- Berdasarkan laporan BukuWarung di 33 provinsi, 72 persen pemilik usaha mengalami pertumbuhan dan 58 persen mencatat kenaikan pendapatan.
- Pemilik toko seperti Riko di Simalungun sukses menambah layanan transaksi keuangan untuk memenuhi kebutuhan baru para pekerja pabrik.
- Para pemilik usaha memanfaatkan pencatatan dan pembayaran digital untuk menghindari risiko kehilangan data serta mengatasi masalah uang kembalian.
Suara.com - Membuat toko makin untung tidak selalu membutuhkan perubahan besar. Kadang, justru hal-hal kecil yang ditemui setiap hari bisa menjadi peluang untuk mengembangkan usaha.
Mulai dari pelanggan yang membutuhkan layanan tambahan, catatan utang yang berantakan, uang kembalian yang sering habis, sampai modal yang belum dimanfaatkan secara optimal.
Jika dikelola dengan tepat, persoalan tersebut bisa menjadi celah untuk membuat usaha lebih efisien sekaligus meningkatkan pendapatan.
Berdasarkan Loan Impact Report BukuWarung terhadap 1.839 pemilik usaha di 33 provinsi, sebanyak 72 persen responden mengalami pertumbuhan usaha dengan kenaikan pendapatan sebesar 58 persen. Sebanyak 43 persen lainnya bahkan berhasil memperbesar skala usaha.
Lantas, apa saja kebiasaan yang bisa ditiru dari para pemilik toko tersebut? Berikut lima cara sederhana yang bisa dicoba.
1. Jangan Cuma Jual Barang, Lihat Apa yang Dibutuhkan Warga
Punya toko di lingkungan tempat tinggal berarti punya kesempatan untuk mengetahui kebutuhan pelanggan sehari-hari.
Hal ini dilakukan Riko Febriansyah, pemilik Virza Ponsel di Simalungun. Awalnya, ia hanya menjual pulsa dan voucher. Namun, setelah sejumlah pabrik berdiri di wilayahnya, Riko melihat kebutuhan baru dari para pekerja pendatang.
“Setelah sejumlah pabrik baru berdiri di wilayah saya, banyak pekerja dari luar Sumatra membutuhkan layanan untuk mengambil gaji dan mengirim uang kepada keluarga,” ceritanya.
Riko kemudian menambahkan layanan tarik tunai dan transfer melalui BukuAgen. Konternya pun tak hanya menjadi tempat membeli pulsa, tetapi juga tempat warga melakukan berbagai transaksi keuangan.
Langkah sederhana tersebut ikut meningkatkan penghasilannya. Virza Ponsel bahkan dua kali tercatat sebagai BukuAgen dengan transaksi terbanyak di kabupatennya.
Pelajarannya: jangan hanya melihat apa yang bisa dijual, tetapi perhatikan juga apa yang sedang dicari pelanggan.
2. Jangan Lagi Andalkan Buku Catatan yang Bisa Hilang
Bagi pemilik toko, catatan utang bukan sekadar tulisan di buku. Di dalamnya ada informasi mengenai uang yang harus dibayar pelanggan dan kondisi keuangan usaha.
Masalahnya, buku catatan bisa rusak, basah, bahkan hilang.