Apakah Menopause Memicu Flek Hitam Semakin Parah di Wajah?

Ruth Meliana

Jum'at, 04 September 2026 | 12:50 WIB
Apakah Menopause Memicu Flek Hitam Semakin Parah di Wajah?
ilustrasi flek hitam (magnific)
baca 10 detik
  • Penurunan hormon estrogen saat menopause memicu ketidakstabilan produksi melanin yang membuat flek hitam di wajah semakin jelas.
  • Wanita berusia 45 hingga 55 tahun rentan mengalami hiperpigmentasi karena kulit menipis serta akumulasi paparan sinar ultraviolet.
  • Pencegahan dan perawatan efektif dapat dilakukan menggunakan tabir surya, skincare pencerah, pelembap, serta konsultasi dokter kulit.

Suara.com - Menopause membawa berbagai perubahan besar dalam tubuh wanita, mulai dari hot flashes, gangguan tidur, hingga perubahan suasana hati. Salah satu dampak yang sering terabaikan namun sangat terlihat adalah perubahan pada kulit wajah, khususnya muncul atau semakin parahnya flek hitam.

Flek hitam atau hiperpigmentasi di wajah bisa berupa melasma (bercak simetris di pipi, dahi, atau bibir atas) maupun bintik penuaan (solar lentigo). Kondisi ini tidak berbahaya secara medis, namun sering menurunkan rasa percaya diri.

Pertanyaan yang kerap muncul adalah apakah penurunan hormon saat menopause memicu flek hitam semakin parah di wajah?

Jawaban singkatnya: ya, menopause bisa memicu atau memperburuk flek hitam di wajah pada sebagian wanita. Perubahan kadar estrogen dan progesteron memengaruhi aktivitas sel penghasil pigmen (melanosit). Ditambah dengan penipisan kulit, penurunan regenerasi sel, dan paparan sinar matahari yang menumpuk bertahun-tahun, flek hitam pun semakin terlihat jelas.

Meski tidak semua wanita mengalami perburukan yang sama—beberapa bahkan merasa melasma mereka stabil atau sedikit membaik setelah hormon stabil—banyak yang melaporkan flek semakin gelap atau muncul di area baru. Memahami hubungannya dengan menopause membantu kita mengambil langkah pencegahan dan perawatan yang tepat sejak dini.

Berikut penjelasan lengkap mengenai hubungan menopause dan flek hitam di wajah, beserta tips mengatasinya.

ilustrasi flek hitam (magnific/rawpixel.com)
ilustrasi flek hitam (magnific/rawpixel.com)

Penurunan Estrogen Mengganggu Regulasi Melanin

Estrogen berperan penting dalam mengatur aktivitas melanosit dan menjaga keseimbangan produksi melanin.

Saat kadar estrogen menurun drastis selama perimenopause dan menopause, regulasi ini menjadi tidak stabil. Akibatnya, sel-sel pigmen lebih mudah bereaksi berlebihan terhadap rangsangan seperti sinar UV.

Beberapa studi menunjukkan bahwa fluktuasi hormon di fase ini dapat memicu produksi melanin berlebih, sehingga flek hitam yang sudah ada menjadi lebih gelap atau muncul bercak baru.

baca juga

Kulit Menjadi Lebih Tipis dan Rentan terhadap UV

Selain memengaruhi pigmen, penurunan estrogen juga mengurangi produksi kolagen dan membuat barrier kulit melemah. Kulit yang lebih tipis dan kering lebih mudah ditembus sinar ultraviolet.

Kerusakan akibat paparan matahari yang menumpuk selama puluhan tahun pun semakin terlihat jelas sebagai flek hitam atau bintik penuaan.

Inilah mengapa banyak wanita merasa flek “tiba-tiba” muncul atau semakin parah di usia 45–55 tahun.

Hasil Penelitian yang Bervariasi, Namun Cenderung Menunjukkan Risiko

Beberapa penelitian menemukan hasil campuran. Ada yang melaporkan 38 persen wanita mengalami perburukan melasma setelah menopause, sementara sebagian lain melihat perbaikan atau tidak ada perubahan.

Yang menarik, melasma ekstra-fasial (di luar wajah) lebih sering ditemukan pada wanita pascamenopause.

Artinya, meskipun tidak selalu memicu melasma klasik di wajah, menopause tetap meningkatkan risiko gangguan pigmentasi secara keseluruhan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Toner Wajah dengan Kandungan Symwhite 377 untuk Samarkan Flek Hitam

3 Toner Wajah dengan Kandungan Symwhite 377 untuk Samarkan Flek Hitam

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 07:30 WIB

Rangkaian Skincare Minimalis agar Wajah Bebas Flek Hitam di Usia 40-an

Rangkaian Skincare Minimalis agar Wajah Bebas Flek Hitam di Usia 40-an

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 19:20 WIB

5 Rekomendasi Exfo Toner yang Aman untuk Kulit Berflek Hitam dan Sensitif

5 Rekomendasi Exfo Toner yang Aman untuk Kulit Berflek Hitam dan Sensitif

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 13:47 WIB

Terkini

Iseng Berbuah Petaka! Lahan Setengah Hektar Ludes Terbakar hingga Ancam Pemukiman

Iseng Berbuah Petaka! Lahan Setengah Hektar Ludes Terbakar hingga Ancam Pemukiman

Jabar | Jum'at, 04 September 2026 | 12:50 WIB

Kejar Target 15 Desember, Apa yang Masih Mengganjal RUU Perampasan Aset?

Kejar Target 15 Desember, Apa yang Masih Mengganjal RUU Perampasan Aset?

Video | Jum'at, 04 September 2026 | 12:50 WIB

Apakah Menopause Memicu Flek Hitam Semakin Parah di Wajah?

Apakah Menopause Memicu Flek Hitam Semakin Parah di Wajah?

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 12:50 WIB

Shin Tae-yong Bikin Persija Makin Kompetitif, 3 Pemain Berebut Satu Posisi

Shin Tae-yong Bikin Persija Makin Kompetitif, 3 Pemain Berebut Satu Posisi

Bola | Jum'at, 04 September 2026 | 12:47 WIB

Review Turning Point: Generation 9/11, Mereka yang Hidup Setelah Tragedi

Review Turning Point: Generation 9/11, Mereka yang Hidup Setelah Tragedi

Your Say | Jum'at, 04 September 2026 | 12:45 WIB

DPR Godok RUU Profesi Kurator, Lindungi dari Kriminalisasi dan Siapkan Kode Etik Nasional

DPR Godok RUU Profesi Kurator, Lindungi dari Kriminalisasi dan Siapkan Kode Etik Nasional

News | Jum'at, 04 September 2026 | 12:40 WIB

Ketika Kupu-kupu Pindah Rumah, Ada Alarm Bahaya di Balik Sayap yang Indah

Ketika Kupu-kupu Pindah Rumah, Ada Alarm Bahaya di Balik Sayap yang Indah

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 12:39 WIB

4 Rekomendasi Serum Azelaic Acid Lokal untuk Mengatasi PIE dan PIH Sekaligus

4 Rekomendasi Serum Azelaic Acid Lokal untuk Mengatasi PIE dan PIH Sekaligus

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 12:36 WIB

Dihapus dari Masa Lalu, Diburu oleh Teka-Teki: Kisah Kyla dalam Slated

Dihapus dari Masa Lalu, Diburu oleh Teka-Teki: Kisah Kyla dalam Slated

Your Say | Jum'at, 04 September 2026 | 12:30 WIB

Karhutla Terus Berulang, Bagaimana Nasib Target FOLU Net Sink 2030?

Karhutla Terus Berulang, Bagaimana Nasib Target FOLU Net Sink 2030?

News | Jum'at, 04 September 2026 | 12:26 WIB

×