Face Scrub untuk Apa? Kenali Bedanya dengan Sabun Cuci Muka Biasa

Nur Khotimah

Sabtu, 05 September 2026 | 12:17 WIB
Face Scrub untuk Apa? Kenali Bedanya dengan Sabun Cuci Muka Biasa
Ilustrasi Face Scrub. (Pexels/Anna Tarazevich)
baca 10 detik
  • Facial wash dan face scrub memiliki perbedaan fungsi, tekstur, serta cara kerja dalam merawat kulit wajah.
  • Facial wash berfungsi membersihkan kotoran secara harian, sedangkan face scrub mengangkat sel kulit mati melalui eksfoliasi fisik.
  • Siloam Hospitals merekomendasikan penggunaan face scrub sebanyak satu hingga dua kali dalam seminggu untuk mencegah iritasi.

Facial wash umumnya memiliki tekstur yang relatif lembut, mulai dari krim, gel, cairan, hingga busa. Tekstur tersebut dibuat untuk membantu membersihkan wajah tanpa memberikan proses pengelupasan fisik seperti pada scrub.

Sebaliknya, face scrub biasanya memiliki butiran kecil yang berfungsi membantu mengangkat sel kulit mati. Butiran tersebut dapat berasal dari bahan seperti ekstrak buah, biji, atau kacang-kacangan, tergantung formulasi produk.

3. Cara Kerja

Facial wash bekerja dengan membersihkan kotoran dan minyak yang berada di permukaan kulit. Produk ini digunakan dengan cara membasahi wajah, mengaplikasikan sabun, memijatnya secara lembut, kemudian membilasnya hingga bersih.

Face scrub bekerja melalui eksfoliasi mekanis atau fisik. Butiran dalam produk membantu melepaskan sel kulit mati ketika produk dipijatkan secara perlahan pada permukaan wajah.

4. Frekuensi Pemakaian

Facial wash merupakan produk yang umumnya dapat digunakan sebagai bagian dari rutinitas harian. Siloam Hospitals menyebut penggunaannya biasanya dilakukan dua kali sehari, yakni pada pagi dan malam hari, atau setelah beraktivitas di luar ruangan.

Berbeda dengan itu, face scrub sebaiknya tidak digunakan setiap hari karena proses eksfoliasinya dapat membuat kulit mengalami iritasi jika dilakukan secara berlebihan. Siloam Hospitals merekomendasikan penggunaan face scrub sekitar 1–2 kali dalam seminggu.

5. Hasil yang Diharapkan

baca juga

Penggunaan facial wash terutama ditujukan untuk membuat wajah terbebas dari kotoran dan minyak sehingga terasa lebih bersih dan segar. Sementara itu, face scrub diharapkan membantu mengangkat sel kulit mati sehingga kulit terasa lebih halus dan tampak lebih cerah.

Face scrub juga dapat membantu membersihkan pori-pori secara lebih mendalam. Namun, hasil penggunaan dapat berbeda pada setiap orang dan tetap bergantung pada kondisi serta jenis kulit.

Apakah Face Scrub dan Facial Wash Bisa Dipakai Bersamaan?

Face wash dan face scrub sebenarnya memiliki fungsi berbeda sehingga keduanya dapat menjadi bagian dari rutinitas perawatan kulit.

Facial wash digunakan untuk membersihkan wajah secara rutin, sedangkan face scrub digunakan sesekali untuk membantu proses eksfoliasi.

Meski demikian, keduanya tidak harus digunakan dalam waktu yang sama setiap kali mencuci wajah. Yang terpenting adalah mengikuti aturan penggunaan masing-masing produk dan menyesuaikannya dengan kebutuhan kulit.

Jadi, face scrub bukan pengganti facial wash. Face wash berfungsi sebagai pembersih wajah yang dapat digunakan secara rutin, sedangkan face scrub memiliki fungsi tambahan untuk membantu mengangkat sel kulit mati dan biasanya cukup digunakan 1–2 kali seminggu.

Jika ingin menggunakan face scrub, pilih produk yang sesuai dengan kondisi kulit dan jangan menggosok wajah terlalu keras. Terutama bagi pemilik kulit sensitif, penggunaan scrub perlu lebih hati-hati agar manfaat eksfoliasi tidak justru diikuti dengan iritasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Sabun Cuci Muka Anti Aging untuk Usia 30 Tahun, Rawat Kulit Tetap Kencang dan Cerah

5 Sabun Cuci Muka Anti Aging untuk Usia 30 Tahun, Rawat Kulit Tetap Kencang dan Cerah

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 13:53 WIB

Perbedaan Sabun Cuci Muka Barber Daily Warna Hijau dan Biru untuk Apa?

Perbedaan Sabun Cuci Muka Barber Daily Warna Hijau dan Biru untuk Apa?

Lifestyle | Senin, 24 Agustus 2026 | 14:05 WIB

Kulit Sehat dan Terawat, Ini 5 Sabun Cuci Muka dengan Kandungan Prebiotik

Kulit Sehat dan Terawat, Ini 5 Sabun Cuci Muka dengan Kandungan Prebiotik

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Terkini

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 20:18 WIB

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Riau | Sabtu, 12 September 2026 | 20:17 WIB

Tati Purwanti Buktikan Mantan PMI Bisa Sukses, Bubur Cirebon Kini Hadir di Taipei

Tati Purwanti Buktikan Mantan PMI Bisa Sukses, Bubur Cirebon Kini Hadir di Taipei

Bogor | Sabtu, 12 September 2026 | 20:14 WIB

Dari Pengalaman PMI ke Bisnis Kuliner, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Taipei

Dari Pengalaman PMI ke Bisnis Kuliner, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Taipei

Lampung | Sabtu, 12 September 2026 | 20:05 WIB

×