sandal kasual. Elemen jelly juga mulai hadir dalam bentuk tas dan sepatu dengan karakter yang lebih beragam.
GM Marketing Melissa Indonesia, Sara Calista, mengatakan perkembangan tersebut tetap membawa identitas yang sudah melekat selama puluhan tahun.
“Jelly Collection hadir untuk memperkuat histori yang telah dibentuk sambil terus mendorong inovasi melalui siluet yang lebih modern, dan kini juga tersedia dalam koleksi footwear dan aksesoris,” ujar Sara.
Menurutnya, unsur transparan, warna berani, kenyamanan, dan desain playful masih menjadi bagian penting dari koleksi terbaru. “Tetap menjadi DNA dalam koleksi terbaru yang menginterpretasikan desain ikonik dalam desain, bentuk dan finishing yang lebih relevan dengan konsumen saat ini,” lanjutnya.
Dalam koleksi terbarunya, karakter tersebut terlihat melalui beberapa pilihan. Melissa Beachwear, misalnya, menawarkan sandal jepit berbahan Melflex® yang ringan dan fleksibel dengan permainan gradasi warna mencolok.
Ada pula Melissa Mirror Bag yang membawa material transparan ke ranah aksesori. Bentuknya ringkas dengan tali selempang sehingga dapat digunakan untuk berbagai aktivitas, sekaligus memberikan aksen berbeda pada penampilan.
Untuk gaya yang lebih feminin, Melissa Nabeela hadir dengan hak transparan setinggi 8,5 cm dan detail dekoratif pada bagian atas. Sementara Melissa Agata memadukan wedge, elemen transparan, serta detail anyaman.
Di sisi lain, Melissa Possession mempertahankan nuansa klasik melalui desain fisherman yang sudah menjadi salah satu siluet ikonik. Model ini menunjukkan bagaimana desain lama masih dapat memiliki tempat di tengah perkembangan tren.
Seluruh koleksi tersebut menggunakan Melflex®, bahan vegan PVC milik Melissa yang dirancang fleksibel dan tangguh. Brand tersebut juga menyebut seluruh produknya menggunakan material vegan tanpa melibatkan hewan dalam proses produksinya.
Eksplorasi jelly juga dibawa ke ranah seni melalui acara Melissa The Original Jelly di Jakarta. Mengusung “Jelly Through The Eyes”, acara tersebut memadukan fashion, seni, dan desain, termasuk karya fotografi Yohan Liliyani dan Celsy Sabilla serta penampilan Andien dan Kumyka.
Dengan beragam interpretasi tersebut, jelly shoes kini tampaknya bukan sekadar tren nostalgia. Material yang dulu sederhana justru terus menemukan bentuk baru dan menawarkan cara berbeda untuk bermain dengan gaya.
Bagi yang tertarik mengeksplorasi koleksinya, Jelly Collection tersedia di situs Melissa dengan harga mulai dari Rp950.000.