Banjoemas Heritage Week 2026 Hadirkan Jejak Sejarah Kereta Uap Lembah Serayu

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Selasa, 08 September 2026 | 16:24 WIB
Banjoemas Heritage Week 2026 Hadirkan Jejak Sejarah Kereta Uap Lembah Serayu
Hadiri keseruan Banjoemas Heritage Week 2026, pada 10-13 September. (Dok: BHW 2026)

Suara.com - Jejak sejarah transportasi dan kekayaan arsip Banyumas akan kembali dihadirkan melalui Banjoemas Heritage Week (BHW) 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 10-13 September 2026 tersebut dipusatkan di Hetero Space Purwokerto, Jalan Jenderal Gatot Subroto Nomor 67, Purwokerto.

Mengusung tema 130 Tahun Serajoedal Stoomtram Maatschappij (SDS), BHW 2026 menjadi ruang untuk mengenalkan kembali perjalanan perkeretaapian di wilayah Banyumas Raya sekaligus mempertemukan komunitas, pegiat sejarah, dan masyarakat.

Kurator pameran, Jatmiko Wicaksono mengatakan, pihaknya menghadirkan pameran arsip yang mengangkat kiprah SDS yang memasuki usia 130 tahun. Melalui koleksi arsip, gambar teknik, serta dokumentasi autentik, pengunjung diajak melihat kembali perkembangan transportasi kereta api dan dinamika pembangunan di Banyumas pada masa lalu.

"Ini puncak dari riset sejak tahun 2009 dan berhasil mengumpulkan sekitar 150 arsip, gambar, foto, surat-surat dan dokumentasi yang akan dihadirkan dalam pameran," kata Jatmiko, Selasa, 8 September 2026.

Dia menambahkan, BHW tahun ini menjadi momentum peringatan peninggalan SDS, sebuah jalur kereta solusi transportasi yang melebihi zamannya pada waktu itu.

Kehadiran Kereta Uap Lembah Serayu pada 1896 menunjukkan kemajuan dan percepatan teknologi, persaingan dagang, peningkatan perekonomian, namun pada akhirnya ditinggalkan.

Rangkaian kegiatan diawali pada Kamis, 10 September 2026. Setelah pembukaan pada pukul 19.00 WIB, acara dilanjutkan dengan pertunjukan tari dari Yayasan Lengger Bicara Banyumas.

Pengunjung kemudian dapat mengikuti tur galeri bersama kurator.

Pameran arsip dibuka setiap hari mulai 10 hingga 13 September, dengan sejumlah agenda pendukung yang dikemas dalam bentuk diskusi, lokakarya, tur, hingga kegiatan jelajah sejarah.

baca juga

Pada Jumat, 11 September, agenda antara lain Workshop #1 bertajuk Rebuild 3D Bangunan Heritage Stasiun SDS, Sharing Session: Cerita dari Leiden, serta talkshow mengenai komunitas pecinta kereta api.

Sementara pada Sabtu, 12 September, peserta dapat mengikuti Jelajah Edisi SDS Land, workshop kepenulisan reportase, History Creators Meet-Up 2026, serta talkshow tentang warisan kereta api kolonial di daerah.

Rangkaian BHW 2026 ditutup pada Minggu, 13 September. Selain Playdate Hompimpaa "Dolanan Sepur", digelar workshop Vintage Travel Journaling, kegiatan Play, Craft & Explore History, dan seremoni penutupan.

Malam penutupan juga diisi dengan penganugerahan Kostha Sanggraha yang diberikan kepada pegiat arsip baik individu, komunitas maupun lembaga. 

"Penghargaan ini ditujukan bagi mereka yang konsisten menjaga narasi sejarah lokalnya tetap hidup di tengah masyarakat," ujar Jatmiko, yang juga founder Banjoemas History Heritage Community (BHHC).

Di sela acara juga digelar pertunjukan pantomim, serta penampilan musisi blues asal Banyumas, Gendhit. 

Jatmiko berharap, BHW  2026 tidak sekadar menampilkan dokumen masa lalu.

Ajang yang masuk dalam Calender of Event (CoE) Banyumas 2026 ini diarahkan menjadi ruang bersama untuk mempertemukan berbagai komunitas, membuka kolaborasi, dan memperluas literasi sejarah agar warisan Banyumas dapat semakin dikenal masyarakat. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wamenekraf Dorong UMKM Lokal Perluas Akses ke Pasar Premium Lewat The Local Market ID

Wamenekraf Dorong UMKM Lokal Perluas Akses ke Pasar Premium Lewat The Local Market ID

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 14:00 WIB

Sambut Kampanye Belanja Akhir Tahun, Shopee dan Anteraja Bekali Puluhan Pelaku UMKM Strategi Promosi

Sambut Kampanye Belanja Akhir Tahun, Shopee dan Anteraja Bekali Puluhan Pelaku UMKM Strategi Promosi

News | Kamis, 03 September 2026 | 11:31 WIB

Penerima Banpres UMKM Bencana Sumatera Diprioritaskan Bagi Non-Nasabah Perbankan dan KUR

Penerima Banpres UMKM Bencana Sumatera Diprioritaskan Bagi Non-Nasabah Perbankan dan KUR

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 11:54 WIB

Semarak Merah Putih BRI Hadir di Sofifi Maluku Utara, UMKM Dapat Berkah

Semarak Merah Putih BRI Hadir di Sofifi Maluku Utara, UMKM Dapat Berkah

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:03 WIB

Dari Sarinah ke Bandara, 81 UMKM Bersiap Naik Kelas Lewat Ekosistem Pariwisata

Dari Sarinah ke Bandara, 81 UMKM Bersiap Naik Kelas Lewat Ekosistem Pariwisata

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 12:05 WIB

BI Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Transformasi Digital, Andalkan e-Farming hingga QRIS

BI Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Transformasi Digital, Andalkan e-Farming hingga QRIS

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 16:35 WIB

Terkini

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 20:18 WIB

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Riau | Sabtu, 12 September 2026 | 20:17 WIB

Tati Purwanti Buktikan Mantan PMI Bisa Sukses, Bubur Cirebon Kini Hadir di Taipei

Tati Purwanti Buktikan Mantan PMI Bisa Sukses, Bubur Cirebon Kini Hadir di Taipei

Bogor | Sabtu, 12 September 2026 | 20:14 WIB

×