5 Tips Sederhana Buat Pedagang yag Bisa Bikin Toko Makin Untung

Vania Rossa

Senin, 07 September 2026 | 10:23 WIB
5 Tips Sederhana Buat Pedagang yag Bisa Bikin Toko Makin Untung
Ilustrasi Toko. (Freepik)
baca 10 detik
  • Berdasarkan laporan BukuWarung di 33 provinsi, 72 persen pemilik usaha mengalami pertumbuhan dan 58 persen mencatat kenaikan pendapatan.
  • Pemilik toko seperti Riko di Simalungun sukses menambah layanan transaksi keuangan untuk memenuhi kebutuhan baru para pekerja pabrik.
  • Para pemilik usaha memanfaatkan pencatatan dan pembayaran digital untuk menghindari risiko kehilangan data serta mengatasi masalah uang kembalian.

Indah Setiawati, pemilik Indah Ponsel di Simalungun, pernah mengalaminya. Seluruh catatan utang pelanggan hilang setelah buku yang digunakannya tersiram teh.

“Saya sampai menangis karena datanya hilang semua,” tuturnya.

Sejak beralih ke pencatatan digital melalui ponsel, Indah merasa pengelolaan usahanya lebih rapi. Ia bisa melihat uang yang masuk dan keluar sekaligus mengetahui utang pelanggan yang belum dibayar.

Dengan begitu, urusan mencatat utang tidak lagi bergantung pada sebuah buku yang bisa saja rusak atau hilang.

3. Tinggalkan Kebiasaan Kasih Kembalian Permen

Bagi pedagang, persoalan uang pecahan kecil memang terlihat sepele, tetapi bisa cukup merepotkan ketika toko sedang ramai.

Tua Pangoluan Sitorus, pemilik toko THS Siantar di Pematang Siantar, dulu pernah menghadapi situasi tersebut. Ia terpaksa memberikan permen sebagai pengganti uang kembalian, meski tidak semua pelanggan menerimanya.

Saat toko ramai, ia juga pernah lupa menagih pembayaran kepada pelanggan.

Solusinya, Tua menyediakan pembayaran digital melalui QRIS BukuPay.

baca juga

“Pelanggan sekarang bisa membayar dengan jumlah yang tepat tanpa menunggu kembalian. Tidak ada lagi yang komplain diberi kembalian permen,” cerita Tua.

Pembayaran digital bukan hanya soal mengikuti tren. Bagi toko, cara ini juga bisa membuat transaksi lebih praktis dan mengurangi kerepotan mencari uang pecahan.

4. Punya Modal Tambahan? Jangan Asal Penuhi Rak

Tambahan modal memang bisa membantu toko berkembang. Namun, bukan berarti seluruh modal harus langsung digunakan untuk membeli sebanyak-banyaknya barang.

Pujiono, pemilik toko kelontong di Sragen, memilih strategi berbeda. Ia menggunakan tambahan modal untuk memperbanyak jenis barang yang tersedia di tokonya.

Dari yang sebelumnya hanya menyediakan sekitar lima sampai enam jenis barang, kini tokonya memiliki sekitar 10 sampai 15 jenis barang.

“Lebih baik stok sedikit, tetapi jenisnya beragam,” kata Pujiono.

Ia juga menentukan barang yang akan dibeli berdasarkan catatan penjualan. Produk yang cepat laku dan lebih cepat menghasilkan uang menjadi prioritas.

Cara ini membuat modal tidak terlalu lama tertahan dalam bentuk stok yang belum tentu segera terjual.

5. Rajin Cek Catatan, Termasuk Siapa yang Masih Punya Utang

Mencatat transaksi saja belum cukup. Pemilik usaha juga perlu meluangkan waktu untuk membaca kembali catatan tersebut.

Coba perhatikan barang apa yang paling banyak terjual, produk mana yang terlalu lama berada di rak, pengeluaran apa yang bisa ditekan, hingga pelanggan mana yang masih memiliki utang.

Indah Setiawati merasakan langsung manfaat dari kebiasaan tersebut. Dengan catatan yang lebih rapi, ia bisa mengetahui pelanggan yang sering terlambat membayar.

Data tersebut bahkan membuatnya lebih berani mengatakan tidak ketika ada pelanggan yang kembali ingin berutang.

“Dulu saya jadi tempat orang berutang. Sekarang saya berani menolak karena ada datanya,” ujar Indah.

Artinya, pencatatan bukan hanya membantu mengetahui kondisi keuangan, tetapi juga bisa menjadi dasar untuk mengambil keputusan usaha.

Pengalaman para pemilik toko tersebut menunjukkan bahwa mengembangkan usaha bisa dimulai dari hal-hal sederhana.

Pada akhirnya, teknologi bukan sekadar alat untuk membuat transaksi lebih cepat. Jika digunakan dengan tepat, teknologi juga bisa membantu pemilik usaha lebih tahu kondisi tokonya dan lebih percaya diri mengambil keputusan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dasco Tegaskan Pedagang Kaki Lima Wajah Ekonomi Rakyat: Suara Mereka Harus Sampai ke Kebijakan!

Dasco Tegaskan Pedagang Kaki Lima Wajah Ekonomi Rakyat: Suara Mereka Harus Sampai ke Kebijakan!

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 10:58 WIB

Setengah Abad Semrawut, 614 Pedagang di Kramat Jati Kini Dapat Lokasi Baru

Setengah Abad Semrawut, 614 Pedagang di Kramat Jati Kini Dapat Lokasi Baru

News | Rabu, 02 September 2026 | 07:56 WIB

GEMPAR Hidupkan Pasar Godean, Pengunjung Naik 150 Persen

GEMPAR Hidupkan Pasar Godean, Pengunjung Naik 150 Persen

Foto | Selasa, 25 Agustus 2026 | 20:59 WIB

Terkini

Akulaku Group Salurkan Bantuan Pangan bagi Masyarakat Terdampak Gempa Bumi NTT

Akulaku Group Salurkan Bantuan Pangan bagi Masyarakat Terdampak Gempa Bumi NTT

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:07 WIB

Pemkot Batam Gelar Pasar Murah 15-17 September, Catat Lokasinya!

Pemkot Batam Gelar Pasar Murah 15-17 September, Catat Lokasinya!

Batam | Senin, 14 September 2026 | 19:04 WIB

Kisah Ahda Dhiyaurrohman, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Solo, Nekat Merantau Tanpa Restu Ortu

Kisah Ahda Dhiyaurrohman, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Solo, Nekat Merantau Tanpa Restu Ortu

Surakarta | Senin, 14 September 2026 | 19:01 WIB

Kabut Asap Palembang, KAI Bagikan 2.800 Masker untuk Lindungi Pekerja Operasional

Kabut Asap Palembang, KAI Bagikan 2.800 Masker untuk Lindungi Pekerja Operasional

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:01 WIB

TNI AL Lanjutkan Pencarian Speedboat Jurnalis Hilang Kontak

TNI AL Lanjutkan Pencarian Speedboat Jurnalis Hilang Kontak

Video | Senin, 14 September 2026 | 19:00 WIB

Purbaya Dicopot: Kisruh Rekening Massal, Rp100 Miliar Jual Beli Jabatan dan Rombak Ratusan Pejabat

Purbaya Dicopot: Kisruh Rekening Massal, Rp100 Miliar Jual Beli Jabatan dan Rombak Ratusan Pejabat

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 18:57 WIB

Color Corrector Ungu untuk Apa? Kenali Fungsinya dalam Makeup

Color Corrector Ungu untuk Apa? Kenali Fungsinya dalam Makeup

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 18:55 WIB

Izin Tambang Dicabut, Greenpeace Tagih Janji Perusahaan Pulihkan Ekologi Raja Ampat

Izin Tambang Dicabut, Greenpeace Tagih Janji Perusahaan Pulihkan Ekologi Raja Ampat

News | Senin, 14 September 2026 | 18:54 WIB

Mulai Kekeringan, Langit Jakarta Masih Nihil Awan Hujan Usai 5 Kali Modifikasi Cuaca

Mulai Kekeringan, Langit Jakarta Masih Nihil Awan Hujan Usai 5 Kali Modifikasi Cuaca

News | Senin, 14 September 2026 | 18:49 WIB

Kunjungi SCCR Indonesia, Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Riset Kesehatan di Jatim

Kunjungi SCCR Indonesia, Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Riset Kesehatan di Jatim

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 18:47 WIB

×