Anak di Bawah Umur Tusuk Ojol di Kalideres Gara-gara Tak Mau Bayar Ongkos

Muhamad Yasir

Rabu, 02 September 2026 | 21:01 WIB
Anak di Bawah Umur Tusuk Ojol di Kalideres Gara-gara Tak Mau Bayar Ongkos
Ilustrasi - Pengemudi ojek online menunggu penumpang. ANTARA FOTO/Fauzan/aww/pri.
baca 10 detik
  • Anak di bawah umur melukai pengemudi ojek online di Kalideres, Jakarta Barat.
  • Peristiwa penusukan terjadi akibat pelaku menolak membayar ongkos perjalanan setelah diantar dari Kapuk.
  • Korban menolak membuat laporan kepolisian sehingga pihak berwenang berencana mengembalikan pelaku kepada orang tuanya.

Suara.com - Seorang anak di bawah umur diamankan polisi setelah melukai pengemudi ojek online (ojol) menggunakan pisau di kawasan Kalideres, Jakarta Barat. Aksi itu dilakukan setelah korban menagih ongkos perjalanan yang belum dibayar.

Kanit Reskrim Polsek Kalideres AKP Rachmad Wibowo menegaskan, kasus tersebut merupakan penganiayaan, bukan pembegalan.

"Itu penganiayaan (bukan begal)," kata Rachmad saat dikonfirmasi, Rabu (2/9/2026).

Rachmad menjelaskan, peristiwa bermula ketika anak tersebut memesan ojol dari wilayah Kapuk, Cengkareng. Sesampainya di kawasan Kalideres, pengemudi meminta pembayaran sesuai ongkos perjalanan.

Namun, anak tersebut menolak membayar. Perselisihan kemudian berujung pada aksi penusukan terhadap pengemudi ojol.

"Begitu sampai lokasi kawasan Kalideres, ditagih pembayarannya oleh ojol, enggak dikasih oleh anak di bawah umur ini. Akhirnya dilukain si korban itu. Bukan dibegal," ungkapnya.

Menurut Rachmad, pelaku menggunakan senjata tajam jenis pisau untuk melukai korban. Akibatnya, korban mengalami luka di bagian pelipis, meski kondisinya tidak parah.

"Intinya dia naik ojek, enggak mau bayar," tutur dia.

Polisi masih menyelidiki alasan anak tersebut membawa pisau dan menggunakannya untuk melukai korban.

baca juga

Sementara Kapolsek Kalideres Kompol Rihold Sihotang menyebut korban memilih tidak membuat laporan polisi atas kejadian tersebut.

Karena korban enggan melapor, polisi berencana menyerahkan anak tersebut kembali kepada orang tuanya.

"Korban enggak mau bikin laporan. Paling kami kembalikan ke orang tuanya," katanya.

Untuk sementara, anak tersebut masih berada di Polsek Kalideres. Namun, polisi memastikan dia tidak ditahan.

"Cuma diamankan aja," pungkas Rihold.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Pengungsi Gempa NTT Jadi Korban Kekerasan Seksual di Tenda Pengungsian

Anak Pengungsi Gempa NTT Jadi Korban Kekerasan Seksual di Tenda Pengungsian

News | Rabu, 02 September 2026 | 14:10 WIB

620 Anak Terpapar Radikalisme Sepanjang 2026, Banyak yang Terlihat Seperti 'Good Boy'

620 Anak Terpapar Radikalisme Sepanjang 2026, Banyak yang Terlihat Seperti 'Good Boy'

News | Rabu, 02 September 2026 | 13:45 WIB

BNPT Ungkap 620 Anak Terpapar Paham Terorisme, Tersebar di 30 Provinsi

BNPT Ungkap 620 Anak Terpapar Paham Terorisme, Tersebar di 30 Provinsi

News | Rabu, 02 September 2026 | 11:47 WIB

Terkini

Sebelum Dipecat Prabowo, Purbaya Ungkap Dirjen Pajak dan Bea Cukai Jadi Tempat Berlindung Koruptor

Sebelum Dipecat Prabowo, Purbaya Ungkap Dirjen Pajak dan Bea Cukai Jadi Tempat Berlindung Koruptor

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:48 WIB

PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut

PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut

Kalbar | Selasa, 15 September 2026 | 10:47 WIB

Acer Swift Air 14 AI Punya 4 Pilihan Warna, Bobot Ringan-Daya Tahan Baterai hingga 19 Jam

Acer Swift Air 14 AI Punya 4 Pilihan Warna, Bobot Ringan-Daya Tahan Baterai hingga 19 Jam

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 10:42 WIB

Berapa Gaji Purbaya Selama Jadi Menkeu? Anak Sebut Jadi Menteri Duitnya Kecil

Berapa Gaji Purbaya Selama Jadi Menkeu? Anak Sebut Jadi Menteri Duitnya Kecil

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:39 WIB

Temuan Jenazah di Pulau Enggano, Polisi Masih Cocokkan DNA dengan Penumpang Kapal Arupadhatu

Temuan Jenazah di Pulau Enggano, Polisi Masih Cocokkan DNA dengan Penumpang Kapal Arupadhatu

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:38 WIB

5 Cuitan Anak Purbaya usai Ayahnya Dicopot Sebagai Menkeu: Sindir Gaji Kecil hingga Mafia

5 Cuitan Anak Purbaya usai Ayahnya Dicopot Sebagai Menkeu: Sindir Gaji Kecil hingga Mafia

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 10:38 WIB

Donald Trump Menuntut Ganti Rugi Perang Rebutan Selat Hormuz, Sama Siapa?

Donald Trump Menuntut Ganti Rugi Perang Rebutan Selat Hormuz, Sama Siapa?

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:34 WIB

Saat Kabel Mulai Ditinggalkan, Teknologi Wireless Hubungkan Laptop, AR hingga Drone

Saat Kabel Mulai Ditinggalkan, Teknologi Wireless Hubungkan Laptop, AR hingga Drone

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 10:32 WIB

Ulasan Novel Mirai Karya Mamoru Hosoda: Belajar Memahami Arti Keluarga

Ulasan Novel Mirai Karya Mamoru Hosoda: Belajar Memahami Arti Keluarga

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 10:30 WIB

Indeks CFX10 Melonjak 23,95%, Bursa Kripto CFX Tunjukkan Tren Positif

Indeks CFX10 Melonjak 23,95%, Bursa Kripto CFX Tunjukkan Tren Positif

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 10:21 WIB

×