Apa Arti Rating PA+ hingga PA++++ pada Sunscreen? Ini Lho Urgensinya untuk Kulit Indonesia

Yasinta Rahmawati

Selasa, 01 September 2026 | 19:15 WIB
Apa Arti Rating PA+ hingga PA++++ pada Sunscreen? Ini Lho Urgensinya untuk Kulit Indonesia
ilustrasi memakai sunscreen. (Magnific)
baca 10 detik
  • Label PA pada kemasan tabir surya berfungsi sebagai standar internasional untuk mengukur tingkat perlindungan kulit dari radiasi sinar UVA.
  • Masyarakat Indonesia yang tinggal di iklim tropis memerlukan perlindungan sinar UVA untuk mencegah penuaan dini dan hiperpigmentasi.
  • Tingkat proteksi PA bervariasi dari PA+ hingga PA++++, di mana rating tertinggi mampu memblokir radiasi hingga lebih dari 95 persen.

Suara.com - Label PA atau Protection Grade of UVA pada kemasan sunscreen merupakan standar internasional untuk mengukur tingkat perlindungan kulit dari sengatan radiasi sinar UVA.

Di Indonesia yang beriklim tropis dengan paparan sinar matahari intens sepanjang tahun, memahami arti dari rating PA+ hingga PA++++ sangat krusial untuk mencegah penuaan dini dan hiperpigmentasi.

Seperti yang diketahui, sinar UVA mampu menembus lapisan kulit terdalam serta dapat menembus kaca jendela secara konsisten.

Menggunakan sunscreen dengan PA tinggi adalah investasi anti-aging terbaik.

Oleh karena itu, penggunaan sunscreen dengan rating PA yang tepat merupakan kebutuhan harian masyarakat Indonesia demi menjaga kesehatan jaringan kulit jangka panjang.

Tingkat Perlindungan Rating PA pada Sunscreen

Berikut adalah penjelasan detail mengenai arti peringkat tersebut dan urgensinya untuk kulit masyarakat di Indonesia.

PA+ (Perlindungan UVA Ringan)

Rating PA+ memberikan proteksi tingkat dasar terhadap paparan sinar UVA. Tingkatan ini cocok untuk penggunaan singkat di dalam ruangan dengan paparan cahaya matahari yang sangat minim.

Meskipun memberikan perlindungan, daya tahannya sangat terbatas dari risiko penuaan dini. Pemilik kulit sensitif di wilayah tropis biasanya membutuhkan tingkat proteksi yang lebih tinggi dari sekadar PA+.

PA++ (Perlindungan UVA Sedang)

Rating PA++ menawarkan tingkat perlindungan sedang dari bahaya radiasi UVA. Kategori ini cukup ideal bagi pekerja kantoran yang beraktivitas di dalam ruangan dengan jendela kaca.

baca juga

Format PA++ mampu menahan radiasi UVA yang memicu flek hitam ringan. Namun, perlindungannya belum maksimal jika dipakai untuk kegiatan luar ruangan yang terpapar matahari langsung.

PA+++ (Perlindungan UVA Tinggi)

Rating PA+++ menyajikan perlindungan tingkat tinggi yang sangat direkomendasikan untuk iklim Indonesia. Produk dengan indikator ini efektif menangkal pembentukan garis halus dan masalah penuaan dini.

Standardisasi PA+++ sangat cocok untuk aktivitas harian di luar rumah seperti berkendara atau berolahraga ringan. Kandungan ini mampu menjaga elastisitas kulit dari kerusakan akibat paparan sinar radiasi.

PA++++ (Perlindungan UVA Sangat Tinggi)

Rating PA++++ adalah level perlindungan tertinggi terhadap radiasi UVA saat ini. Tingkatan ini mampu memblokir radiasi sinar UVA hingga lebih dari 95 persen secara optimal.

Kategori ini sangat penting bagi masyarakat Indonesia yang sering beraktivitas di bawah terik matahari ekstrem. Perlindungan maksimalnya mencegah hiperpigmentasi berat, kerusakan DNA kulit, serta risiko kanker kulit secara efektif.

Seberapa Penting untuk Kulit Indonesia?

Untuk masyarakat yang tinggal di Indonesia atau wilayah tropis tepat di garis khatulistiwa, peringkat PA sangat penting bahkan bersifat wajib karena alasan berikut:

1. Indeks UV yang Tinggi Sepanjang Tahun

Indonesia memiliki paparan sinar matahari yang intens sepanjang tahun. Indeks UV di Indonesia seringkali mencapai kategori Extreme (skala 11+) pada siang hari.

Tanpa perlindungan PA yang memadai, risiko kerusakan DNA kulit menjadi sangat besar.

2. Karakteristik Kulit Masyarakat Indonesia

Kebanyakan orang Indonesia memiliki kulit tan atau sawo matang (Tipe Fitzpatrick III-V). Jenis kulit ini secara alami memiliki lebih banyak melanin yang melindungi dari terbakar (UVB), namun sangat rentan terhadap hiperpigmentasi akibat sinar UVA.

Paparan UVA tanpa PA yang kuat akan membuat bekas jerawat lebih sulit hilang dan memicu munculnya melasma (flek hitam yang lebar).

3. Mencegah "Photoaging"

Sinar matahari di Indonesia sangat kuat sehingga proses penuaan kulit akibat cahaya (photoaging) terjadi lebih cepat dibandingkan orang yang tinggal di daerah sub-tropis.

Rekomendasi untuk Penggunaan di Indonesia

  • Aktivitas Dalam Ruangan: Minimal gunakan PA+++. Ini cukup untuk melindungi kulit dari sinar UVA yang masuk melalui jendela atau saat keluar sebentar untuk makan siang.
  • Aktivitas Luar Ruangan/Pantai: Sangat disarankan menggunakan PA++++. Mengingat posisi Indonesia yang dekat dengan matahari, perlindungan maksimal diperlukan untuk mencegah kerusakan sel yang permanen.

Jika kamu hidup di Indonesia, jangan hanya melihat angka SPF-nya saja. Pastikan sunscreen yang kamu pakai memiliki label PA+++ atau PA++++ untuk memastikan kulit tetap kencang, bebas flek hitam, dan sehat dalam jangka panjang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2 Rekomendasi Sunscreen Tahan Air untuk Berenang dan Diving Bebas Oxybenzone

2 Rekomendasi Sunscreen Tahan Air untuk Berenang dan Diving Bebas Oxybenzone

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 17:15 WIB

Sunscreen Skintific Kemasan Pink Cocok untuk Jenis Kulit Apa? Intip Keunggulannya!

Sunscreen Skintific Kemasan Pink Cocok untuk Jenis Kulit Apa? Intip Keunggulannya!

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 15:46 WIB

Bedanya Sunscreen Parasol Oren vs Hijau: Mana yang Lebih Cocok Buat Kulit Berjerawat?

Bedanya Sunscreen Parasol Oren vs Hijau: Mana yang Lebih Cocok Buat Kulit Berjerawat?

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 15:46 WIB

Terkini

Peran Fahd A Rafiq: Orang Kepercayaan Nusron Wahid, Tampung Uang Gratifikasi Miliaran Rupiah!

Peran Fahd A Rafiq: Orang Kepercayaan Nusron Wahid, Tampung Uang Gratifikasi Miliaran Rupiah!

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:47 WIB

Kabut Asap Pekat, Siswa di Pekanbaru Kembali Belajar Jarak Jauh

Kabut Asap Pekat, Siswa di Pekanbaru Kembali Belajar Jarak Jauh

Riau | Selasa, 15 September 2026 | 20:46 WIB

Hasil Pemeriksaan Masih Berjalan, Jenazah di Enggano Belum Teridentifikasi Jurnalis Hilang

Hasil Pemeriksaan Masih Berjalan, Jenazah di Enggano Belum Teridentifikasi Jurnalis Hilang

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:44 WIB

Pit Stop Tahap II 2026 Rampung, Kilang Plaju Perkuat Keandalan dan Ekonomi Lokal

Pit Stop Tahap II 2026 Rampung, Kilang Plaju Perkuat Keandalan dan Ekonomi Lokal

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 20:42 WIB

Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?

Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 20:40 WIB

Cara Gampang Dapat Saldo Gratis Rp50.000 dari BRI, Langsung Bulan Ini

Cara Gampang Dapat Saldo Gratis Rp50.000 dari BRI, Langsung Bulan Ini

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 20:39 WIB

Pemerintah Tetapkan Libur Nasional 2027 18 hari, Cuti Bersama 8 Hari

Pemerintah Tetapkan Libur Nasional 2027 18 hari, Cuti Bersama 8 Hari

Video | Selasa, 15 September 2026 | 20:35 WIB

MBG Tetap Jalan Meski Sekolah di Kaltim Diliburkan karena Asap Karhutla

MBG Tetap Jalan Meski Sekolah di Kaltim Diliburkan karena Asap Karhutla

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:22 WIB

Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil

Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil

Banten | Selasa, 15 September 2026 | 20:19 WIB

Sebut Rentan Dikriminalisasi, PERKAPI Minta DPR Prioritaskan RUU Profesi Kurator

Sebut Rentan Dikriminalisasi, PERKAPI Minta DPR Prioritaskan RUU Profesi Kurator

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:19 WIB

×