Cara Membersihkan Kipas Angin Tanpa Dibongkar, Praktis dan Gak Ribet

Nur Khotimah

Rabu, 02 September 2026 | 13:20 WIB
Cara Membersihkan Kipas Angin Tanpa Dibongkar, Praktis dan Gak Ribet
Ilustrasi kipas angin kotor. (Pexels/Dhuong Nhan)
baca 10 detik
  • Kipas angin mudah dipenuhi debu yang menempel pada baling-baling dan jaring pelindung karena sering digunakan.
  • Debu yang menumpuk dapat mengganggu kenyamanan dan membuat beban putar baling-baling lebih berat.
  • Membersihkan kipas tidak selalu harus dibongkar karena ada beberapa cara praktis menggunakan alat yang mudah ditemukan di rumah.

Suara.com - Kipas angin menjadi salah satu alat elektronik yang sering digunakan setiap hari, terutama ketika cuaca sedang panas.

Karena terus menggerakkan udara, kipas juga mudah menangkap debu yang kemudian menempel pada baling-baling dan jaring pelindungnya.

Jika dibiarkan terlalu lama, debu yang menumpuk dapat membuat kipas terlihat kotor dan mengurangi kenyamanan saat digunakan.

Penumpukan debu yang berlebihan juga dapat membuat beban putar baling-baling semakin berat sehingga berpotensi meningkatkan panas pada dinamo.

Oleh karena itu, penting untuk rutin membersihkan kipas angin agar performa tetap terjaga. Tapi hal ini kerap diabaikan oleh beberapa orang karena malas ribet membongkar kipas angin hanya untuk membersihkannya.

Padahal membersihkan kipas tidak harus selalu dilakukan dengan membongkar bagian jaring dan baling-baling. Ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan menggunakan alat yang mudah ditemukan di rumah.

Cara ini cocok untuk Anda yang ingin membersihkan kipas dengan cepat tanpa repot melepas banyak bagian. Lantas, bagaimana cara membersihkan kipas angin tanpa dibongkar?

Berikut beberapa cara membersihkan kipas angin tanpa membongkarnya yang dirangkum dari panduan di laman Sanken dan Toshiba Lifestyle.

Ilustrasi kipas angin (Freepik/jcomp)
Ilustrasi kipas angin (Freepik/jcomp)

Cara 1: Manual Pakai Alat Pembersih

1. Cabut kabel kipas dari stopkontak

baca juga

Sebelum mulai membersihkan, pastikan kipas sudah dalam kondisi mati dan kabelnya dicabut dari stopkontak. Langkah ini penting untuk mencegah risiko sengatan listrik maupun korsleting saat kipas terkena proses pembersihan.

2. Gunakan kemoceng atau kuas panjang

Bersihkan debu yang menempel pada jaring pelindung dan sela-sela baling-baling menggunakan kemoceng atau kuas panjang. Jika debu sudah cukup tebal dan menempel kuat, kuas dapat membantu mengangkat kotoran dengan lebih efektif.

3. Manfaatkan vacuum cleaner atau hair dryer

Untuk menjangkau bagian yang sulit dibersihkan, gunakan vacuum cleaner dengan ujung kecil atau hair dryer. Jika menggunakan vacuum cleaner, pilih daya isap rendah. Sedangkan hair dryer sebaiknya diatur pada mode udara dingin agar tidak merusak bagian plastik kipas.

4. Lap bagian luar dengan kain microfiber

Setelah debu terangkat, gunakan kain microfiber yang sedikit dibasahi untuk membersihkan permukaan jaring pelindung dan bagian baling-baling yang dapat dijangkau. Hindari membuat kain terlalu basah agar tidak ada cairan yang masuk ke bagian mesin.

Ilustrasi kipas angin berdiri terbaik 2025 (Google Studio AI)
Ilustrasi kipas angin. (Google Studio AI)

Cara 2: Pakai Larutan Pembersih

1. Gunakan larutan pembersih untuk noda membandel

Untuk kotoran yang sulit dihilangkan, panduan di laman Toshiba Lifestyle menyarankan campuran air dan cuka putih dengan perbandingan 1:1.

Larutan tersebut sebaiknya disemprotkan terlebih dahulu ke kain microfiber, bukan langsung ke kipas, kemudian gunakan kain untuk mengusap bagian yang kotor.

2. Gunakan metode kantong plastik untuk debu yang tebal

Laman Sanken juga memberikan metode alternatif lain dengan membuat larutan dari dua sendok makan sabun cuci piring cair, dua sendok makan cuka putih, satu sendok makan baking soda, serta air hangat.

Larutan kemudian disemprotkan ke jaring dan baling-baling, tetapi jangan sampai mengenai bagian belakang yang terdapat dinamo.

3. Lalu, bungkus kepala kipas dengan kantong plastik

Setelah bagian yang kotor dibasahi larutan, bungkus kepala kipas menggunakan kantong plastik besar dan ikat bagian bawahnya.

Dalam panduan Sanken, kipas kemudian dinyalakan dengan kecepatan tinggi selama sekitar lima menit agar debu yang telah dilunakkan terlepas dari baling-baling dan menempel pada bagian dalam plastik.

Agar debu tidak menumpuk terlalu tebal, lakukan pembersihan secara rutin, setidaknya seminggu sekali. Jika kipas digunakan setiap hari atau berada di lingkungan yang berdebu, frekuensi pembersihan dapat ditingkatkan.

Jangan lupa juga untuk meletakkan kipas di area dengan sirkulasi udara yang baik dan jauh dari sumber debu berlebihan.

Ketika tidak digunakan dalam waktu lama, kipas juga dapat ditutup untuk membantu mencegah debu kembali menumpuk.

Nah, bagaimana? Membersihkan kipas angin tanpa membongkarnya ternyata cukup praktis dan tidak membutuhkan banyak peralatan, bukan?

Yang terpenting, selalu cabut kabel dari stopkontak sebelum membersihkan dan jangan menyemprotkan cairan langsung ke bagian motor atau dinamo kipas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kipas Angin Imatsu MDF Harganya Berapa? Dijuluki yang Termahal hingga Belasan Juta

Kipas Angin Imatsu MDF Harganya Berapa? Dijuluki yang Termahal hingga Belasan Juta

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 13:15 WIB

6 Kipas Angin Cosmos Termurah 2026, Hemat dan Adem di Musim Kemarau

6 Kipas Angin Cosmos Termurah 2026, Hemat dan Adem di Musim Kemarau

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 10:50 WIB

Tak Perlu AC, 3 Review Kipas Angin Berdiri Awet Ini Bisa Bikin Ruangan Sejuk Seketika

Tak Perlu AC, 3 Review Kipas Angin Berdiri Awet Ini Bisa Bikin Ruangan Sejuk Seketika

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 07:15 WIB

Terkini

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

×